KEBIJAKAN FISKAL

Efisiensi Belanja K/L, Purbaya Jelaskan Strategi Tekan Defisit APBN

Aurora K. M. Simanjuntak
Minggu, 22 Maret 2026 | 15.00 WIB
Efisiensi Belanja K/L, Purbaya Jelaskan Strategi Tekan Defisit APBN
<p>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kanan). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc.</p>

JAKARTA, DDTCNews - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pengetatan anggaran merupakan langkah strategis pemerintah dalam rangka mengurangi defisit APBN tahun ini.

Dia menyebut pengetatan anggaran juga dilakukan melalui pemangkasan pagu kementerian/lembaga. Selain itu, lanjutnya, pemerintah akan lebih selektif lagi menggelontorkan uang negara untuk program nonprioritas atau program yang menambah anggaran baru.

"Pada dasarnya kami akan memotong anggaran. Saya akan batasin anggaran-anggaran yang baru. Jadi, jangan diajukan lagi. Menteri-menteri kan ngajuin terus tuh beberapa puluh triliun. Itu kami batasin," ujarnya, dikutip pada Minggu (22/3/2026).

Sebagai informasi, pemerintah kembali akan melakukan efisiensi anggaran 2026 guna menjaga stabilitas keuangan negara di tengah ketidakpastian perekonomian global akibat perang di Timur Tengah.

Awalnya, Purbaya ingin melakukan efisiensi anggaran dengan memangkas pagu K/L sebesar 10%. Namun, dia mengaku harus mengkaji dan berdiskusi terlebih dahulu dengan jajaran K/L sebelum menentukan porsi anggaran yang akan dipotong.

"Semua kementerian, tadinya kita usulkan mereka mengajukan 10% [pemotongan anggaran]. Tapi kalau saya tawarkan ke mereka [efisiensi 10%], mereka bukan memotong tapi malah tambah terus," tuturnya.

Purbaya sebelumnya juga menuturkan bahwa efisiensi anggaran akan menyasar berbagai pos belanja negara, terutama program yang membutuhkan penambahan pagu alias anggaran belanja tambahan (ABT).

Meski begitu, dia tidak membeberkan program tambahan yang dimaksud. Dia hanya menyampaikan pemerintah akan fokus memaksimalkan anggaran utama saat ini untuk menjalankan sederet program prioritas.

"Ada beberapa program tambahan, ada ABT atau anggaran tambahan yang membuatnya gelembung sekali. Dengan anggaran sekarang, kita akan fokus ke yang ada saja. Program tambahan anggaran kami tunda dulu," ucap Purbaya awal pekan ini. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.