Berita
Minggu, 20 September 2020 | 16:01 WIB
KINERJA KEMENTERIAN KEUANGAN
Minggu, 20 September 2020 | 14:01 WIB
PROVINSI BANTEN
Minggu, 20 September 2020 | 13:01 WIB
SEMINAR ADB
Review
Minggu, 20 September 2020 | 09:01 WIB
KEPALA KANWIL BEA CUKAI SULBAGSEL PARJIYA:
Rabu, 16 September 2020 | 14:21 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 15 September 2020 | 11:02 WIB
TAJUK PAJAK
Selasa, 15 September 2020 | 09:01 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 18 September 2020 | 18:16 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 18 September 2020 | 17:07 WIB
ABDURRAHMAN WAHID:
Jum'at, 18 September 2020 | 16:51 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 18 September 2020 | 09:36 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Data & alat
Jum'at, 18 September 2020 | 15:48 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 16 September 2020 | 15:58 WIB
STATISTIK STIMULUS FISKAL
Rabu, 16 September 2020 | 09:21 WIB
KURS PAJAK 16 SEPTEMBER-22 SEPTEMBER 2020
Jum'at, 11 September 2020 | 16:37 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Komunitas
Sabtu, 19 September 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Kamis, 17 September 2020 | 09:53 WIB
Universitas Kristen Krida Wacana
Rabu, 16 September 2020 | 16:30 WIB
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
Rabu, 16 September 2020 | 13:35 WIB
DDTC PODTAX
Reportase

Serikat Pekerja Minta Orang Kaya Dikenai Pajak Hingga 50%

A+
A-
0
A+
A-
0
Serikat Pekerja Minta Orang Kaya Dikenai Pajak Hingga 50%

Ilustrasi. (DDTCNews)

WELLINGTON, DDTCNews—Asosiasi serikat pekerja terbesar di Selandia Baru, Public Service Association mendesak pemerintah memberlakukan pajak tinggi untuk kalangan orang kaya di negara tersebut.

Public Service Association menginginkan pemerintah mengenakan tarif pajak hingga 50% atas penghasilan orang kaya di atas NZ$150.000 per tahun dan pungutan 2% per tahun atas kekayaan bersih di atas NZ$2 juta, tidak termasuk utang.

Tax Justice Aotearoa yang merupakan bagian dari Public Service Association menilai tarif pajak tinggi yang dikenakan terhadap orang-orang kaya mampu memunculkan keadilan di Selandia Baru.

Baca Juga: Aturan PPh Pasal 15 atas Usaha Penerbangan dan Pelayaran Luar Negeri

"Orang dengan ekonomi bawah justru menyumbangkan lebih banyak layanan rumah sakit dan sekolah ketimbang kalangan atas. Ini sistem tidak seimbang, tapi masih bisa diperbaiki," kata Ketua Tax Justice Aotearoa Louise Delany, Rabu (5/8/2020).

Delany menambahkan tarif PPh orang pribadi tertinggi Selandia Baru adalah 33% untuk semua penghasilan lebih dari NZ$70.000 per tahun. Di Australia, orang berpenghasilan lebih dari AU$180.000 per tahun dikenakan pajak sebesar 45%.

Di Selandia Baru, orang berpenghasilan antara NZ$14.000 dan NZ$48.000 dikenakan pajak 17,5%. Sementara itu, orang dengan penghasilan antara NZ$48.000 dan NZ$70.000 dipajaki 30%.

Baca Juga: Ketentuan PPh Pasal 15 atas Jasa Pelayaran Dalam Negeri

Pengenaan pajak tinggi terhadap orang kaya juga diusulkan Partai Hijau. Mereka mengusulkan pengenaan pajak kekayaan sebesar 1% pada kekayaan bersih lebih dari NZ$1 juta dan 2% untuk aset lebih dari NZ$2 juta.

Partai itu berharap pengenaan pajak kekayaan bisa menjangkau 6% kelompok orang kaya di Selandia Baru, yang uangnya bisa digunakan untuk mendanai orang yang tidak memiliki pekerjaan sebesar NZ$325.

Partai Hijau juga mengusulkan dua klasifikasi tarif PPh baru, yakni 37% atas penghasilan lebih dari NZ$100.000 dan 42% atas penghasilan lebih dari $150.000.

Baca Juga: Menangkan Sengketa Pajak, Duit Apple Rp244 Triliun Siap Dikembalikan

Sekretaris Public Service Association Glenn Barclay menyatakan penerapan pajak kekayaan di Australia bisa dicontoh. Dia menyebut 20% kekayaan di Selandia Baru hanya dikuasai oleh 1% orang terkaya di negara itu.

“Mereka memanfaatkan celah untuk memastikan uang mereka tidak digolongkan sebagai penghasilan kena pajak,” tuturnya dilansir dari Stuff.co.nz. (rig)

Baca Juga: Pelaku Usaha Ritel Desak Pemerintah Tak Ubah Kebijakan Tax Refund
Topik : selandia baru, pajak penghasilan, PPh, pajak kekayaan, orang kaya, pajak internasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Tintin

Rabu, 05 Agustus 2020 | 10:58 WIB
Yakinlah bahwa semakin banyak dan besarnya tarif pajak yang dikenakan, maka dengan sendirinya akan memunculkan dan mensejahterakan beberapa oknum seperti: 1. Penguasa bagaimana agar dapat menghindar dari penggenaan pajak yang tinggi 2. Mafia pajak akan sangat makmur dengan adanya permainan dari pe ... Baca lebih lanjut

Tintin

Rabu, 05 Agustus 2020 | 10:58 WIB
Yakinlah bahwa semakin banyak dan besarnya tarif pajak yang dikenakan, maka dengan sendirinya akan memunculkan dan mensejahterakan beberapa oknum seperti: 1. Penguasa bagaimana agar dapat menghindar dari penggenaan pajak yang tinggi 2. Mafia pajak akan sangat makmur dengan adanya permainan dari pe ... Baca lebih lanjut

Tintin

Rabu, 05 Agustus 2020 | 10:57 WIB
Yakinlah bahwa semakin banyak dan besarnya tarif pajak yang dikenakan, maka dengan sendirinya akan memunculkan dan mensejahterakan beberapa oknum seperti: 1. Penguasa bagaimana agar dapat menghindar dari penggenaan pajak yang tinggi 2. Mafia pajak akan sangat makmur dengan adanya permainan dari pe ... Baca lebih lanjut
1
artikel terkait
Selasa, 15 September 2020 | 11:03 WIB
PRANCIS
Selasa, 15 September 2020 | 08:57 WIB
SWISS
Senin, 14 September 2020 | 17:35 WIB
MESIR
Senin, 14 September 2020 | 16:08 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
berita pilihan
Minggu, 20 September 2020 | 16:01 WIB
KINERJA KEMENTERIAN KEUANGAN
Minggu, 20 September 2020 | 14:01 WIB
PROVINSI BANTEN
Minggu, 20 September 2020 | 13:01 WIB
SEMINAR ADB
Minggu, 20 September 2020 | 12:01 WIB
PROVINSI KALIMANTAN UTARA
Minggu, 20 September 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 20 September 2020 | 10:01 WIB
KINERJA DITJEN PAJAK
Minggu, 20 September 2020 | 09:01 WIB
KEPALA KANWIL BEA CUKAI SULBAGSEL PARJIYA:
Minggu, 20 September 2020 | 08:01 WIB
KABUPATEN KARANGANYAR
Minggu, 20 September 2020 | 07:01 WIB
INSENTIF PAJAK