Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

UU Tax Amnesty Tepat Waktu, Jokowi Apresiasi DPR

0
0

JAKARTA, DDTCNews —Presiden Joko Widodo mengapresiasi seluruh anggota partai yang ada di fraksi-fraksi DPR lantaran mereka telah bekerja keras merampungkan Undang-Undang (UU) Pengampunan Pajak secara tepat waktu.

Presiden menyatakan tax amnesty akan kehilangan momentum jika UU Pengampunan Pajak tidak diterbitkan bulan Juni. Menurut Presiden, kalau sampai tidak tepat waktu pemerintah akan sulit menyukseskan tax amnesty pasalnya saat ini stuasi ekonomi yang sulit diprediksi

“Sekarang dibutuhkan kecepatan untuk memutuskan dan melakukan perubahan kebijakan. Tidak mungkin lagi di tengah tekanan ekonomi semua dilakukan dengan cara-cara yang biasa, dengan bekerja yang normal saja, tidak mungkin kita bisa keluar dari situasi yang sulit ini,” ujarnya, Kamis (28/7) seperti dikutip laman Sekretariat Kabinet.

Baca Juga: Agar Dana Repatriasi Tidak Kabur, Kemenkeu Bersinergi dengan BI & OJK

Presiden menambahkan ekonomi global saat ini sedang merosot. Konflik geopolitik juga terus bergejolak di Timur Tengah, akibatnya jutaan pengungsi berbondong-bondong menuju ke wilayah Eropa. Ancaman terorisme juga terus menghantui negara-negara.

“Inilah realita yang harus kita hadapi, kondisi ekonomi yang sulit dibarengi dengan persoalan geopolitik yang tidak mendukung,” tambahnya.

Di tengah situasi seperti ini, Presiden mengharapkan seluruh elemen terkait bersama-sama menjaga stabilitas ekonomi dan politik guna menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Baca Juga: Wah, Kepatuhan Formal WP Peserta Tax Amnesty Capai 92%

Seperti diketahui, para pelaku usaha membutuhkan jaminan kepastian untuk berinvestasi di Indonesia. 

“Sekarang dibutuhkan kecepatan untuk memutuskan dan melakukan perubahan kebijakan. Tidak mungkin lagi di tengah tekanan ekonomi semua dilakukan dengan cara-cara yang biasa, dengan bekerja yang normal saja, tidak mungkin kita bisa keluar dari situasi yang sulit ini,” ujarnya, Kamis (28/7) seperti dikutip laman Sekretariat Kabinet.

Baca Juga: Agar Dana Repatriasi Tidak Kabur, Kemenkeu Bersinergi dengan BI & OJK

Presiden menambahkan ekonomi global saat ini sedang merosot. Konflik geopolitik juga terus bergejolak di Timur Tengah, akibatnya jutaan pengungsi berbondong-bondong menuju ke wilayah Eropa. Ancaman terorisme juga terus menghantui negara-negara.

“Inilah realita yang harus kita hadapi, kondisi ekonomi yang sulit dibarengi dengan persoalan geopolitik yang tidak mendukung,” tambahnya.

Di tengah situasi seperti ini, Presiden mengharapkan seluruh elemen terkait bersama-sama menjaga stabilitas ekonomi dan politik guna menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Baca Juga: Wah, Kepatuhan Formal WP Peserta Tax Amnesty Capai 92%

Seperti diketahui, para pelaku usaha membutuhkan jaminan kepastian untuk berinvestasi di Indonesia. 

Topik : pengampunan pajak, tax amnesty, jokowi
artikel terkait
Selasa, 12 Desember 2017 | 09:17 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 13 Desember 2017 | 09:21 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Jum'at, 03 November 2017 | 09:15 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Senin, 06 November 2017 | 09:19 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
berita pilihan
Sabtu, 24 September 2016 | 12:03 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Jum'at, 23 Desember 2016 | 10:15 WIB
PENAGIHAN PAJAK
Senin, 29 Oktober 2018 | 09:54 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Senin, 09 Januari 2017 | 17:06 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Kamis, 11 Agustus 2016 | 16:52 WIB
KANWIL DJP YOGYAKARTA
Kamis, 22 September 2016 | 12:01 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Kamis, 16 Februari 2017 | 09:55 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Selasa, 21 Maret 2017 | 09:07 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 10 Januari 2018 | 11:06 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Kamis, 07 Juni 2018 | 09:04 WIB
PENEGAKAN HUKUM