Review
Rabu, 19 Januari 2022 | 15:20 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 14:15 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:15 WIB
DIRJEN PERIMBANGAN KEUANGAN ASTERA PRIMANTO BHAKTI:
Fokus
Literasi
Rabu, 19 Januari 2022 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:45 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 17 Januari 2022 | 18:00 WIB
KAMUS BEA METERAI
Jum'at, 14 Januari 2022 | 21:24 WIB
PROFIL PAJAK KOTA PADANG
Data & Alat
Rabu, 19 Januari 2022 | 09:17 WIB
KURS PAJAK 19 JANUARI - 25 JANUARI 2022
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Senin, 03 Januari 2022 | 10:45 WIB
KMK 70/2021
Reportase
Perpajakan.id

Didanai Pajak Penghasilan, Gerakan Sosial Resmi Jadi Partai Politik

A+
A-
0
A+
A-
0
Didanai Pajak Penghasilan, Gerakan Sosial Resmi Jadi Partai Politik

Ilustrasi.

ROMA, DDTCNews - Gerakan sosial 5Star Italia akhirnya bertransformasi menjadi partai politik setelah mayoritas anggota sepakat menerima uang dari wajib pajak.

Pemimpin 5Star Giuseppe Conte mengatakan 72% anggota 5Star setuju untuk menerima sumbangan dari uang pajak penghasilan (PPh) orang pribadi. Dengan keputusan itu, 5Star wajib mendaftarkan diri sebagai partai politik.

"Ini sinyal yang sangat baik meskipun anggota yang menggunakan hak pilih rendah," katanya, dikutip pada Rabu (1/12/2021).

Baca Juga: Berlaku Tahun Ini, Tarif Pajak Pendidikan Tinggi Dinaikkan Jadi 2,5%

Untuk diketahui, sistem hukum Italia memberi opsi kepada wajib pajak untuk memberikan sebagian pembayaran PPh kepada partai politik. Kelompok sosial yang ingin mengakses dana pembayar pajak tersebut harus mendaftarkan diri sebagai partai politik.

Mantan Perdana Menteri Italia itu menyatakan dana publik hasil sumbangan PPh orang pribadi akan digunakan untuk memperkuat kegiatan partai di daerah. Dana hasil pajak juga akan digunakan untuk mendukung kebutuhan dan menyalurkan tuntutan masyarakat.

Sementara itu, salah satu petinggi 5Star Michele Gubitosa mendukung status 5Star yang menjadi parpol. Menurutnya, tambahan sumber penerimaan dapat mendukung agenda 5Star dalam reformasi politik di Italia.

Baca Juga: Percepat Pemulihan, Subsidi Gaji Disiapkan untuk Pekerja Pariwisata

"Semua orang dapat memilih secara sukarela untuk membiayai agenda politik kami. Ini merupakan jalur baru bagi gerakan 5Star," tuturnya.

Namun demikian, tidak semua anggota 5Star setuju dengan perubahan status sebagai parpol. Senator 5Star dan juga mantan menteri transportasi Danilo Toninelli mengkritik perubahan status gerakan sosial menjadi partai politik.

Menurutnya, dengan menjadi parpol maka 5Star akan kehilangan harapan untuk mengubah sistem politik Italia. Sebab, gerakan partai kini terikat dengan sumber daya dan pendanaan publik.

Baca Juga: PPS Diproyeksi Mampu Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Lapor SPT

"5Star memang harus berevolusi, tapi tidak berarti kita harus melakukan hal yang sama seperti pihak lain," ujarnya seperti dilansir politico.eu. (rig)

Topik : italia, pajak penghasilan, partai politik, kebijakan pajak, pajak, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 19 Januari 2022 | 10:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Pengaturan serta Jenis Pajak dan Retribusi Daerah dalam UU HKPD

Rabu, 19 Januari 2022 | 10:00 WIB
ROUND UP FOKUS

Menanti Jurus Baru Pemerintah Daerah Gali Potensi Pajak

Rabu, 19 Januari 2022 | 09:44 WIB
INSENTIF PAJAK

Insentif Pajak Mobil Diperpanjang, Menperin: Jaga Momentum Pemulihan

Rabu, 19 Januari 2022 | 09:30 WIB
VIETNAM

Mulai Februari 2022, Tarif PPN Dipangkas 2 Persen

berita pilihan

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:30 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

DJP Luncurkan Buku Panduan Lengkap Cara Ikut PPS, Unduh di Sini

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:14 WIB
KANWIL DJP JAKARTA BARAT

PPS Diproyeksi Mampu Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Lapor SPT

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK

Cara Memperpanjang Waktu Penyampaian Tanggapan atas SPHP Pajak

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:39 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Catat! Kalau Sudah Rajin Bayar Pajak, Tak Perlu Ikut PPS

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:20 WIB
KONSULTASI PAJAK

Pembetulan SPT Masa PPh Unifikasi, Seperti Apa Risiko Sanksinya?

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:13 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL

Sri Mulyani Anggarkan Ibu Kota Baru di PEN 2022, DPR Beri Catatan

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:00 WIB
KANWIL DJP JAKARTA BARAT

Kanwil DJP Ini Bakal Manfaatkan PPS untuk Capai Target Setoran Pajak