TIPS PAJAK

Cara Cetak SKF untuk Keperluan Tax Allowance di Aplikasi M-Pajak

Vallencia | Jumat, 26 Mei 2023 | 12:30 WIB
Cara Cetak SKF untuk Keperluan Tax Allowance di Aplikasi M-Pajak

INVESTASI memiliki peran yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi. Dengan investasi di dalam negeri, bidang usaha atau daerah tertentu dapat makin berkembang. Salah satu upaya pemerintah dalam menarik investasi di dalam negeri ialah melalui tax allowance.

Tax allowance dapat dipahami sebagai fasilitas pajak yang diberikan dalam bentuk pengurangan penghasilan kena pajak yang dihitung berdasarkan jumlah investasi di bidang usaha atau daerah tertentu. Simak Memahami Pengertian Tax Allowance

Dalam memperoleh fasilitas tax allowance, wajib pajak harus memenuhi persyaratan kelengkapan dokumen yang diantaranya terdapat surat keterangan fiskal (SKF). Dokumen SKF dapat diperoleh dari dirjen pajak dengan mengajukan permohonan.

Baca Juga:
Coretax DJP: Bakal Ada Billing Multi-Akun, Apa Itu?

Nah, DDTCNews akan menjelaskan cara mengajukan permohonan SKF untuk keperluan tax allowance melalui aplikasi M-Pajak. Hal pertama yang perlu diperhatikan ialah pastikan perangkat ponsel sudah dilengkapi dengan aplikasi M-Pajak.

Apabila belum ada, unduh aplikasi M-Pajak melalui Google Play atau App Store. Setelah selesai mengunduh, buka aplikasi M-Pajak. Pada halaman beranda, tekan tombol Menu yang terletak pada bagian kanan atas.

Berikutnya, tekan tombol Masuk agar Anda dapat melakukan login dan memakai fitur yang terdapat pada M-Pajak. Kemudian, masukkan NPWP dan kata sandi untuk login. Pengisian kolom NPWP dan kata sandi sama dengan akun DJP Online yang sudah di aktivasi. Lalu, pilih Masuk.

Baca Juga:
Coretax DJP: SPT Kurang Bayar, Apa Masih Harus Buat Kode Billing?

Sistem akan meminta kode verifikasi yang dikirimkan melalui email terdaftar. Periksa pesan masuk di email Anda. Cari kode verifikasi dan masukkan kode pada kolom yang tersedia di M-Pajak. Lalu, tekan Verifikasi. Jika sudah sesuai, Anda berhasil melakukan login.

Kemudian, tekan tombol Menu dan pilih Layanan Lainnya. Pilih layanan Surat keterangan Fiskal (SKF). Nanti, sistem akan menampilkan profil wajib pajak. Setelah itu, Cek Validasi. Lalu, isi kolom keperluan pencetakan SKF dengan opsi Pengajuan permohonan pemberian fasilitas Pajak Penghasilan badan (Tax Allowance).

Tekan tombol Cetak SKF. Nanti, sistem akan mengarahkan Anda pada halaman daftar unduhan. Pada halaman tersebut, tekan tombol dengan ikon unduh pada SKF terkait. Kemudian, SKF akan terunduh pada perangkat ponsel. Selesai. Semoga bermanfaat. (rig)


Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Sabtu, 15 Juni 2024 | 17:49 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Coretax DJP: Bakal Ada Billing Multi-Akun, Apa Itu?

Sabtu, 15 Juni 2024 | 17:00 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Coretax DJP: SPT Kurang Bayar, Apa Masih Harus Buat Kode Billing?

Sabtu, 15 Juni 2024 | 15:27 WIB PAJAK PERTAMBAHAN NILAI

Jasa Psikolog dan Psikiater Bebas PPN

Sabtu, 15 Juni 2024 | 15:00 WIB KABUPATEN CIREBON

Pemkab Cirebon Atur Ulang Ketentuan Pajak Daerah, Ada 9 Tarif PBB

BERITA PILIHAN
Sabtu, 15 Juni 2024 | 17:49 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Coretax DJP: Bakal Ada Billing Multi-Akun, Apa Itu?

Sabtu, 15 Juni 2024 | 17:00 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Coretax DJP: SPT Kurang Bayar, Apa Masih Harus Buat Kode Billing?

Sabtu, 15 Juni 2024 | 15:27 WIB PAJAK PERTAMBAHAN NILAI

Jasa Psikolog dan Psikiater Bebas PPN

Sabtu, 15 Juni 2024 | 15:00 WIB KABUPATEN CIREBON

Pemkab Cirebon Atur Ulang Ketentuan Pajak Daerah, Ada 9 Tarif PBB

Sabtu, 15 Juni 2024 | 14:00 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Jualan di e-Commerce, Tiap Transaksi Perlu Terbitkan Faktur Pajak?

Sabtu, 15 Juni 2024 | 13:00 WIB KEBIJAKAN FISKAL

Kemenkeu Minta Pemda Sesuaikan Rancangan APBD 2025 dengan KEM-PPKF

Sabtu, 15 Juni 2024 | 11:00 WIB INFOGRAFIS PAJAK

Jenis-Jenis Pungutan Pajak di Bawah Kekuasaan Daendels

Sabtu, 15 Juni 2024 | 10:30 WIB KEBIJAKAN KEPABEANAN

Importir yang Peroleh Layanan Rush Handling Tetap Harus Serahkan PIB