Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Demi Restitusi Pajak, Tersangka Gunakan Identitas Korban Pembunuhan

A+
A-
6
A+
A-
6
Demi Restitusi Pajak, Tersangka Gunakan Identitas Korban Pembunuhan

Ilustrasi.

CHICAGO, DDTCNews – Seorang tersangka bernama Katrina Pierce (KP) diduga menggunakan identitas korban pembunuhan di Chicago dan sekitarnya untuk mengajukan pengembalian pajak palsu dan mendapat pembayaran stimulus Covid-19.

Berdasarkan dokumen pengaduan, pemeriksa menemukan KP telah mengajukan lusinan permohonan pengembalian pajak pada 2020 dan 2021. Dalam melancarkan aksinya, KP diketahui menggunakan namanya sendiri, nama alias, dan identitas curian.

“Keluarga korban pembunuhan dan kekerasan di Chicago tentu saja sudah berduka ketika mereka kehilangan orang yang dicintai, tetapi hanya untuk menjadi korban lagi, kali ini secara finansial,” lapor Reporter CBS 2 Charlie De Mar dalam CBSChicago.com, Jumat (17/9/2021).

Baca Juga: Aturan Turunan UU HPP, Dirjen Pajak Sebut 4 PP Baru Segera Dirilis

Salah satu identitas korban pembunuhan yang dipakai oleh KP adalah Amari Brown seorang anak laki-laki berusia 7 tahun yang mati tertembak pada 2015. KP melakukan penyamaran sebagai bibi Amari saat meminta sertifikat kematiannya pada 2019.

Sertifikat kematian tersebut diajukan untuk memperoleh pengembalian pajak secara palsu kepada IRS sebesar US$4.400 atau sekitar Rp63 juta. Namun, saat pengajuan pengembalian pajak, KP mengaku bukan sebagai bibi Amari melainkan ibu Amari.

KP juga pernah menyamar sebagai saudara perempuan dari korban pembunuhan untuk mengajukan pengembalian pajak pada 2020. KP berhasil mengeklaim pengembalian pajak US$1.923,. KP juga menerima pembayaran stimulus Covid-19 senilai US$1.400,.

Baca Juga: Perhatian! DJP Evaluasi e-Bupot, Ada Klasifikasi Jumlah Bukti Potong

KP juga diduga mengajukan sebanyak 37 sertifikat kematian dan berhasil memperoleh 26 sertifikat di antaranya pada 2019. Semuanya adalah korban pembunuhan mulai dari usia 2 hingga 22 tahun yang terbunuh di sisi Selatan dan Barat Chicago.

Akhirnya, pada Selasa (13/9/2021), KP ditangkap dan dihadapkan kepada Hakim Amerika Serikat Young Kim. Hakim Young Kim memerintahkan penahanan atas KP sembari menunggu persidangan yang akan dijadwalkan pada pekan depan. (vallen/rig)

Baca Juga: APBN Surplus Rp103,1 Triliun Per April 2022, Begini Kata Sri Mulyani
Topik : amerika serikat, restitusi pajak, tindak pidana, pajak, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 23 Mei 2022 | 09:00 WIB
EDUKASI PAJAK

Anti Pusing! Akses Kanal Rekap Aturan Perpajakan ID di Sini

Senin, 23 Mei 2022 | 08:02 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Integrasi NPWP dan NIK, DJP: Perkuat Penegakan Kepatuhan Perpajakan

Minggu, 22 Mei 2022 | 20:00 WIB
DATA PPS HARI INI

Rilis 55.643 Surat Keterangan PPS, DJP Dapat Setoran Rp9,53 Triliun

Minggu, 22 Mei 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Dorong Ekspor, Sri Mulyani: Eksportir Tidak Sendirian

berita pilihan

Senin, 23 Mei 2022 | 18:25 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Catat! DJP Makin Gencar Kirim Email Imbauan PPS Berbasis Data Rekening

Senin, 23 Mei 2022 | 18:09 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Perhatian! DJP Evaluasi e-Bupot, Ada Klasifikasi Jumlah Bukti Potong

Senin, 23 Mei 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu PPFTZ 01, PPFTZ 02, dan PPFTZ 03?

Senin, 23 Mei 2022 | 17:39 WIB
KINERJA FISKAL

APBN Surplus Rp103,1 Triliun Per April 2022, Begini Kata Sri Mulyani

Senin, 23 Mei 2022 | 17:25 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Batas Akhir SPT Tahunan, Penerimaan PPh Badan April 2022 Tumbuh 105,3%

Senin, 23 Mei 2022 | 17:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Penerimaan Pajak Tumbuh 51,49% di April 2022, Sri Mulyani: Sangat Kuat

Senin, 23 Mei 2022 | 17:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Yellen Dukung Relaksasi Bea Masuk atas Barang-Barang Asal China

Senin, 23 Mei 2022 | 16:45 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Sri Mulyani Sebut Inflasi April 2022 Tertinggi dalam 2 Tahun Terakhir