Review
Selasa, 14 Juli 2020 | 06:51 WIB
PERSPEKTIF
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & alat
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:15 WIB
STATISTIK PERTUKARAN INFORMASI
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Cara Mengajukan Surat Keterangan PP 23/2018 Secara Online

A+
A-
32
A+
A-
32
Cara Mengajukan Surat Keterangan PP 23/2018 Secara Online

Ilustrasi. Logo e-Reporting Insentif Covid-19. (DJP)

TARIF PPh Final 0,5% merupakan salah satu instrumen fiskal pemerintah untuk mendorong pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) masuk ke dalam sistem administrasi pajak, sekaligus ikut berkontribusi dalam perekonomian nasional.

Tarif pajak UMKM ini diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 23/2018 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang memiliki Peredaran Bruto Tertentu.

Fasilitas tersebut tentunya cukup menarik bagi pelaku usaha. Pasalnya, tarif UMKM tersebut terbilang sangat rendah ketimbang tarif PPh Badan yang berlaku umum saat ini 22% maupun tarif progresif PPh orang pribadi 5%-30%.

Baca Juga: Cara Melapor Realisasi PPh Pasal 22 Impor Ditanggung Pemerintah

Namun demikian, terdapat syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi sebelum dapat memakai tarif PPh Final PP 23/2018. Salah satu syarat tersebut di antaranya adalah mengajukan permohonan surat keterangan PP 23/2018.

Awalnya, pengajuan surat keterangan PP 23/2018 ini hanya bisa dilakukan secara manual atau langsung mendatangi ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Namun saat ini, surat keterangan PP 23/2018 sudah bisa dilakukan online melalui DJP Online.

Selain menjadi bukti sebagai wajib pajak PP 23/2018, surat keterangan ini juga menjadi salah satu syarat bagi wajib pajak yang ingin mendapatkan insentif PPh Final UMKM ditanggung pemerintah (DTP), seperti diatur dalam PMK No.44/PMK.03/2020.

Baca Juga: Tidak Bisa Manfaatkan PPh Final UMKM DTP Karena KLU, Ini Solusi DJP

Mula-mula, silahkan akses pajak.go.id. Lalu klik Login di sebelah kanan atas. Lalu Anda akan diarahkan untuk Login DJP Online. Isi nomor pokok wajib pajak dan kata sandi Anda. Setelah itu isi kode keamanan (captcha).

Lalu Anda akan melihat sejumlah fitur yang bisa dipilih. Silahkan klik Layanan. Nanti Anda akan melihat menu Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP). Namun jika Anda tidak muncul, maka Anda harus mengaktifkannya terlebih dahulu.

Untuk mengaktifkan menu Info KSWP, klik menu Profil. Kemudian klik menu Aktivasi Fitur Layanan. Setelah itu centang opsi Info KSWP, dan klik Ubah Fitur Layanan. Bila berhasil, Anda akan melihat notifikasi Sukses dan Anda akan otomatis Logout.

Baca Juga: DJP: PMK Perpanjangan Insentif Pajak UMKM Segera Terbit

Kemudian, Login kembali akun DJP Online Anda. Setelah itu, klik menu Layanan dan klik menu KSWP. Pada kolom profil wajib pajak, Anda akan melihat Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Nama dan Alamat yang terisi otomatis.

Pada kolom profil pemenuhan kewajiban, pilih Surat Keterangan (PP 23). Berikutnya isi kode keamanan dan klik Submit. Setelah itu, sistem akan melakukan verifikasi atau pengecekan otomatis apakah Anda masuk dalam kriteria wajib pajak PP 23.

Data-data yang diperiksa di antaranya NPWP, wajib pajak masuk dalam skema 23, SPT Tahunan terakhir dan omzet tidak melebihi Rp4,8 miliar setahun. Bila seluruh data tersebut valid dan terpenuhi, klik Cetak Suket.

Baca Juga: Dirjen Pajak: Masa Insentif Kemungkinan Diperpanjang Hingga Desember

Nanti Anda akan mendapat konfirmasi dari Ditjen Pajak, dan klik Iya. Setelah itu, cetakan surat keterangan PP 23 akan otomatis terunduh dalam format PDF. Silahkan periksa hasil unduhan tersebut. Selesai. Mudah, kan? (Bsi)

Topik : Surat Keterangan PP 23/2018, PMK 44, insentif pajak UMKM, tips pajak
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 02 Juli 2020 | 10:18 WIB
KONSULTASI
Kamis, 02 Juli 2020 | 07:58 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 01 Juli 2020 | 16:37 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 01 Juli 2020 | 14:20 WIB
INSENTIF PAJAK
berita pilihan
Selasa, 14 Juli 2020 | 07:52 WIB
HARI PAJAK 14 JULI
Selasa, 14 Juli 2020 | 06:51 WIB
PERSPEKTIF
Senin, 13 Juli 2020 | 19:01 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 18:29 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 13 Juli 2020 | 18:25 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 18:00 WIB
KABUPATEN PROBOLINGGO
Senin, 13 Juli 2020 | 17:41 WIB
PPN PRODUK DIGITAL
Senin, 13 Juli 2020 | 17:15 WIB
INSENTIF PAJAK