Fokus
Literasi
Jum'at, 24 Juni 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 24 Juni 2022 | 16:14 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 24 Juni 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 22 Juni 2022 | 18:00 WIB
KAMUS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 22 Juni 2022 | 13:15 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 22 Juni 2022 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 22 JUNI - 28 JUNI 2022
Rabu, 15 Juni 2022 | 12:45 WIB
STATISTIK CUKAI MULTINASIONAL
Rabu, 15 Juni 2022 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 15 JUNI - 21 JUNI 2022
Reportase
Perpajakan ID

Cara Unggah Faktur Pajak Pengganti Agar Tidak Kena Reject

A+
A-
63
A+
A-
63
Cara Unggah Faktur Pajak Pengganti  Agar Tidak Kena Reject

SEBAGAIMANA diatur dalam Pasal 18 ayat (1) Peraturan Direktur Jenderal Pajak PER-03/PJ/2022, faktur pajak elektronik (e-faktur) paling lambat diunggah dan disetujui oleh Ditjen Pajak (DJP) pada tanggal 15 bulan berikutnya setelah tanggal pembuatan e-faktur.

Ketentuan tersebut juga berlaku untuk faktur pajak pengganti. Selain itu, wajib pajak yang mengunggah faktur pajak pengganti di aplikasi e-faktur juga harus sesuai dengan prosedur sehingga terhindar dari gagal unggah atau reject.

Nah, DDTCNews akan membahas cara mengunggah faktur pajak pengganti di aplikasi e-faktur dengan benar sehingga tidak mendapatkan notifikasi reject atau gagal unggah faktur pajak.

Baca Juga: Utang Pajak Rp16 M Tak Dibayar, Puluhan Kendaraan Milik WP Disita KPP

Mula-mula, login aplikasi e-faktur versi 3.2 melalui perangkat komputer. Lalu, buka menu Faktur, pilih submenu Pajak Keluaran, dan klik Administrasi Faktur. Kemudian, sistem akan memunculkan kotak dialog Daftar Faktur Pajak Keluaran.

Kemudian, pilih faktur pajak keluaran yang akan diganti. Anda juga akan melihat tiga tanggal yang tercantum dalam daftar faktur pajak keluaran. Ketiga tanggal tersebut terdiri atas tanggal faktur, tanggal approval, dan tanggal rekam.

Setelah memilih faktur pajak yang ingin diganti dalam kotak dialog Daftar Faktur Pajak Keluaran, klik kolom Pengganti. Sistem akan memberikan notifikasi untuk memastikan bahwa PKP ingin melakukan penggantian faktur pajak. Silakan klik Yes.

Baca Juga: Ribuan Kendaraan Dinas Belum Bayar Pajak, Pemprov Ingatkan Soal Ini

Selanjutnya, muncul kotak dialog baru berupa Input Faktur. Pada kotak dialog tersebut, Anda akan diarahkan untuk mengisi tanggal dokumen. Pastikan, tanggal dokumen faktur pajak pengganti yang diisi tersebut bukan tanggal dokumen faktur pajak yang diganti.

Misal, tanggal dokumen faktur pajak yang diganti ialah 10 Mei 2022. Dalam pengisian faktur pajak pengganti, isi tanggal dokumen pada hari penginputan faktur pajak pengganti, misal 18 Juni 2022 dan jangan mengisi 10 Mei 2022 agar tidak mendapatkan notifikasi reject.

Setelah itu, kolom Masa diisi sesuai dengan masa faktur pajak yang diganti, yaitu 5 atau Mei. Nanti, sistem akan otomatis mengubah nomor seri faktur menjadi 011. Jika sudah, klik Lanjutkan. Setelah itu, silakan mengubah data yang ingin diganti dan klik Simpan. Nanti, Anda akan kembali pada kolom Daftar Faktur Pajak Keluaran.

Baca Juga: Temui 60 Perwakilan Industri, Kanwil Ini Sosialisasikan Insentif Pajak

Pada kolom daftar tersebut, klik faktur pajak pengganti yang ingin diunggah dan tekan Upload. Sistem akan menampilkan notifikasi untuk mengingatkan bahwa faktur pajak yang sudah diunggah tidak dapat diubah lagi.

Silakan tekan tombol Yes dan klik OK. Lalu, pada menu utama pilih Management Upload dan klik submenu Upload Faktur/Retur.

Sistem akan memunculkan kotak dialog baru yakni Monitor Upload. Pada kotak dialog ini, silakan klik Start Uploader. Sistem akan meminta Anda untuk memasukkan kode keamanan dan kata sandi lalu klik Submit. Selesai. Semoga bermanfaat. (rig)

Baca Juga: Lembaga Think Tank Ini Usulkan Garam Dikenai Cukai

Topik : tips pajak, tips, pajak, e-faktur, faktur pajak pengganti

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 25 Juni 2022 | 11:01 WIB
LAPORAN DARI BELANDA

Lagi, Profesional DDTC Lulus S-2 di Tilburg University Belanda

Sabtu, 25 Juni 2022 | 10:45 WIB
PENERIMAAN PERPAJAKAN

Tarif Bea Keluar Atas CPO Naik, Penerimaan Diyakini Ikut Melesat

Sabtu, 25 Juni 2022 | 08:15 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

Pengawasan akan Makin Kencang Pasca-PPS! WP Badan UMKM Perlu Ingat Ini

berita pilihan

Minggu, 26 Juni 2022 | 16:00 WIB
KPP PRATAMA BINTAN

Utang Pajak Rp16 M Tak Dibayar, Puluhan Kendaraan Milik WP Disita KPP

Minggu, 26 Juni 2022 | 15:00 WIB
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

Ribuan Kendaraan Dinas Belum Bayar Pajak, Pemprov Ingatkan Soal Ini

Minggu, 26 Juni 2022 | 14:00 WIB
KANWIL DJP KALTIMTARA

Temui 60 Perwakilan Industri, Kanwil Ini Sosialisasikan Insentif Pajak

Minggu, 26 Juni 2022 | 13:00 WIB
INGGRIS

Lembaga Think Tank Ini Usulkan Garam Dikenai Cukai

Minggu, 26 Juni 2022 | 12:00 WIB
KPP PRATAMA SITUBONDO

KPP Akhirnya Sita Tanah Milik Wajib Pajak Seluas 2.104 Meter Persegi

Minggu, 26 Juni 2022 | 11:30 WIB
DATA PPS HARI INI

Tinggal 4 Hari! DJP Sudah Terbitkan 176.417 Surat Keterangan PPS

Minggu, 26 Juni 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Kriteria Hibah yang Dikecualikan dari Objek Pajak Penghasilan

Minggu, 26 Juni 2022 | 10:00 WIB
HUNGARIA

Parlemen Hungaria Tolak Ketentuan Perpajakan dalam Pilar 2 OECD