Review
Minggu, 24 Januari 2021 | 08:01 WIB
KEPALA BAPENDA DKI JAKARTA M. TSANI ANNAFARI:
Rabu, 20 Januari 2021 | 14:18 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 19 Januari 2021 | 09:24 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 13 Januari 2021 | 15:23 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Senin, 25 Januari 2021 | 18:22 WIB
KAMUS HUKUM PAJAK
Senin, 25 Januari 2021 | 18:08 WIB
PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (4)
Senin, 25 Januari 2021 | 15:45 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 22 Januari 2021 | 18:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Senin, 25 Januari 2021 | 17:51 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 16:43 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 20 JANUARI - 26 JANUARI 2021
Senin, 18 Januari 2021 | 09:10 WIB
STATISTIK PAJAK KONSUMSI
Komunitas
Senin, 25 Januari 2021 | 16:41 WIB
SEKOLAH TINGGI PERPAJAKAN INDONESIA
Sabtu, 23 Januari 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 14:35 WIB
DDTC PODTAX
Rabu, 20 Januari 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Bagaimana Kontribusi Korporasi Multinasional terhadap Setoran Pajak?

A+
A-
0
A+
A-
0
Bagaimana Kontribusi Korporasi Multinasional terhadap Setoran Pajak?

DI era globalisasi saat ini, perusahaan multinasional (multinational enterprise/MNE) makin menjadi perhatian banyak negara. Bagaimana tidak, selain menggerakkan geliat ekonomi, mereka dapat mengerek penerimaan negara, khususnya dari pajak.

Tak hanya itu, keberadaan perusahaan MNE juga dapat menyumbang manfaat lain bagi negara tempat mereka berdomisili, yaitu dengan adanya transfer pengetahuan dan teknologi (Williams et al. 2017).

Untuk itu, globalisasi tidak hanya menjadi simbol investasi dan ekonomi, tetapi juga merupakan aktivitas konvergensi antara negara-negara maju dan berkembang sehingga menciptakan adanya suatu manfaat timbal balik (Mayer dan Foulkes, 2005).

Baca Juga: Menilik Kebijakan Pajak yang Pengaruhi Iklim Bisnis

Tabel di bawah ini memperlihatkan kontribusi pajak terhadap pajak penghasilan badan dari perusahaan yang berdomisili di negara bersangkutan yang terafilisasi dengan perusahaan multinasional dalam negeri maupun luar negeri.

Tabel Proporsi Kontribusi MNE terhadap PPh Badan di Berbagai Negara Tahun 2016

Sumber: OECD (2020), Corporate Tax Statistics, second edition, halaman 40 gambar 16.

AS memiliki kontribusi MNE dalam negeri dan luar negeri yang terbilang besar dan seimbang yaitu 51% dan 56%. Sementara itu, Jepang memiliki proporsi yang serupa dengan proporsi yang lebih kecil, yaitu sebesar 43% dan 47%.

Baca Juga: Selain Perpanjangan Insentif Pajak, Pengusaha Harapkan Ini

Di lain pihak, Singapura, Indonesia, dan Luksemburg memiliki struktur kontribusi MNE yang tidak seimbang. Besarnya kontribusi MNE luar negeri ini juga menyiratkan ketiga negara sangat bergantung pada investasi asing, khususnya dalam hal penerimaan pajak.

Di sisi lain, kontribusi MNE dalam negeri maupun luar negeri di Slovenia sangat kecil hanya mencapai 6% dan 9%. Kecilnya kontribusi MNE ini dikarenakan adanya ketidakstabilan sektor perbankan dan pasar domestik serta beban pajak yang tinggi.

Dari tabel tersebut bisa disimpulkan pemerintah memiliki peran besar dalam menjaga iklim investasi sehingga berdampak terhadap penerimaan pajak dari MNE. Untuk Indonesia, agaknya perlu juga mendorong kemunculan MNE dalam negeri agar kontribusinya dapat lebih seimbang dengan MNE luar negeri.

Baca Juga: Perusahaan Terdampak Pandemi, DJP: Kemungkinan di SPT Enggak Ada Laba

Topik : narasi data, statistik pajak, penerimaan pajak, perusahaan multinasional, MNE
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 11 Januari 2021 | 17:38 WIB
PENERIMAAN PAJAK
Senin, 11 Januari 2021 | 09:26 WIB
KINERJA FISKAL
Sabtu, 09 Januari 2021 | 15:01 WIB
YORDANIA
berita pilihan
Senin, 25 Januari 2021 | 18:22 WIB
LEMBAGA PENGELOLA INVESTASI
Senin, 25 Januari 2021 | 18:22 WIB
KAMUS HUKUM PAJAK
Senin, 25 Januari 2021 | 18:08 WIB
PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (4)
Senin, 25 Januari 2021 | 17:51 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Senin, 25 Januari 2021 | 17:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Senin, 25 Januari 2021 | 17:36 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Senin, 25 Januari 2021 | 17:30 WIB
KOTA MALANG
Senin, 25 Januari 2021 | 17:16 WIB
PELAYANAN PAJAK
Senin, 25 Januari 2021 | 17:00 WIB
KABUPATEN KUANTAN SINGINGI
Senin, 25 Januari 2021 | 16:41 WIB
SEKOLAH TINGGI PERPAJAKAN INDONESIA