Berita
Minggu, 27 September 2020 | 15:01 WIB
KABUPATEN PROBOLINGGO
Minggu, 27 September 2020 | 14:01 WIB
MALAYSIA
Minggu, 27 September 2020 | 13:28 WIB
LAYANAN PENGADILAN PAJAK
Minggu, 27 September 2020 | 13:01 WIB
APBN 2021
Review
Sabtu, 26 September 2020 | 08:20 WIB
PERSPEKTIF
Kamis, 24 September 2020 | 09:50 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 14:02 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 22 September 2020 | 20:22 WIB
REPORTASE DARI TILBURG BELANDA
Fokus
Literasi
Jum'at, 25 September 2020 | 19:00 WIB
MARGARET THATCHER:
Jum'at, 25 September 2020 | 17:44 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 25 September 2020 | 16:44 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 25 September 2020 | 15:49 WIB
TIPS PAJAK
Data & alat
Jum'at, 25 September 2020 | 19:31 WIB
STATISTIK PENANGANAN COVID-19
Rabu, 23 September 2020 | 18:13 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 23 SEPTEMBER-29 SEPTEMBER 2020
Jum'at, 18 September 2020 | 15:48 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Komunitas
Sabtu, 26 September 2020 | 13:58 WIB
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Sabtu, 26 September 2020 | 10:01 WIB
DEDDY CORBUZIER:
Sabtu, 26 September 2020 | 07:51 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 25 September 2020 | 16:00 WIB
LOMBA MENULIS ARTIKEL PAJAK 2020
Kolaborasi
Selasa, 22 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 11:00 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 13:45 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI
Reportase

Peran Kebijakan Pajak dalam Menghadapi Krisis Keuangan

A+
A-
3
A+
A-
3
Peran Kebijakan Pajak dalam Menghadapi Krisis Keuangan

PANDEMI Covid-19 telah memberi tambahan ketidakpastian bagi perekonomian global pada tahun ini. Terlebih, perang dagang, perseteruan geopolitik, dan pelemahan sejumlah indikator ekonomi makro telah terjadi hingga akhir 2019.

Tidak mengherankan jika alarm peringatan risiko resesi global yang disampaikan sejumlah lembaga internasional terus berbunyi. Dalam situasi seperti ini, menjadi langkah yang bijaksana jika dunia belajar dari pengalaman krisis pada masa lalu.

Tim Edgar melalui artikelnya menawarkan analisis komprehensif mengenai peran kebijakan pajak dalam ikhtiar perbaikan stabilitas keuangan. Artikel yang berjudul ‘Financial Instability, Tax Policy and the Tax Expenditure Concept’ ini mengambil konteks kontraksi kredit yang melanda perekonomian dunia pada masa krisis keuangan 2007-2008.

Baca Juga: Kebijakan Pajak pada Masa Pemulihan Ekonomi Jadi Krusial, Mengapa?

Artikel ini mengeksplorasi bagaimana pilihan kebijakan pajak dapat mendukung, atau sebaliknya, menjadi aral bagi kinerja kebijakan moneter yang ditujukan untuk melakukan moderasi ketidakstabilan keuangan.

Merujuk pada studi IMF, pada tingkat makro, pajak merupakan kebijakan strategis – selain kebijakan moneter – dalam setiap upaya untuk mewujudkan keseimbangan antara stabilitas keuangan dan pertumbuhan ekonomi.

Mengalir dalam lima bagian, artikel ini menyajikan pembahasan mulai dari konteks makro krisis keuangan hingga pengaruhnya terhadap pilihan individu dalam mengantisipasi kerugian. Pada bagian pertama, pembaca dibawa untuk menemukenali silver linings antara kekacauan pasar keuangan dengan kebijakan pajak dari berbagai bukti teoretis dan empiris.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Harus Jadi Momentum Dapatkan Kepercayaan Wajib Pajak

Pada bagian kedua, berbingkai hipotesis populer dari Hyman Minsky ‘financial instability hypothesis’, artikel ini menelaah berbagai sumber dari instabilitas keuangan yang pada gilirannya memerlukan intervensi kebijakan pajak.

Bagian ketiga dalam artikel ini kemudian menyuguhkan pembahasan mengenai desain belanja pajak, dalam kaitannya dengan kriteria belanja pajak yang relevan untuk mengatasi instabilitas keuangan.

Pada tingkat makro, literatur kebijakan pajak cenderung menyoroti penggunaan pajak penghasilan dan pajak konsumsi yang memiliki basis luas sebagai stabilisator otomatis.

Baca Juga: Ini Saran Pengusaha & Akademisi Soal Kebijakan Pajak pada Masa Pandemi

Bagian tiga dan empat melangkah lebih jauh dan mengeksplorasi beberapa pilihan kebijakan dasar pajak hingga tingkat perilaku individu dalam rangka memoderasi ketidakstabilan keuangan. Bagian ini juga mencatat bagaimana kebijakan tersebut mempengaruhi perilaku penghindaran pajak perusahaan dalam memelihara margin keuntungan di kala resesi.

Hal yang membedakan artikel ini dengan literatur serupa lainnya adalah adanya pembahasan yang belum banyak ditelaah, yaitu terkait belanja pajak. Konsep belanja pajak dapat bermanfaat untuk membingkai penilaian dari berbagai aturan pajak – yang rentan terhadap leverage dan pengambilan risiko yang berlebihan – yang menyebabkan instabilitas keuangan.

Argumen ini sangat penting mengingat pembahasan berfokus pada efektivitas target dari belanja pajak. Bagian ini juga menganalisis bagaimana seharusnya pemerintah mengkalibrasi jumlah belanja yang diperlukan dari setiap subsidi pajak atau pajak korektif. Analisis belanja pajak dapat melengkapi analisis kebijakan pajak secara menyeluruh.

Baca Juga: Periode Pemberian Insentif Pajak PMK 28/2020 Bakal Diperpanjang

Artikel ini dapat menjadi bacaan yang menarik dan berguna bagi para pelaku kebijakan, akademisi, dan pelaku sektor privat dalam melihat mengidentifikasi alternatif kebijakan pajak yang dapat diterapkan pada masa krisis keuangan.*

Topik : buku, buku pajak, kebijakan pajak, krisis, krisis keuangan, virus Corona
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 23 September 2020 | 09:26 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Selasa, 22 September 2020 | 15:43 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 22 September 2020 | 10:19 WIB
EFEK VIRUS CORONA
berita pilihan
Minggu, 27 September 2020 | 15:01 WIB
KABUPATEN PROBOLINGGO
Minggu, 27 September 2020 | 14:01 WIB
MALAYSIA
Minggu, 27 September 2020 | 13:28 WIB
LAYANAN PENGADILAN PAJAK
Minggu, 27 September 2020 | 13:01 WIB
APBN 2021
Minggu, 27 September 2020 | 12:01 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Minggu, 27 September 2020 | 11:01 WIB
UNI EROPA
Minggu, 27 September 2020 | 10:01 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 27 September 2020 | 09:06 WIB
KOREA SELATAN
Minggu, 27 September 2020 | 08:01 WIB
RUU PAJAK ATAS BARANG & JASA
Minggu, 27 September 2020 | 07:01 WIB
KOTA PALEMBANG