Berita
Sabtu, 27 Februari 2021 | 15:01 WIB
APEC 2021
Sabtu, 27 Februari 2021 | 14:01 WIB
KOTA MATARAM
Sabtu, 27 Februari 2021 | 13:01 WIB
INSENTIF PPnBM
Sabtu, 27 Februari 2021 | 12:01 WIB
INSENTIF KEPABEANAN
Fokus
Literasi
Jum'at, 26 Februari 2021 | 18:01 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 26 Februari 2021 | 17:38 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Kamis, 25 Februari 2021 | 17:36 WIB
CUKAI (2)
Data & Alat
Rabu, 24 Februari 2021 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 24 FEBRUARI - 2 MARET 2021
Minggu, 21 Februari 2021 | 09:00 WIB
STATISTIK MUTUAL AGREEMENT PROCEDURE
Rabu, 17 Februari 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 17 FEBRUARI - 23 FEBRUARI 2021
Senin, 15 Februari 2021 | 11:38 WIB
STATISTIK RASIO PAJAK
Komunitas
Sabtu, 27 Februari 2021 | 08:30 WIB
KOMIK PAJAK
Kamis, 25 Februari 2021 | 20:58 WIB
AGENDA PAJAK
Kamis, 25 Februari 2021 | 15:16 WIB
AGENDA PAJAK
Kamis, 25 Februari 2021 | 13:49 WIB
INSTITUT STIAMI
Reportase
Perpajakan.id

Beli Sports Car Bekas, Harus Bayar PPnBM atau Tidak?

A+
A-
3
A+
A-
3
Beli Sports Car Bekas, Harus Bayar PPnBM atau Tidak?

Pertanyaan:
PERKENALKAN, nama saya Ardi. Saya adalah staf keuangan pada salah satu perusahaan perfilman di Jakarta. Saya ingin bertanya masalah pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM).

Perusahaan saya sedang menggarap film terbaru. Film tersebut membutuhkan mobil balap (sports car). Mobil tersebut harus dibeli secara impor karena tidak diproduksi di Indonesia. Karena proses pembelian mobil impor cukup lama dan waktu yang dimiliki tidak banyak, akhirnya perusahaan saya membeli sports car bekas dari suatu showroom di Jakarta.

Yang ingin saya tanyakan, apakah perusahaan saya harus membayar PPnBM atas pembelian sports car bekas tersebut? Jika harus, apakah pembayaran PPnBM tersebut ditujukan kepada showroom tempat pembelian sports car atau kepada negara?

Ardi, Jakarta.

Jawaban:
TERIMA kasih Bapak Ardi atas pertanyaannya. Terkait dengan ketentuan PPnBM, Pasal 5 ayat (1) dan (2) UU PPN mengatur:

“(1) Di samping pengenaan Pajak Pertambahan Nilai sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1), dikenai juga Pajak Penjualan Atas Barang Mewah terhadap:

  1. Penyerahan Barang Kena Pajak yang tergolong mewah yang dilakukan oleh pengusaha yang menghasilkan barang tersebut di dalam Daerah Pabean dalam kegiatan usaha atau pekerjaannya; dan
  2. impor Barang Kena Pajak yang tergolong mewah.

(2) Pajak Penjualan atas Barang Mewah dikenakan hanya 1 (satu) kali pada waktu penyerahan Barang Kena Pajak yang tergolong mewah oleh pengusaha yang menghasilkan atau pada waktu impor Barang Kena Pajak yang tergolong mewah.”

Terkait dengan PPnBM atas sports car sebagaimana ditanyakan Bapak, dalam Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 2013 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2014 (PP 22/2014) diatur BKP berupa kendaraan bermotor dikenai PPnBM berdasarkan kelompok BKP yang tergolong mewah.

Adapun tarif PPnBM atas kendaraan bermotor tersebut bervariasi mulai dari 10% sampai dengan tarif tertinggi sebesar 125%, tergantung kepada jenis kendaraan bermotor dan kapasitas isi silindernya.

Dalam pertanyaan Bapak tidak menjelaskan secara rinci jenis sports car yang dibeli seperti apa. Namun demikian, berdasarkan pada ketentuan PP 22/2014, sports car yang perusahaan Bapak beli merupakan BKP yang dikenai PPnBM dengan tarif 10% - 125%.

Sesuai dengan ketentuan Pasal 5 ayat (2) UU PPN yang disebutkan di atas, PPnBM hanya dikenakan satu kali, yaitu pada saat penyerahan BKP oleh pengusaha yang menghasilkan atau saat impor BKP dimaksud.

Dari pertanyaan Bapak, diketahui sports car yang dibeli tidak diproduksi di Indonesia atau dengan kata lain harus diimpor dari negara lain. Kemudian, diketahui juga pembelian sports car bekas dari suatu showroom di Jakarta.

Dengan demikian, dapat disimpulkan perusahaan Bapak tidak perlu membayar PPnBM. Hal ini dikarenakan PPnBM seharusnya sudah dibayar oleh showroom yang menjual tersebut ataupun pihak yang lain yang menjual sports car tersebut kepada showroom.

Demikian jawaban kami. Semoga membantu.

(Disclaimer)
Topik : konsultasi pajak, konsultasi, PPnBM
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 15 Februari 2021 | 11:54 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Senin, 15 Februari 2021 | 08:15 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Jum'at, 12 Februari 2021 | 21:27 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 12 Februari 2021 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
berita pilihan
Sabtu, 27 Februari 2021 | 15:01 WIB
APEC 2021
Sabtu, 27 Februari 2021 | 14:01 WIB
KOTA MATARAM
Sabtu, 27 Februari 2021 | 13:01 WIB
INSENTIF PPnBM
Sabtu, 27 Februari 2021 | 12:01 WIB
INSENTIF KEPABEANAN
Sabtu, 27 Februari 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 27 Februari 2021 | 09:01 WIB
KOTA PADANG
Sabtu, 27 Februari 2021 | 08:30 WIB
KOMIK PAJAK
Sabtu, 27 Februari 2021 | 08:01 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN
Sabtu, 27 Februari 2021 | 07:01 WIB
SIDANG WTO
Sabtu, 27 Februari 2021 | 06:01 WIB
PMK 20/2021