JAKARTA, DDTCNews ā Kanwil Ditjen Pajak (DJP) Jakarta Timur terus menggencarkan sosialisasi coretax administration system. Kali ini, kantor pajak menyasar lingkungan militer di Pusat Kesehatan Angkatan Udara (Puskesau) pada 6 Januari 2026.
Langkah jemput bola ini dilakukan untuk memastikan transisi dari sistem lama ke sistem Coretax DJP berjalan mulus, khususnya di kalangan aparatur negara. Sebanyak 50 personel Puskesau hadir untuk belajar cara mengisi SPT Tahunan menggunakan coretax
āCoretax ialah aplikasi pajak terbaru yang menggantikan sistem lama yaitu DJP Online. Perubahan ini merupakan keharusan demi kenyamanan wajib pajak itu sendiri," kata Kasie Kerja Sama dan Humas Kanwil DJP Jakarta Timur Donald Jerry dikutip dari situs DJP, Kamis (22/1/2026).
Sementara itu, penyuluh pajak dari Kanwil DJP Jakarta Timur Leonard Simorangkir memaparkan beberapa perubahan signifikan yang dibawa oleh Coretax DJP, di mana sistem ini mengintegrasikan proses bisnis perpajakan dari hulu ke hilir.
Salah satu terobosannya ialah penyederhanaan pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi. Jika wajib pajak sebelumnya harus memilih formulir kode 1770, 1770S, atau 1770SS, kini hal tersebut tidak berlaku lagi.
"Coretax DJP menggunakan satu formulir universal. Lebih ringkas, namun tetap mendetail," ujar Leonard.
Selanjutnya, tim dari Kanwil DJP Jakarta Timur memberikan pendampingan intensif, membantu para personel TNI AU yang mengalami kendala teknis, mulai dari registrasi kode otorisasi sampai dengan penerbitan sertifikat elektronik.
Leonard juga menegaskan kantor pajak berkomitmen untuk mendampingi seluruh lapisan masyarakat bertransformasi menuju ekosistem perpajakan digital yang lebih canggih, adil, dan memberikan kepastian hukum.
Di tempat yang sama, Wakil Kepala Pusat Kesehatan TNI Angkatan Udara, Marsma Adhantoro Rahadyan mengapresiasi kegiatan sosialisasi tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara institusi TNI dan DJP sangat krusial dalam menjamin kepatuhan pajak para personel.
"Terima kasih kepada DJP atas kerja sama dan kolaborasi dalam hal pengenalan aplikasi Coretax ini," tutur Marsma. (rig)
