Review
Jum'at, 03 April 2020 | 20:18 WIB
MEMO PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 03 April 2020 | 17:38 WIB
ANALISIS PAJAK
Kamis, 02 April 2020 | 18:59 WIB
ANALISIS TRANSFER PRICING
Rabu, 01 April 2020 | 18:28 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Data & alat
Jum'at, 03 April 2020 | 17:01 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Kamis, 02 April 2020 | 14:31 WIB
PROFESI
Rabu, 01 April 2020 | 09:14 WIB
KURS PAJAK 1 APRIL-7 APRIL 2020
Rabu, 25 Maret 2020 | 07:34 WIB
KURS PAJAK 25 MARET-31 MARET 2020
Komunitas
Kamis, 02 April 2020 | 15:11 WIB
LEE JI-EUN:
Selasa, 31 Maret 2020 | 09:52 WIB
PROGRAM BEASISWA
Senin, 30 Maret 2020 | 17:29 WIB
UNIVERSITAS PANCASILA
Senin, 30 Maret 2020 | 16:19 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Reportase

Wah, Sistem E-FIN Akan Diubah Lagi?

A+
A-
14
A+
A-
14
Wah, Sistem E-FIN Akan Diubah Lagi?

JAKARTA, DDTCNews - Ditjen Pajak (DJP) berencana mengubah mekanisme Electronic Filing Identification Number (EFIN) untuk wajib pajak dalam pelayanan pelaporan Surat Pemberitahuan secara elektronik (e-filing).

Direktur Teknologi Informasi dan Komunikasi DJP Iwan Djuniardi perubahan akses e-filing dari EFIN akan digeser dengan sistem one time password (OTP). Perubahan tersebut menurutnya belum akan terlaksana untuk penyampaian SPT tahun ini.

"Untuk EFIN kita sedang jajaki dengan sistem OTP," katanya dalam acara Ngobras di Kantor Pusat DJP, Selasa (11/2/2020).

Baca Juga: Mau Nikmati Tarif PPh Badan 22%? DJP: Segera Lapor SPT Tahunan

Iwan menerangkan jika skema perubahan berjalan lancar, maka tahun ini EFIN dapat beralih menggunakan OTP yang bisa diakses di ponsel pintar wajib pajak. Hal ini diprediksi akan semakin memudahkan wajib pajak untuk mengakses layanan elektronik seperti e-filing.

Dia melanjutkan bahwa pembicaraan sudah dilakukan DJP dengan beberapa operator seluler nasional untuk bisa menanamkan OTP untuk akses e-filing. Untuk itu, infrastruktur penunjang juga tengah disiapkan oleh otoritas.

"Rencana perubahan E-FIN ini agar teman-teman wajib pajak lebih mudah, karena enggak ribet, dari sisi pajak juga tidak perlu membuka email dan sebagainya," paparnya.

Baca Juga: Cara DJP Membuktikan Penanggung Pajak Patut Dicegah ke Luar Negeri

Perubahan dengan sistem OTP ini, lanjut Iwan, sudah disesuaikan dengan pola masyarakat Indonesia dalam penggunaan gawai. Menurutnya, masyarakat Indonesia jarang mengakses email dan cenderung menginginkan pelayanan yang sederhana.

Seperti diketahui, EFIN adalah nomor identitas yang diterbitkan DJP kepada wajib pajak untuk melakukan transaksi elektronik atau e-filing pajak. Biasanya, EFIN bisa didapatkan wajib pajak dengan mendatangi kantor pajak setempat sebagai sarana untuk mengakses pelayanan elektronik di laman DJPOnline.

"Ini kita sudah sesuaikan dengan tren orang Indonesia melalui OTP," tegasnya. (Bsi)

Baca Juga: DJP Siapkan Dua Skema Pemajakan Pelaku Ekonomi Digital

"Untuk EFIN kita sedang jajaki dengan sistem OTP," katanya dalam acara Ngobras di Kantor Pusat DJP, Selasa (11/2/2020).

Baca Juga: Mau Nikmati Tarif PPh Badan 22%? DJP: Segera Lapor SPT Tahunan

Iwan menerangkan jika skema perubahan berjalan lancar, maka tahun ini EFIN dapat beralih menggunakan OTP yang bisa diakses di ponsel pintar wajib pajak. Hal ini diprediksi akan semakin memudahkan wajib pajak untuk mengakses layanan elektronik seperti e-filing.

Dia melanjutkan bahwa pembicaraan sudah dilakukan DJP dengan beberapa operator seluler nasional untuk bisa menanamkan OTP untuk akses e-filing. Untuk itu, infrastruktur penunjang juga tengah disiapkan oleh otoritas.

"Rencana perubahan E-FIN ini agar teman-teman wajib pajak lebih mudah, karena enggak ribet, dari sisi pajak juga tidak perlu membuka email dan sebagainya," paparnya.

Baca Juga: Cara DJP Membuktikan Penanggung Pajak Patut Dicegah ke Luar Negeri

Perubahan dengan sistem OTP ini, lanjut Iwan, sudah disesuaikan dengan pola masyarakat Indonesia dalam penggunaan gawai. Menurutnya, masyarakat Indonesia jarang mengakses email dan cenderung menginginkan pelayanan yang sederhana.

Seperti diketahui, EFIN adalah nomor identitas yang diterbitkan DJP kepada wajib pajak untuk melakukan transaksi elektronik atau e-filing pajak. Biasanya, EFIN bisa didapatkan wajib pajak dengan mendatangi kantor pajak setempat sebagai sarana untuk mengakses pelayanan elektronik di laman DJPOnline.

"Ini kita sudah sesuaikan dengan tren orang Indonesia melalui OTP," tegasnya. (Bsi)

Baca Juga: DJP Siapkan Dua Skema Pemajakan Pelaku Ekonomi Digital
Topik : SPT, pelaporan SPT, djp online, E-FIN, Ditjen Pajak
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
0/1000
artikel terkait
Minggu, 15 Maret 2020 | 10:01 WIB
TIPS MELAPOR SPT
Rabu, 06 Maret 2019 | 15:08 WIB
EKONOMI DIGITAL LINTAS YURISDIKSI
Senin, 23 Maret 2020 | 16:15 WIB
DDTC NEWSLETTER
Selasa, 31 Maret 2020 | 09:06 WIB
SE-12/2020
berita pilihan
Senin, 06 April 2020 | 07:05 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Senin, 06 April 2020 | 07:00 WIB
SAMBUTAN KETUM KADIN
Minggu, 05 April 2020 | 14:03 WIB
KAMUS DEFINISI PAJAK
Minggu, 05 April 2020 | 10:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 05 April 2020 | 09:00 WIB
SE 09/2020
Minggu, 05 April 2020 | 08:39 WIB
KELAS PPN
Minggu, 05 April 2020 | 08:05 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Minggu, 05 April 2020 | 08:00 WIB
PAJAK DIGITAL