Fokus
Data & Alat
Senin, 02 Agustus 2021 | 17:00 WIB
KMK 43/2021
Rabu, 28 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 28 JULI 2021 - 3 AGUSTUS 2021
Rabu, 21 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 21 JULI 2021-27 JULI 2021
Kamis, 15 Juli 2021 | 18:15 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Beda CEPA dan FTA

A+
A-
2
A+
A-
2
Beda CEPA dan FTA

MELALUI Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2020 pemerintah meratifikasi Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement/IA-CEPA).

Adapun persetujuan IA-CEPA tersebut telah diinisiasi sejak April 2005. Kendati sempat terhenti selama 3 tahun, pada 31 Agustus 2018 kedua negara berhasil menyelesaikan perundingan secara substantial setelah melalui 12 putaran perundingan dan 5 pertemuan tingkat Ketua Perunding.

Selanjutnya, pada 4 Maret 2019 IA-CEPA ditandatangani oleh Menteri Perdagangan Republik Indonesia dan Menteri Perdagangan, Pariwisata dan Penanaman Modal Australia. Akhirnya, IA-CEPA resmi berlaku sejak 5 Juli 2020 setelah melalui 10 bulan proses ratifikasi.

Baca Juga: Apa Itu Pilar 1 dan Pilar 2 Proposal Pajak OECD?

Berlakunya IA-CEPA membuat produk asal Indonesia yang masuk ke Australia dapat menikmati tarif bea masuk sebesar 0%. Fasilitas tarif tersebut hanya sebagian dari keuntungan yang dapat diperoleh dari IA-CEPA. Lantas, sebenarnya apakah yang dimaksud dengan CEPA dan IA-CEPA?

Definisi
MELANSIR dari publikasi Direktorat Perundingan Bilateral Ditjen. Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan, CEPA adalah skema kerja sama ekonomi yang lebih luas dari sekadar isu perdagangan.

CEPA umumnya memiliki rancangan yang saling terhubung antara akses pasar, pengembangan kapasitas dan fasilitasi perdagangan dan investasi. Kerja sama dalam CEPA dapat dilakukan secara bilateral maupun dilakukan dalam lingkup blok kerja sama ekonomi.

Baca Juga: Apa Itu Pink Tax?

Merujuk Pasal 2 ayat (2) PMK 109/2019, Indonesia telah menjalin CEPA dengan Asean dan Jepang dalam Asean-Japan Comprehensive Economic Partnership (AJCEP). Indonesia juga menjalin CEPA bersama Chili dalam Indonesia-Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement (IC-CEPA).

Ratifikasi UU No.1/2020 membuat daftar CEPA yang dimiliki Indonesia bertambah dengan terjalinnya IA-CEPA. Adapun secara definitif IA-CEPA berarti sebuah kemitraan komprehensif di bidang perdagangan barang, jasa, investasi, serta kerja sama ekonomi.

Secara lebih luas, IA-CEPA didefinisikan sebagai persetujuan kemitraan ekonomi yang komprehensif antara Indonesia dan Australia. Kemitraan tersebut dijalin dengan prinsip saling menguntungkan dan diharapkan dapat memperkuat hubungan ekonomi kedua negara.

Baca Juga: 5 PMK Tarif Preferensi Dirilis, DJBC Harap Kinerja Ekspor Meningkat

Sebelumnya Indonesia dan Australia telah memiliki perjanjian perdagangan bebas (free trade agreement/FTA) dalam ASEAN-Australia-New Zealand Free Trade Agreement (AANZFTA). AANZFTA tersebut melibatkan 12 negara dan berlaku sejak 2012.

Namun, karena melibatkan banyak negara, AANZFTA belum sepenuhnya menampung kepentingan khusus Indonesia. Kepentingan tersebut seperti perdagangan produk otomotif, tekstil dan furnitur yang belum dikomitmenkan oleh Australia dalam AANZFTA.

Selain itu, AANZFTA juga belum mengakomodasi kerja sama di bidang sumber daya manusia (SDM) dan aturan yang mendukung transformasi ekonomi. Oleh karena itu, Indonesia menjalin CEPA dengan Australia.

Baca Juga: Apa Itu Polluter Pays Principle?

Adanya CEPA diharapkan dapat membantu Indonesia dalam melakukan transformasi ekonomi, meningkatkan kinerja ekspor barang dan jasa, membuka keran masuknya penanaman modal, dan mengembangkan sumber daya manusia.

Beda CEPA dengan FTA
KENDATI CEPA dan FTA merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan pakta ekonomi antarnegara terdapat perbedaan antara keduanya. Secara sederhana, dapat dikatakan CEPA memiliki cakupan yang lebih luas daripada FTA. (Simak pula Kamus ‘Apa Itu FTA’)

Pasalnya, CEPA tidak hanya bertujuan untuk mengurangi hambatan perdagangan barang, jasa dan investasi saja. Lebih luas dari itu, CEPA juga mencakup area kerja sama yang jauh lebih luas seperti bantuan ekonomi, kerja sama teknologi, energi terbarukan, dan hal-hal spesifik lainnya. (Bsi)

Baca Juga: Apa Itu Bea Masuk Ditanggung Pemerintah?

Topik : CEPA, FTA, kamus pajak

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 16 Juni 2021 | 18:39 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu Deklarasi Nilai Pabean?

Senin, 14 Juni 2021 | 18:51 WIB
KAMUS PPh

Apa Itu Stelsel Akrual dan Stelsel Kas?

Jum'at, 11 Juni 2021 | 17:15 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu SKT PBB?

Rabu, 09 Juni 2021 | 17:10 WIB
KAMUS PPN

Apa Itu Tarif Efektif dalam PPN?

berita pilihan

Rabu, 04 Agustus 2021 | 09:02 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Termasuk Pengawasan Pajak, Ini Langkah DJP Optimalkan Penerimaan 2021

Rabu, 04 Agustus 2021 | 09:00 WIB
RESENSI JURNAL

Transformasi MAP sebagai Remedi Efektif Bagi Wajib Pajak

Rabu, 04 Agustus 2021 | 08:31 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Catat, Ini Ketentuan PPN Sewa Toko Ditanggung Pemerintah

Rabu, 04 Agustus 2021 | 08:30 WIB
PENANGANAN PANDEMI

Pemberian Insentif Perpajakan Bidang Kesehatan Rp4,31 Triliun

Rabu, 04 Agustus 2021 | 07:30 WIB
KABUPATEN CIREBON

Hanya Berlaku 2 Bulan, Ada Program Pemutihan Denda Pajak

Rabu, 04 Agustus 2021 | 07:00 WIB
BELGIA

Meski Ada Pajak Gula, Masyarakat Tidak Ubah Perilaku Konsumsi

Selasa, 03 Agustus 2021 | 19:00 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Kejar Target Penerimaan Pajak, DJP Andalkan 3 Sektor Ekonomi Ini

Selasa, 03 Agustus 2021 | 18:30 WIB
FILIPINA

Cegah Kecurangan Pajak, Pemerintah Minta Fiskus Kerja Lebih Keras

Selasa, 03 Agustus 2021 | 18:12 WIB
KABUPATEN TANGERANG

Bulan Ini, Ada Pemutihan Pajak Bumi dan Bangunan

Selasa, 03 Agustus 2021 | 18:02 WIB
AGENDA PAJAK

Kupas Tuntas PPN Sembako, Ikuti Webinar Ini Gratis