Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Begini Rencana Dirjen Pajak 10 Tahun Mendatang

0
0

JAKARTA, DDTCNews – Ditjen Pajak tengah mempermudah pelayanan pajak kepada seluruh warga Indonesia. Kemudahan tersebut berupa sistem layanan yang bisa dilakukan secara online.

Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi mengatakan kemudahan tersebut diharapkan mampu melayani seluruh wajib pajak dalam segala urusan perpajakan.

“Saat ini tengah kami kembangkan, tentunya untuk meningkatkan pelayanan kami kepada seluruh masyarakat. Kira-kira bisa diwujudkan dalam 10 tahun mendatang,” ujarnya di Jakarta, Selasa (1/11).

Baca Juga: Ini Pidato Lengkap Sri Mulyani di Hari Pajak

Sulitnya pencapaian penerimaan pajak yang ditargetkan menjadi salah satu alasan Ditjen Pajak mengembangkan sistem online untuk mempermudah masyarakat membayarkan pajak.

Menurut Ken, dalam jangka panjang hal ini akan diwujudkan dengan mengadopsi sistem jual beli online ke dalam sistem pelayanan perpajakan. Artinya, wajib pajak tak lagi perlu tiba ke kantor pajak untuk mengurus kewajiban terkait perpajakan.

"10 tahun lagi enggak akan tahu wajib pajak dengan orang pajak," ujarnya

Baca Juga: Dampak Kericuhan di Jakarta Pusat, Layanan 4 KPP Ini Ditutup Sementara

Saat ini sistem teknologi tersebut tengah dikembangkan oleh pemerintah melalui Ditjen Pajak. Diharapkan teknologi pembayaran pajak full online dapat diterapkan dalam jangka waktu menengah, yaitu pada 2026 mendatang.

"Ini sedang dikembangkan. Semoga dapat selesai untuk tingkatkan layanan," tutupnya. (Amu)

Baca Juga: Ini 3 KPP Terbaik Pilihan Dirjen Pajak

“Saat ini tengah kami kembangkan, tentunya untuk meningkatkan pelayanan kami kepada seluruh masyarakat. Kira-kira bisa diwujudkan dalam 10 tahun mendatang,” ujarnya di Jakarta, Selasa (1/11).

Baca Juga: Ini Pidato Lengkap Sri Mulyani di Hari Pajak

Sulitnya pencapaian penerimaan pajak yang ditargetkan menjadi salah satu alasan Ditjen Pajak mengembangkan sistem online untuk mempermudah masyarakat membayarkan pajak.

Menurut Ken, dalam jangka panjang hal ini akan diwujudkan dengan mengadopsi sistem jual beli online ke dalam sistem pelayanan perpajakan. Artinya, wajib pajak tak lagi perlu tiba ke kantor pajak untuk mengurus kewajiban terkait perpajakan.

"10 tahun lagi enggak akan tahu wajib pajak dengan orang pajak," ujarnya

Baca Juga: Dampak Kericuhan di Jakarta Pusat, Layanan 4 KPP Ini Ditutup Sementara

Saat ini sistem teknologi tersebut tengah dikembangkan oleh pemerintah melalui Ditjen Pajak. Diharapkan teknologi pembayaran pajak full online dapat diterapkan dalam jangka waktu menengah, yaitu pada 2026 mendatang.

"Ini sedang dikembangkan. Semoga dapat selesai untuk tingkatkan layanan," tutupnya. (Amu)

Baca Juga: Ini 3 KPP Terbaik Pilihan Dirjen Pajak
Topik : pelayanan pajak, dirjen pajak, sistem online pajak
Komentar
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Selasa, 12 Desember 2017 | 09:17 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 13 Desember 2017 | 09:21 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Jum'at, 03 November 2017 | 09:15 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Senin, 06 November 2017 | 09:19 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
berita pilihan
Sabtu, 03 November 2018 | 13:40 WIB
WORLDWIDE TAX SYSTEM
Kamis, 22 November 2018 | 16:19 WIB
WORLD TRANSFER PRICING
Jum'at, 25 Agustus 2017 | 12:05 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
Selasa, 10 Oktober 2017 | 16:01 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
Selasa, 02 Agustus 2016 | 20:02 WIB
WIEF KE-12
Selasa, 11 April 2017 | 14:01 WIB
WAMENKEU:
Senin, 05 Juni 2017 | 13:52 WIB
VIETNAM
Rabu, 15 Agustus 2018 | 10:40 WIB
VAT REFUND
Kamis, 16 Agustus 2018 | 17:11 WIB
VAT REFUND
Jum'at, 27 Juli 2018 | 14:59 WIB
UU PNBP