Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Apa Itu Revaluasi Aktiva Tetap?

A+
A-
6
A+
A-
6
Apa Itu Revaluasi Aktiva Tetap?

ASET (aktiva) tetap mempunyai peran penting dalam menunjang operasional perusahaan. Aktiva tetap umumnya memiliki nilai yang cukup besar dan dapat meningkat seiring dengan kondisi perekonomian, misalnya akibat fluktuasi harga atau sebab lain.

Meningkatnya harga atau nilai aktiva tetap di pasaran menyebabkan nilai aktiva tetap yang tercatat dalam laporan keuangan suatu perusahaan menjadi tidak wajar. Pasalnya, nilai suatu aktiva tetap yang diperoleh beberapa tahun lalu tidak lagi sama dengan nilai saat ini.

Dalam keadaan demikian, wajib pajak dapat melakukan revaluasi aktiva tetap. Revaluasi aktiva tetap ini penting dilakukan karena akan berpengaruh pada nilai aktiva wajib pajak, pelaporan akuntansi, serta laporan yang berhubungan dengan pajak. Lantas, apa itu revaluasi aktiva tetap?

Baca Juga: Apa Itu Hakim Ad Hoc pada Pengadilan Pajak?

Definisi
REVALUASI aset tetap adalah penilaian kembali aset tetap perusahaan, yang diakibatkan adanya kenaikan nilai aset tetap tersebut di pasaran atau karena rendahnya nilai aktiva tetap dalam laporan keuangan perusahaan yang disebabkan oleh devaluasi atau sebab lain, sehingga nilai aktiva tetap dalam laporan keuangan tidak lagi mencerminkan nilai wajar (Waluyo dan IIyas, 2002).

Berdasarkan Pasal 19 ayat (1) UU Pajak Penghasilan (PPh), Menteri Keuangan berwenang menetapkan peraturan tentang penilaian kembali aktiva dan faktor penyesuaian apabila terjadi ketidaksesuaian antara unsur-unsur biaya dengan penghasilan karena perkembangan harga.

Adanya perkembangan harga yang mencolok atau perubahan kebijakan di bidang moneter dapat menyebabkan kekurangserasian antara biaya dan penghasilan, yang dapat mengakibatkan timbulnya beban pajak yang kurang wajar.

Baca Juga: Apa Itu Pajak Perapian atau Hearth Tax?

Dalam keadaan demikian, Menkeu diberi wewenang menetapkan peraturan revaluasi aktiva atau indeksasi biaya dan penghasilan. Hal ini kemudian diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 79/PMK.03/2008 tentang Penilaian Kembali Aktiva Tetap Perusahaan untuk Tujuan Perpajakan.

Beleid tersebut menyatakan perusahaan dapat melakukan revaluasi aktiva tetap untuk tujuan perpajakan, dengan syarat telah memenuhi semua kewajiban pajaknya sampai dengan masa pajak terakhir sebelum masa pajak dilakukannya revaluasi.

Perusahaan yang dapat melakukan revaluasi dalam PMK 79/2008 adalah wajib pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap (BUT). Namun, tidak termasuk perusahaan yang memperoleh izin menyelenggarakan pembukuan dalam bahasa Inggris dan mata uang dolar Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Apa Itu Laporan Keuangan Berbasis XBRL?

Untuk melakukan penilaian kembali aktiva tetap, perusahaan mengajukan permohonan kepada Dirjen Pajak. Dirjen Pajak diberi wewenang untuk menerbitkan surat keputusan penilaian kembali aktiva tetap perusahaan atas permohonan yang diajukan oleh perusahaan.

Revaluasi dapat dilakukan terhadap seluruh aktiva tetap berwujud yang dimiliki perusahaan, termasuk tanah yang berstatus hak milik atau hak guna bangunan.

Revaluasi juga dapat dilakukan atas seluruh aktiva tetap berwujud tidak termasuk tanah yang terletak atau berada di Indonesia, dimiliki, dan dipergunakan untuk mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan yang merupakan objek pajak.

Baca Juga: Apa Itu Pajak Jendela?

Revaluasi harus dilakukan berdasarkan nilai pasar atau nilai wajar aktiva tetap tersebut. Nilai yang menjadi patokan adalah yang berlaku saat penilaian kembali aktiva tetap yang ditetapkan oleh perusahaan jasa penilai atau ahli penilai, yang memperoleh izin dari pemerintah.

Dirjen Pajak dalam kondisi tertentu juga berwenang menetapkan kembali nilai pasar atau nilai wajar aktiva yang bersangkutan. Hal ini dilakukan jika nilai pasar atau nilai wajar yang ditetapkan perusahaan jasa penilai atau ahli penilai ternyata tidak mencerminkan keadaan sebenarnya.

Revaluasi aktiva tetap dilakukan paling lama 1 tahun sejak tanggal laporan perusahaan jasa penilai atau ahli penilai. Atas selisih lebih revaluasi aktiva tetap di atas nilai sisa buku fiskal semula dikenakan PPh yang bersifat final 10%. Ketentuan lebih lanjut, dapat disimak dalam PMK 79/2008.

Baca Juga: Apa Itu Business Purpose Test dalam Ketentuan Antipenghindaran Pajak?

Simpulan
INTINYA penilaian kembali (revaluasi) aktiva tetap adalah kegiatan perhitungan kembali nilai sebuah aktiva tetap sesuai harga pasar atau harga wajar yang berlaku pada saat penilaian dilakukan.

Revaluasi aktiva tetap biasanya dilakukan sebagai akibat kenaikan nilai aktiva tetap di pasaran atau rendahnya nilai aktiva tetap dalam laporan keuangan. Perkembangan harga tersebut menyebabkan nilai aktiva tetap pada laporan keuangan menjadi tidak wajar.

Untuk itu, revaluasi dilakukan agar perusahaan mengetahui nilai aktiva tetap yang sesuai. Dengan demikian, perusahaan dapat melakukan perhitungan penghasilan dan biaya secara lebih wajar dan merepresentasikan kemampuan serta nilai perusahaan sebenarnya. (Bsi)

Baca Juga: Apa Itu Repatriasi Harta dalam Konteks Perpajakan ?

Topik : Revaluasi Aktiva Tetap, definisi, kamus pajak

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 16 Maret 2022 | 13:45 WIB
KAMUS PAJAK

Mudahkan Wajib Pajak, Apa Itu Pre-Populated Tax Return?

Senin, 14 Maret 2022 | 17:00 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Yurisdiksi Partisipan dan Yurisdiksi Tujuan Pelaporan?

Senin, 07 Maret 2022 | 18:00 WIB
KAMUS PAJAK

Apa itu Penelitian Kepatuhan Formal Wajib Pajak?

Jum'at, 04 Maret 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Penilaian Massal PBB-P2?

berita pilihan

Kamis, 19 Mei 2022 | 17:30 WIB
KP2KP BONTOSUNGGU

Petugas One on One Lagi, Ingatkan Soal Omzet Rp500 Juta Tak Kena Pajak

Kamis, 19 Mei 2022 | 17:00 WIB
KPP PRATAMA MAJENE

Kunjungi Toko Kosmetik, AR Jelaskan Omzet Rp500 Juta Tak Kena Pajak

Kamis, 19 Mei 2022 | 16:30 WIB
SELEKSI HAKIM AGUNG

DPR Akan Adakan Fit And Proper Test CHA pada Masa Sidang Ini

Kamis, 19 Mei 2022 | 15:30 WIB
TINGKAT INFLASI

Harga Rokok Terdampak Kenaikan Tarif PPN, Begini Temuan TPIP

Kamis, 19 Mei 2022 | 14:30 WIB
KOREA SELATAN

Konsumsi Masyarakat Membaik, Penerimaan Pajak Korea Selatan Melejit

Kamis, 19 Mei 2022 | 14:18 WIB
KEBIJAKAN FISKAL

Sri Mulyani ke DPR, Banggar Setujui Perubahan Postur APBN 2022