Fokus
Literasi
Rabu, 05 Oktober 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 03 Oktober 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 03 Oktober 2022 | 17:11 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 03 Oktober 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 05 Oktober 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 5 OKTOBER - 11 OKTOBER 2022
Selasa, 04 Oktober 2022 | 16:15 WIB
KMK 50/2022
Rabu, 28 September 2022 | 09:39 WIB
KURS PAJAK 28 SEPTEMBER - 04 OKTOBER 2022
Rabu, 21 September 2022 | 08:33 WIB
KURS PAJAK 21 SEPTEMBER - 27 SEPTEMBER 2022
Reportase

Cara Buat Kode Billing PPh Final Jasa Konstruksi di DJP Online

A+
A-
11
A+
A-
11
Cara Buat Kode Billing PPh Final Jasa Konstruksi di DJP Online

PERKEMBANGAN infrastruktur yang demikian pesat tidak terlepas dari kehadiran dan dukungan jasa konstruksi. Usaha jasa konstruksi dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti layanan konsultasi konstruksi, pekerjaan konstruksi, dan pekerjaan konstruksi integrasi.

Dalam aspek perpajakan, penghasilan yang diterima atau diperoleh usaha jasa konstruksi termasuk objek pajak penghasilan (PPh). PPh atas usaha jasa konstruksi berlaku final. Artinya, PPh ini hanya diterapkan dengan mekanisme dan tarif khusus.

Ketentuan terkait dengan PPh final atas jasa konstruksi diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 51/2008 s.t.d.t.d. Peraturan Pemerintah No. 9/2022 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha Jasa Konstruksi (PP 9/2022).

Baca Juga: Tingkatkan Kapasitas Pegawai Pajak, DJP Gandeng OECD

Skema PPh final jasa konstruksi ditentukan memberlakukan tarif yang berbeda-beda sesuai dengan jenis layanan dan kriteria penyedia jasa. Pertama, jenis konsultasi konstruksi dikenakan tarif PPh final sebesar 3,5% hingga 6%.

Kedua, jenis layanan pekerjaan konstruksi dapat dikenakan tarif PPh antara 1,75% hingga 4%. Ketiga, jenis layanan pekerjaan konstruksi terintegrasi dapat dikenakan tarif PPh final antara 2,65% sampai dengan 4%.

Besaran dasar pengenaan pajak atas objek PPh tersebut ialah jumlah pembayaran atau penerimaan pembayaran, tidak termasuk PPN. Lantas bagaimana cara untuk menyetorkan PPh final atas jasa konstruksi?

Baca Juga: DJP Sebut Ada Kepastian Waktu Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak

Pembayaran PPh final atas jasa konstruksi dapat dilakukan dengan membuat kode billing terlebih dahulu. Nah, DDTCNews akan membagikan mengenai tata cara membuat kode billing untuk PPh final atas jasa konstruksi.

Mula-mula, login aplikasi DJP online dengan memasukkan NIK/NPWP, kata sandi, dan password. Jika berhasil, klik Bayar dan pilih e-Billing. Berikutnya, isilah form surat setoran elektronik. Pada kolom jenis pajak, pilih opsi “411128-PPh Final”.

Lalu, pada kolom jenis setoran, pilih opsi “409-Ps 4 (2) Jasa Konstruksi”. Kemudian, lengkapi masa pajak, tahun pajak, jumlah setoran PPh final UMKM yang dibayar sendiri, dan uraian. Selanjutnya, tekan tombol Buat Kode Billing.

Baca Juga: DJP Sebut Realisasi Restitusi PPN Dipercepat Tembus Rp8 Triliun

Berikutnya, isi kode keamanan. Sistem akan menampilkan layar berisi rangkuman surat setoran elektronik. Silakan periksa kembali ringkasan surat setoran elektronik tersebut. Jika sudah sesuai dan benar, pilih Cetak.

Setelah memilih Cetak maka cetakan kode billing akan secara otomatis terunduh dalam bentuk format Pdf. Anda dapat menggunakan kode billing yang tertera untuk melakukan pembayaran PPh final atas jasa konstruksi. Selesai. (rig)

Baca Juga: Pengajuan Pemindahbukuan Bakal Bisa Online, DJP Siapkan Layanan e-Pbk

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : tips pajak, tips, pajak, kode billing, jasa konstruksi, pph final, DJP Online

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 06 Oktober 2022 | 10:16 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Mau Daftar NPWP Perseroan Perorangan? Begini Penjelasan Ditjen Pajak

Kamis, 06 Oktober 2022 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Jokowi Sebut Industri Kreatif Bakal Jadi Tulang Punggung Ekonomi

Kamis, 06 Oktober 2022 | 09:30 WIB
PROVINSI JAWA TIMUR

Dorong Warga Pakai Kendaraan Listrik, Pemprov Beri Diskon Pajak 90%

Kamis, 06 Oktober 2022 | 08:39 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

BPK Rekomendasikan Pengujian Insentif Pajak yang Telah Disetujui

berita pilihan

Kamis, 06 Oktober 2022 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Tingkatkan Kapasitas Pegawai Pajak, DJP Gandeng OECD

Kamis, 06 Oktober 2022 | 18:27 WIB
LAYANAN PAJAK

DJP Sebut Ada Kepastian Waktu Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak

Kamis, 06 Oktober 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

DJP Sebut Realisasi Restitusi PPN Dipercepat Tembus Rp8 Triliun

Kamis, 06 Oktober 2022 | 17:33 WIB
LAYANAN PAJAK

Pengajuan Pemindahbukuan Bakal Bisa Online, DJP Siapkan Layanan e-Pbk

Kamis, 06 Oktober 2022 | 17:30 WIB
PMK 197/2013

Omzet Melebihi Rp4,8 M Tak Ajukan Pengukuhan PKP, Ini Konsekuensinya

Kamis, 06 Oktober 2022 | 17:00 WIB
KPP PRATAMA PAREPARE

Tunggak Pajak, Saldo Rp348 Juta Milik WP Dipindahbukukan ke Kas Negara

Kamis, 06 Oktober 2022 | 16:41 WIB
KP2KP SIAK SRI INDRAPURA

Beri Efek Kejut, Kantor Pajak Gelar Penyisiran Lapangan Selama 2 Pekan

Kamis, 06 Oktober 2022 | 16:30 WIB
KP2KP PELABUHAN RATU

Usaha WP Tidak Aktif, DJP: Tetap Lapor SPT Masa PPN Selama Masih PKP

Kamis, 06 Oktober 2022 | 16:03 WIB
PRESIDENSI G-20 INDONESIA

Jokowi Titip Pesan untuk Pimpinan Parlemen Anggota G-20, Ini Isinya