Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Beri Tax Holiday, DJP Kantongi Komitmen Investasi Rp500 Triliun

4
4

Dirjen Pajak Robert Pakpahan.

TANGERANG SELATAN, DDTCNews – Jumlah wajib pajak yang memanfaatkan insentif tax holiday terus bertambah. Berdasarkan data terkini, komitmen investasi yang dikumpulkan mencapai Rp500 triliun.

Dirjen Pajak Robert Pakpahan mengatakan hingga Oktober 2019 pihaknya telah memberikan lampu hijau pemberian insentif libur pajak kepada 42 investor. Komitmen investasi yang berhasil dihimpun otoritas pajak mencapai Rp507,2 triliun.

“Kita sudah berikan persetujuan kepada 42 wajib pajak tadi dan komitmen investasinya mencapai Rp500 triliun,” katanya dalam acara Trade and Investment Forum di ICE BSD, Rabu (16/10/2019).

Baca Juga: Duh, Insentif Pajak untuk CPO Dibatalkan

Robert menuturkan dari total 42 investor yang mendapat fasilitas tax holiday, 40 diantaranya merupakan investor baru yang masuk ke Indonesia. Kemudian, dua sisanya merupakan pengembangan usaha yang sudah dijalankan.

Adapun komitmen investasi dari penerima manfaat tax holiday yang senilai Rp507,2 triliun tersebut berasal dari komitmen yang diberikan pada tahun lalu yang mencapai Rp208,5 triliun. Kemudian komitmen yang dikeluarkan hingga Oktober 2019 yang mencapai Rp298,7 triliun.

Empat sektor industri hulu utama dominan mendapatkan fasilitas tax holiday adalah sektor infrastruktur kelistrikan, industri hulu besi dan baja, industri petrokimia, dan industri kimia dasar berbasis minyak dan gas bumi. Komitmen investasi tersebut tersebar di Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara.

Baca Juga: Netralisasi Efek Perlambatan Ekonomi Global, Sri Mulyani Pakai APBN

Seperti diketahui, dalam laporan terakhir DJP terkait implementasi insentif tax holiday sebagian besar negara asal investor berasal di kawasan Asia dan juga dari dalam negeri. Investor tersebut antara lain berasal dari China, Singapura, Hong Kong, Jepang, dan Korea Selatan. Ada pula investor dari Malaysia, Belanda, Thailand, dan British Virgin Island.

Fasilitas Tax Holiday ini menjadi salah satu bagian dalam paket kebijakan ekonomi XVI. Pemerintah mengeluarkan ketentuan baru tax holiday dalam Peraturan Menteri Keuangan No.150/PMK.010/2018. Selain memperkenalkan mini tax holiday dan menambah industri pionir, pemerintah memakai sistem online single submission (OSS) untuk pengajuan tax holiday. (kaw)

Baca Juga: Tingkatkan Investasi, BKPM Teken MoU dengan Himpunan Kawasan Industri

“Kita sudah berikan persetujuan kepada 42 wajib pajak tadi dan komitmen investasinya mencapai Rp500 triliun,” katanya dalam acara Trade and Investment Forum di ICE BSD, Rabu (16/10/2019).

Baca Juga: Duh, Insentif Pajak untuk CPO Dibatalkan

Robert menuturkan dari total 42 investor yang mendapat fasilitas tax holiday, 40 diantaranya merupakan investor baru yang masuk ke Indonesia. Kemudian, dua sisanya merupakan pengembangan usaha yang sudah dijalankan.

Adapun komitmen investasi dari penerima manfaat tax holiday yang senilai Rp507,2 triliun tersebut berasal dari komitmen yang diberikan pada tahun lalu yang mencapai Rp208,5 triliun. Kemudian komitmen yang dikeluarkan hingga Oktober 2019 yang mencapai Rp298,7 triliun.

Empat sektor industri hulu utama dominan mendapatkan fasilitas tax holiday adalah sektor infrastruktur kelistrikan, industri hulu besi dan baja, industri petrokimia, dan industri kimia dasar berbasis minyak dan gas bumi. Komitmen investasi tersebut tersebar di Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara.

Baca Juga: Netralisasi Efek Perlambatan Ekonomi Global, Sri Mulyani Pakai APBN

Seperti diketahui, dalam laporan terakhir DJP terkait implementasi insentif tax holiday sebagian besar negara asal investor berasal di kawasan Asia dan juga dari dalam negeri. Investor tersebut antara lain berasal dari China, Singapura, Hong Kong, Jepang, dan Korea Selatan. Ada pula investor dari Malaysia, Belanda, Thailand, dan British Virgin Island.

Fasilitas Tax Holiday ini menjadi salah satu bagian dalam paket kebijakan ekonomi XVI. Pemerintah mengeluarkan ketentuan baru tax holiday dalam Peraturan Menteri Keuangan No.150/PMK.010/2018. Selain memperkenalkan mini tax holiday dan menambah industri pionir, pemerintah memakai sistem online single submission (OSS) untuk pengajuan tax holiday. (kaw)

Baca Juga: Tingkatkan Investasi, BKPM Teken MoU dengan Himpunan Kawasan Industri
Topik : insentif, insentif fiskal, insentif pajak, tax holiday, investasi
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Minggu, 17 November 2019 | 15:34 WIB
LOWONGAN KERJA CPNS
Minggu, 17 November 2019 | 15:13 WIB
STATISTIK EKONOMI
Minggu, 17 November 2019 | 15:06 WIB
STATISTIK EKONOMI
Sabtu, 16 November 2019 | 16:46 WIB
KINERJA APBN 2019
berita pilihan
Sabtu, 03 November 2018 | 13:40 WIB
WORLDWIDE TAX SYSTEM
Jum'at, 27 September 2019 | 09:54 WIB
WORLD TRANSFER PRICING
Kamis, 22 November 2018 | 16:19 WIB
WORLD TRANSFER PRICING
Jum'at, 25 Agustus 2017 | 12:05 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
Selasa, 10 Oktober 2017 | 16:01 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
Selasa, 02 Agustus 2016 | 20:02 WIB
WIEF KE-12
Selasa, 11 April 2017 | 14:01 WIB
WAMENKEU:
Kamis, 12 September 2019 | 19:08 WIB
WAFATNYA BJ HABIBIE
Rabu, 23 Oktober 2019 | 19:45 WIB
WACANA PEMBENTUKAN BADAN PENERIMAAN PAJAK
Senin, 05 Juni 2017 | 13:52 WIB
VIETNAM