Review
Rabu, 18 November 2020 | 16:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 15 November 2020 | 08:01 WIB
KEPALA KANTOR BEA CUKAI SOEKARNO-HATTA FINARI MANAN:
Rabu, 11 November 2020 | 15:50 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 04 November 2020 | 16:41 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Senin, 23 November 2020 | 17:55 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 23 November 2020 | 17:16 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 23 November 2020 | 10:13 WIB
PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH (5)
Jum'at, 20 November 2020 | 20:30 WIB
KAMUS PAJAK DAERAH
Data & alat
Rabu, 18 November 2020 | 09:35 WIB
KURS PAJAK 18 NOVEMBER - 24 NOVEMBER 2020
Sabtu, 14 November 2020 | 13:05 WIB
STATISTIK PAJAK PERDAGANGAN INTERNASIONAL
Rabu, 11 November 2020 | 13:47 WIB
STATISTIK DESENTRALISASI FISKAL
Rabu, 11 November 2020 | 09:55 WIB
KURS PAJAK 11 NOVEMBER - 17 NOVEMBER 2020
Komunitas
Rabu, 25 November 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Selasa, 24 November 2020 | 10:32 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Senin, 23 November 2020 | 10:03 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Minggu, 22 November 2020 | 09:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Reportase
Glosarium

Aturan Penerbitan SKPKBT Setelah 5 Tahun Akibat Tindak Pidana Dihapus

A+
A-
2
A+
A-
2
Aturan Penerbitan SKPKBT Setelah 5 Tahun Akibat Tindak Pidana Dihapus

Ilustrasi. 

JAKARTA, DDTCNews – Ketentuan mengenai penerbitan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan (SKPKBT) bagi wajib pajak yang melakukan tindak pidana perpajakan setelah daluwarsa SKPKBT dihapus.

Ketentuan tersebut sebelumnya tercantum dalam Pasal 15 ayat (4) UU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP). Penghapusan pasal tersebut masuk dalam klaster Perpajakan UU Cipta Kerja. Simak artikel 'DPR Sahkan RUU Omnibus Law Cipta Kerja, Ada Klaster Perpajakan'.

Dalam Pasal 15 ayat (1) UU KUP disebutkan dirjen pajak dapat menerbitkan SKPKBT dalam jangka waktu 5 tahun setelah saat terutangnya pajak atau berakhirnya masa pajak, bagian tahun pajak, atau tahun pajak.

Baca Juga: Penyerahan Batu Bara Terutang PPN, Berlaku Sejak Kapan? Ini Kata DJP

apabila ditemukan data baru yang mengakibatkan penambahan jumlah pajak yang terutang setelah dilakukan tindakan pemeriksaan dalam rangka penerbitan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan,” demikian bunyi penggalan Pasal 15 ayat (1) UU KUP yang juga dimuat dalam Pasal 113 RUU Cipta Kerja, dikutip pada Selasa (6/10/2020).

Adapun Pasal 15 ayat (4) UU KUP mengatur ketentuan mengenai jika jangka waktu 5 tahun telah lewat, SKPKBT tetap dapat diterbitkan ditambah sanksi administrasi berupa bunga sebesar 48% dari jumlah pajak yang tidak atau kurang dibayar.

SKPKBT bisa diterbitkan jika wajib pajak setelah 5 tahun tersebut dipidana karena melakukan tindak pidana di bidang perpajakan atau tindak pidana lainnya yang dapat menimbulkan kerugian pada pendapatan negara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

Baca Juga: Soal SWF, Pemerintah Selaraskan Ketentuan Pajak dengan Negara Lain

Sekarang, melalui UU Cipta Kerja, Pasal 15 ayat (4) UU KUP tersebut dihapuskan. Selain itu, RUU Cipta Kerja juga mengubah beberapa ketentuan mengenai sanksi administrasi yang tercantum dalam Pasal 8, Pasal 9, dan Pasal 13 UU KUP.

Seperti diketahui, RUU Cipta Kerja terdiri atas 15 bab dan 186 pasal, yang secara garis besar mencakup peningkatan ekosistem investasi dan kemudahan perizinan, perlindungan dan pemberdayaan UMKM dan koperasi, ketenagakerjaan, riset dan inovasi, kemudahan berusaha, pengadaan lahan, kawasan ekonomi, investasi pemerintah pusat dan proyek strategis nasional, dukungan administrasi pemerintahan, serta sanksi. (kaw)

Baca Juga: Perlakuan Perpajakan LPI Bakal Terbagi Jadi 3 Lapisan
Topik : UU Cipta Kerja, Omnibus Law, Omnibus Law Perpajakan, UU KUP, SKP, SKPKBT, pidana pajak
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 18 November 2020 | 10:10 WIB
UU CIPTA KERJA
Rabu, 18 November 2020 | 08:12 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Selasa, 17 November 2020 | 15:48 WIB
UU CIPTA KERJA
Selasa, 17 November 2020 | 15:11 WIB
UU CIPTA KERJA
berita pilihan
Rabu, 25 November 2020 | 08:02 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 25 November 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Selasa, 24 November 2020 | 18:51 WIB
PAJAK DIGITAL
Selasa, 24 November 2020 | 18:15 WIB
PAJAK DIGITAL
Selasa, 24 November 2020 | 17:47 WIB
FILIPINA
Selasa, 24 November 2020 | 17:05 WIB
PMK 147/2020
Selasa, 24 November 2020 | 16:43 WIB
PMK 147/2020
Selasa, 24 November 2020 | 16:04 WIB
PMK 147/2020
Selasa, 24 November 2020 | 16:01 WIB
OPERASI LAUT 2020
Selasa, 24 November 2020 | 16:00 WIB
KEBIJAKAN MONETER