Berita
Jum'at, 18 Juni 2021 | 12:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Jum'at, 18 Juni 2021 | 11:37 WIB
KANWIL DJP JAWA TIMUR II
Jum'at, 18 Juni 2021 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 18 Juni 2021 | 11:05 WIB
SE-06/PP/2021
Fokus
Data & Alat
Kamis, 17 Juni 2021 | 18:50 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Rabu, 16 Juni 2021 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 16 JUNI 2021-22 JUNI 2021
Rabu, 09 Juni 2021 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 9 JUNI 2021-15 JUNI 2021
Selasa, 08 Juni 2021 | 18:33 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Komunitas
Rabu, 16 Juni 2021 | 15:00 WIB
DDTC PODTAX
Rabu, 16 Juni 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Senin, 14 Juni 2021 | 14:11 WIB
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN JAYA
Sabtu, 12 Juni 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Realisasi PNBP dari SDA Tembus 129%

A+
A-
1
A+
A-
1
Realisasi PNBP dari SDA Tembus 129%

JAKARTA, DDTCNews – Pemerintah mencatat realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor sumber daya alam (SDA) hingga 16 November 2018 mencapai Rp41,77 triliun atau 129% dari target yang dipatok sepanjang tahun sebesar Rp32,1 triliun.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bambang Gatot Ariyono menyebutkan realisasi PNBP tersebut terdiri dari penerimaan royalti Rp24,84 triliun, hasil penjualan Rp16,43 triliun dan iuran tetap yang berhubungan dengan lahan Rp490 miliar. Menurutnya penerimaan tersebut cukup fluktuatif dan mengikuti kondisi pasar.

"Realisasi PNBP dari sektor ini tergantung kondisi pasar, bisa meningkat maupun menurun penerimaannya. Kami tidak bisa mengontrol hal ini. Namun kami prediksi sektor mineral bisa menyumbang PNBP terbesar nantinya," katanya di Kementerian Keuangan Jakarta, Rabu (21/11).

Baca Juga: Begini Strategi Pemerintah Optimalkan PNBP Tahun Depan

Bambang memaparkan prediksi peningkatan realisasi penerimaan PNBP dari sektor mineral disebabkan karena adanya proses hilirisasi. Namun dari segi realisasi, PNBP sektor batu bara kini mendominasi sebanyak 70%-80% karena adanya kenaikan harga batu bara sejak awal tahun 2018.

Di samping tren harga batu bara yang meningkat, realisasi PNBP sektor minerba berhasil terdorong karena administrasi dan kebijakan dari pemerintah yang semakin membaik. Menurutnya pemerintah telah melakukan perbaikan tata kelola, kebijakan, regulasi dan penerbitan e-PNBP untuk menyetor melalui sistem berbasis online.

E-PNBP diterbitkan untuk mempercepat penyetoran, lebih transparan dan proses pendataan yang lebih terstruktur. Seluruh kewajiban pungutan dari perusahaan minerba sudah bisa dideteksi secara real time.

Baca Juga: Begini Program Penerimaan Pajak dan PNBP Kemenkeu 2022

"Dengan e-PNBP, perusahaan yang mengemplang dan utang bisa dideteksi, bahkan proses administrasinya pun akan lebih tepat waktu," pungkasnya. (Amu)

Topik : pnbp, minerba, batu bara
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 09 Desember 2020 | 11:30 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 04 Desember 2020 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Selasa, 24 November 2020 | 11:24 WIB
UU CIPTA KERJA
Senin, 02 November 2020 | 14:57 WIB
PP 59/2020
berita pilihan
Jum'at, 18 Juni 2021 | 12:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Jum'at, 18 Juni 2021 | 11:37 WIB
KANWIL DJP JAWA TIMUR II
Jum'at, 18 Juni 2021 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 18 Juni 2021 | 11:05 WIB
SE-06/PP/2021
Jum'at, 18 Juni 2021 | 11:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 18 Juni 2021 | 10:40 WIB
OPINI PAJAK
Jum'at, 18 Juni 2021 | 10:15 WIB
AMERIKA SERIKAT
Jum'at, 18 Juni 2021 | 09:30 WIB
PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
Jum'at, 18 Juni 2021 | 09:00 WIB
MOLDOVA
Jum'at, 18 Juni 2021 | 08:12 WIB
BERITA PAJAK HARI INI