Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

SUN Rp12 Triliun Segera Dilelang

0
0

JAKARTA, DDTCNews —  Pemerintah kembali menjual 5 seri surat utang negara (SUN) berdenominasi rupiah dengan mematok target indikatif sebesar Rp12 triliun sampai dengan maksimal Rp18 triliun.

Dari keterangan resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) menyatakan lelang SUN akan digelar pada Selasa (2/8) mulai pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB. Lelang bersifat terbuka (open auction) dan mengunakan metode harga beragam (multiple price).

"Semua pihak baik investor individu maupun institusi bisa menyampaikan penawaran (bids) melalui peserta lelang sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 203/PMK.08/2015 tentang Lelang Surat Utang Negara dalam Mata Uang Rupiah dan Valuta Asing di Pasar Perdana Domestik,” ungkap keterangan resmi tersebut seperti dilansir laman Kementerian Keuangan, Jumat (29/7).

Baca Juga: Sri Mulyani Longgarkan Minimal Pembelian SUN Lewat Private Placement

Berikut ini pokok-pokok terms & conditions SUN yang akan dilelang:

  • SPN03161104 (new issuance) menawarkan imbalan berupa diskonto dengan jatuh tempo 4 November 2016
  • SPN12170804 (new issuance) menawarkan imbalan berupa diskonto dengan jatuh tempo 4 Agustus 2017
  • FR0053 (reopening) menawarkan imbalan 8,25% dengan jatuh tempo 15 Juli 2021
  • FR0056 (reopening) menawarkan imbalan 8,375% dengan jatuh tempo 15 September 2026
  • FR0073 (reopening) menawarkan imbalan 8,75% dengan jatuh tempo 15 Mei 2031

Sebagai informasi, sebelumnya pemerintah telah melelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara Rp4 triliun pada Selasa (26/7) lalu.

Lelang tersebut dimaksudkan untuk memenuhi target pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2016. (Bsi) 

Baca Juga: Jenis Penyerahan Rumah yang Bebas PPN

"Semua pihak baik investor individu maupun institusi bisa menyampaikan penawaran (bids) melalui peserta lelang sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 203/PMK.08/2015 tentang Lelang Surat Utang Negara dalam Mata Uang Rupiah dan Valuta Asing di Pasar Perdana Domestik,” ungkap keterangan resmi tersebut seperti dilansir laman Kementerian Keuangan, Jumat (29/7).

Baca Juga: Sri Mulyani Longgarkan Minimal Pembelian SUN Lewat Private Placement

Berikut ini pokok-pokok terms & conditions SUN yang akan dilelang:

  • SPN03161104 (new issuance) menawarkan imbalan berupa diskonto dengan jatuh tempo 4 November 2016
  • SPN12170804 (new issuance) menawarkan imbalan berupa diskonto dengan jatuh tempo 4 Agustus 2017
  • FR0053 (reopening) menawarkan imbalan 8,25% dengan jatuh tempo 15 Juli 2021
  • FR0056 (reopening) menawarkan imbalan 8,375% dengan jatuh tempo 15 September 2026
  • FR0073 (reopening) menawarkan imbalan 8,75% dengan jatuh tempo 15 Mei 2031

Sebagai informasi, sebelumnya pemerintah telah melelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara Rp4 triliun pada Selasa (26/7) lalu.

Lelang tersebut dimaksudkan untuk memenuhi target pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2016. (Bsi) 

Baca Juga: Jenis Penyerahan Rumah yang Bebas PPN
Topik : sun, apbn 2016, defisit apbn
Komentar
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Selasa, 21 Juni 2016 | 16:31 WIB
RUU PENGAMPUNAN PAJAK
Kamis, 14 Juli 2016 | 10:38 WIB
KEBIJAKAN PAJAK 2017
Kamis, 14 Juli 2016 | 13:25 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Kamis, 14 Juli 2016 | 14:58 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
berita pilihan
Selasa, 19 Februari 2019 | 15:58 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 24 Juni 2017 | 10:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK 2017
Senin, 06 Mei 2019 | 14:30 WIB
PMK 49/2019
Jum'at, 26 Oktober 2018 | 15:43 WIB
PEKAN INKLUSI 2018
Jum'at, 25 Agustus 2017 | 12:05 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
Rabu, 24 Agustus 2016 | 10:48 WIB
RAKORNAS APIP
Senin, 06 Mei 2019 | 18:37 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Rabu, 10 April 2019 | 16:37 WIB
KEBIJAKAN EKONOMI
Senin, 18 Maret 2019 | 16:49 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Selasa, 18 September 2018 | 10:43 WIB
BERITA PAJAK HARI INI