Review
Kamis, 02 Desember 2021 | 14:57 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 Desember 2021 | 12:38 WIB
TAJUK PAJAK
Selasa, 30 November 2021 | 08:13 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Minggu, 28 November 2021 | 10:07 WIB
Kepala KPP Pratama Gianyar Moch. Luqman Hakim
Fokus
Data & Alat
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Rabu, 10 November 2021 | 07:33 WIB
KURS PAJAK 10-16 NOVEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Tren Pelemahan Rupiah Terhadap Dolar AS Berlanjut

A+
A-
0
A+
A-
0
Tren Pelemahan Rupiah Terhadap Dolar AS Berlanjut

Ilustrasi rupiah melemah.

JAKARTA, DDTCNews - Rupiah melanjutkan tren pelemahan terhadap mayoritas mata uang negara mitra dagang untuk patokan pelunasan pajak (kurs beli) yang berlaku sepekan ke depan.

Pelemahan rupiah dibuka terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Nilai kurs pajak untuk setiap US$1 ditetapkan senilai Rp14.300. Kurs pajak terhadap mata uang Negeri Paman Sam itu terpantau naik signifikan dari posisi pekan lalu yang senilai Rp14.181 per dolar AS.

Rupiah justru menguat terhadap dolar Australia. Untuk satu pekan ke depan nilai kurs pajak ditetapkan senilai Rp10.636,04 per dolar Australia atau turun dibandingkan posisi minggu lalu yang senilai Rp10.662,81 per dolar Australia.

Baca Juga: Dana Pemda yang Mengendap di Bank Segera Susut, Ini Alasan Pemerintah

Sementara itu, ringgit Malaysia melanjutkan tren penguatan dengan nilai kurs pajak senilai Rp3.442,89 per ringgit Malaysia. Kurs pajak terhadap mata uang Negeri Jiran tersebut naik dibandingkan posisi minggu lalu yang berada pada angka Rp3.418,30 per ringgit Malaysia.

Penguatan juga berlaku untuk dolar Singapura. Nilai kurs pajak ditetapkan senilai Rp10.592,30 per dolar Singapura atau naik dari posisi minggu lalu yang senilai Rp10.531,46 per dolar Singapura.

Adapun nilai kurs pajak untuk setiap €1 ditetapkan senilai Rp16.560,65. Kurs pajak terhadap mata uang zona Eropa tersebut tercatat naik dibandingkan posisi pekan lalu yang senilai Rp16.492,37 per euro.

Baca Juga: Curhat Komunitas Difabel ke DJP: Literasi Pajak Masih Minim

Kurs pajak ini ditetapkan melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 62/KM.10/2021. Kurs ini digunakan untuk pelunasan pajak pertambahan nilai (PPN), pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM), dan bea masuk.

Berikut kurs pajak periode 10 November - 16 November 2021 selengkapnya:

No Mata Uang Nilai Perubahan
1 Dolar Amerika Serikat (USD) 14.300,00 119,00
2 Dolar Australia (AUD) 10.636,04 -26,77
3 Dolar Kanada (CAD) 11.515,96 47,60
4 Kroner Denmark (DKK) 2.226,44 9,37
5 Dolar Hongkong (HKD) 1.837,27 13,65
6 Ringgit Malaysia (MYR) 3.442,89 24,59
7 Dolar Selandia Baru (NZD) 10.193,61 18,32
8 Kroner Norwegia (NOK) 1.679,72 -15,17
9 Poundsterling Inggris (GBP) 19.428,87 -99,24
10 Dolar Singapura (SGD) 10.592,30 60,84
11 Kroner Swedia (SEK) 1.670,01 15,18
12 Franc Swiss (CHF) 15.673,20 197,82
13 Yen Jepang (JPY) 12.553,86 91,96
14 Kyat Myanmar (MMK) 7,94 0,05
15 Rupee India (INR) 191,50 2,41
16 Dinar Kuwait (KWD) 47.419,39 447,48
17 Rupee Pakistan (PKR) 84,13 2,39
18 Peso Philipina (PHP) 283,28 3,42
19 Riyal Saudi Arabia (SAR) 3.812,03 31,52
20 Rupee Sri Lanka (LKR) 70,91 0,68
21 Bath Thailand (THB) 428,83 1,94
22 Dolar Brunei Darussalam (BND) 10.603,75 96,99
23 Euro Euro (EUR) 16.560,65 68,28
24 Yuan Renminbi Tiongkok (CNY) 2.235,00 14,79
25 Won Korea (KRW) Korea 12,12 -0,01

Note: untuk JPY adalah Nilai Rupiah per 100 (sap)

Baca Juga: Pajak Ikut Danai Program Ramah Penyandang Disabilitas, Apa Saja?

Topik : kurs pajak, rupiah, dolar AS, pajak, euro, ringgit Malaysia, dolar Australia, yen Jepang, valas

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Minggu, 05 Desember 2021 | 15:00 WIB
TAIWAN

Nilai Denda Bagi Pelaku Pengelakan Pajak Dinaikkan

Minggu, 05 Desember 2021 | 14:30 WIB
KABUPATEN KATINGAN

Dapat Surat dari Menteri Keuangan, Pemda Datangi KP2KP

Minggu, 05 Desember 2021 | 14:00 WIB
KOTA SEMARANG

Sudah Bayar PBB-P2, Ratusan Wajib Pajak Ikut Undian Berhadiah

Minggu, 05 Desember 2021 | 13:00 WIB
ITALIA

Mulai Tahun Depan, Lapisan Penghasilan Kena Pajak WP OP Direvisi

berita pilihan

Senin, 06 Desember 2021 | 16:30 WIB
KINERJA FISKAL

Dana Pemda yang Mengendap di Bank Segera Susut, Ini Alasan Pemerintah

Senin, 06 Desember 2021 | 16:13 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Curhat Komunitas Difabel ke DJP: Literasi Pajak Masih Minim

Senin, 06 Desember 2021 | 16:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pajak Ikut Danai Program Ramah Penyandang Disabilitas, Apa Saja?

Senin, 06 Desember 2021 | 15:43 WIB
PENANGANAN COVID-19

PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Daerah Vaksinasi Rendah Naik 1 Level

Senin, 06 Desember 2021 | 15:27 WIB
INSENTIF PAJAK

Serapan Insentif Perpajakan Sudah Lampaui Pagu, Ini Kata Airlangga

Senin, 06 Desember 2021 | 15:00 WIB
KOREA SELATAN

Pengenaan Pajak Keuntungan Modal atas Cryptocurrency Akhirnya Ditunda

Senin, 06 Desember 2021 | 14:30 WIB
TAIWAN

Tegas! Denda Maksimum Bagi Pengelak Pajak Dinaikkan 10 Kali Lipat

Senin, 06 Desember 2021 | 14:00 WIB
INGGRIS

Tarif PPh Badan Naik di 2023, Pengusaha Beri Warning Soal Ini

Senin, 06 Desember 2021 | 13:33 WIB
PENEGAKAN HUKUM

KPP Pratama Boyolali Lelang 2 Unit Apartemen Wajib Pajak

Senin, 06 Desember 2021 | 13:30 WIB
PROVINSI BENGKULU

Berlaku Hingga 31 Januari 2022, Pemprov Beri Diskon BBNKB untuk Mobil