Review
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:06 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:15 WIB
STATISTIK PERTUKARAN INFORMASI
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Seberapa Besar Beban PPh Pasal 21 Para Pekerja di Eropa?

A+
A-
2
A+
A-
2
Seberapa Besar Beban PPh Pasal 21 Para Pekerja di Eropa?

PAJAK penghasilan (PPh) Pasal 21 atau tax wedge merupakan pungutan atas penghasilan yang diterima dari suatu pekerjaan, jasa, atau kegiatan.

Dalam konsep ekonomi, tax wedge merupakan selisih dari total upah pekerja sebelum dikenakan pajak dengan total upah pekerja setelah dikenakan pajak. Semakin besar persentase tax wedge, semakin besar pula beban pajak efektif yang ditanggung baik oleh pekerja dan pemberi kerja di suatu negara.

Berdasarkan data European Commission, negara-negara Eropa telah menargetkan adanya pengurangan beban pajak terhadap pekerja yang tergolong berpenghasilan rendah (low-earner). Kebijakan ini diharapkan dapat melindungi pekerja serta mendorong inisiatif para pemberi kerja dalam konteks penyediaan lapangan kerja bagi para pekerja berkeahlian rendah (low-skilled workers).

Baca Juga: Seperti Apa Perkembangan Implementasi AEoI Terkini?

European Commission melalui The Directorate-General for Taxation and Customs Union (DG TAXUD) pada 2019 merilis laporan mengenai tren perpajakan di Uni Eropa yang di dalamnya memuat juga isu mengenai tax wedge. Isu tersebut melibatkan negara-negara anggota Uni Eropa dengan penambahan dua negara Eropa lainnya, yaitu Islandia dan Norwegia.

Tabel berikut menggambarkan persentase tax wedge atas gaji pekerja di negara-negara tersebut. Sebagai catatan, data ini hanya menggambarkan tax wedge bagi pekerja berpenghasilan rendah (50% dari penghasilan rata-rata suatu negara) yang tidak memiliki tanggungan.

Baca Juga: China Mulai Tagih Pajak Ekspatriat di Hong Kong dan Makau

Secara garis besar, terdapat tren penurunan tax wedge terhadap para pekerja berpenghasilan rendah di sekitar setengah negara-negara tersebut. Mayoritas negara masih memiliki tax wedge di atas 30%. Di sisi lain, Malta dan Irlandia merupakan negara-negara yang relatif cukup “ramah” terhadap para penggerak ekonomi tersebut dengan persentase tax wedge yang berada di bawah kisaran 20%.

Tren ini sejatinya menyiratkan perlu dilanjutkannya misi dari European Commission untuk fokus pada keringanan beban pajak bagi pekerja dalam kategori yang dituju. Informasi tax wedge dapat menjadi acuan bagi perumus kebijakan dalam mendesain sistem PPh orang pribadi yang ideal, khususnya pada masa pandemi seperti sekarang ini. *

Baca Juga: Genjot Ekonomi, Pemerintah Perlu Relaksasi Pajak Properti
Topik : narasi data, PPh orang pribadi, tax wedge, Eropa
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 11 Juni 2020 | 19:36 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Selasa, 09 Juni 2020 | 11:20 WIB
STATISTIK PELAYANAN PAJAK
Jum'at, 05 Juni 2020 | 18:13 WIB
STATISTIK PAJAK UKM
Selasa, 02 Juni 2020 | 18:04 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
berita pilihan
Senin, 13 Juli 2020 | 19:01 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 18:29 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 13 Juli 2020 | 18:25 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 18:00 WIB
KABUPATEN PROBOLINGGO
Senin, 13 Juli 2020 | 17:41 WIB
PPN PRODUK DIGITAL
Senin, 13 Juli 2020 | 17:15 WIB
INSENTIF PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 17:07 WIB
SURAT BERHARGA NEGARA
Senin, 13 Juli 2020 | 16:15 WIB
INSENTIF PAJAK