Review
Rabu, 02 Desember 2020 | 15:04 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 29 November 2020 | 09:01 WIB
SEKJEN ASOSIASI PERTEKSTILAN INDONESIA RIZAL TANZIL RAKHMAN:
Rabu, 25 November 2020 | 15:33 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 18 November 2020 | 16:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 04 Desember 2020 | 18:15 WIB
KAMUS HUKUM PAJAK
Jum'at, 04 Desember 2020 | 16:10 WIB
PROFIL PAJAK PROVINSI SULAWESI TENGAH
Jum'at, 04 Desember 2020 | 15:45 WIB
TIPS PAJAK
Kamis, 03 Desember 2020 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Data & alat
Jum'at, 04 Desember 2020 | 18:00 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 02 Desember 2020 | 17:31 WIB
STATISTIK PAJAK KONSUMSI
Rabu, 02 Desember 2020 | 09:18 WIB
KURS PAJAK 2 DESEMBER - 8 DESEMBER 2020
Jum'at, 27 November 2020 | 17:22 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Komunitas
Sabtu, 05 Desember 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Rabu, 02 Desember 2020 | 15:20 WIB
PODTAX
Rabu, 02 Desember 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:14 WIB
KONFERENSI NASIONAL PERPAJAKAN
Reportase
Glosarium

Pengiriman TKI ke Luar Negeri Dibuka Kembali

A+
A-
89
A+
A-
89
Pengiriman TKI ke Luar Negeri Dibuka Kembali

Sejumlah TKI Ilegal yang dipulangkan dari Malaysia diukur suhu tubuhnya setibanya di Terminal Penumpang Nusantara Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (12/6/2020). Pemerintah akhirnya kembali membuka izin pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) atau pekerja migran ke luar negeri, seiring dengan kenormalan baru virus Corona. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pras)

JAKARTA, DDTCNews - Pemerintah akhirnya kembali membuka izin pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) atau pekerja migran ke luar negeri, seiring dengan kenormalan baru virus Corona.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah telah menerbitkan Surat Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 294 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru.

"Guna mendukung upaya percepatan ekonomi nasional perlu membuka kembali kesempatan bagi calon pekerja migran Indonesia untuk bekerja di negara tujuan penempatan," bunyi pertimbangan kepmen tersebut, seperti dikutip Kamis (30/7/2020).

Baca Juga: Kata Sri Mulyani, Ribuan Perusahaan Sudah Nikmati Insentif Pajak

Ida dalam beleid tersebut mengatakan pembukaan pengiriman TKI ke luar negeri akan dilakukan secara hati-hati. Pengiriman TKI ke luar pada tahap awal hanya akan dilakukan pada negara sesuai rekomendasi DPR atau Kadin Indonesia.

Penentuan negara tujuan pengiriman TKI juga akan tetap mempertimbangkan perkembangan kasus virus Corona, serta dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Adapun pejabat yang menentukan negara tujuan pengiriman TKI itu adalah Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja. Di sisi lain, Ida tetap mengatur sejumlah kriteria mengenai TKI yang akan dikirimkan ke luar negeri pada masa new normal.

Baca Juga: RUU Pajak atas Kekayaan Mulai Dibahas Senat

Kriteria itu meliputi pekerja migran yang ditempatkan oleh pelaksana penempatan, serta pekerja migran yang ditempatkan oleh perusahaan untuk kepentingan perusahaan sendiri, pekerja migran perseorangan, serta awak kapal niaga dan awak kapal perikanan pada kapal berbendera asing.

Khusus pada awak kapal niaga dan awak kapal perikanan pada kapal, harus ditempatkan oleh perusahaan keagenan awak kapal yang memiliki Surat Izin Usaha Perekrutan dan Penempatan Awak Kapal (SIUPPAK).

Selain itu, Ida juga membuat skala prioritas mengenai TKI yang akan diberangkatkan ke luar negeri. Pertama, TKI yang sudah memiliki visa. Kedua, TKI yang sudah terdaftar dalam Sistem Komputerisasi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Baca Juga: Pengusaha Minta Kepastian Vaksinasi Covid-19, Ini Sebabnya

Sedangkan ketiga, TKI yang ditempatkan oleh perusahaan penempatan pekerja migran yang telah memiliki Surat Izin Perekrutan Pekerja Migran Indonesia.

"Pelaksanaan penempatan pekerja migran Indonesia wajib mematuhi pedoman pelaksanaan penempatan pekerja migran Indonesia pada masa adaptasi kebiasaan baru," bunyi Kepmen tersebut.

Dalam pemenuhan pedoman pengiriman tersebut, TKI tidak dapat dibebankan biaya penerapan protokol kesehatan dalam proses penempatan, serta biaya penerapan kebijakan protokol kesehatan negara tujuan penempatan saat TKI tiba di sana.

Baca Juga: Dengan Alasan Pulihkan Ekonomi, Target Penerimaan Pajak Naik 13,3%

Keputusan Menteri Ketenagakerjaan No. 294/2020 berlaku sejak ditetapkan pada 29 Juli 2020. Beleid tersebut juga sekaligus mencabut Keputusan Menteri Ketenagakerjaan No. 151/2929 tentang penghentian sementara penempatan TKI di luar negeri.

"Dalam hal situasi dan kondisi nasional maupun negara tujuan penempatan menjadi tidak kondusif akibat wabah Covid-19, Menteri dapat meninjau kembali keputusan menteri ini." (Bsi)

Baca Juga: Sri Mulyani Khawatir Pejabat Takut Cairkan Dana PEN
Topik : tki, pengiriman tki, virus corona, penghentian pengiriman tki
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

M. Kozin

Sabtu, 08 Agustus 2020 | 05:47 WIB
Pada dasarnya masyarakat Indonesia yang ingin menjadi calon devisa negara sangat bahagia dengan pengumuman pembukaan kembali perekrutan TKI. dengan aturan yang ketat, membuktikan bahwa pemerintah ingin memberi perlindungan yang maksimal untuk warganya. saya yakin bahwa calon devisa negara dari indon ... Baca lebih lanjut

Aisyah Jasmine Yogaswara

Senin, 03 Agustus 2020 | 07:24 WIB
Nampaknya, dimulai kembali pengiriman TKI bukan merupakan hal yang bijaksana, mengingat masih tingginya angka penyebaran covid di Indonesia dan beberapa negara lain. Meskipun hal ini bertujuan untuk mendukung percepatan ekonomi nasional, namun di samping itu pemerintah akan lebih sulit mengontrol da ... Baca lebih lanjut

Aisyah Jasmine Yogaswara

Senin, 03 Agustus 2020 | 07:23 WIB
Nampaknya, dimulai kembali pengiriman TKI bukan merupakan hal yang bijaksana, mengingat masih tingginya angka penyebaran covid di Indonesia dan beberapa negara lain. Meskipun hal ini bertujuan untuk mendukung percepatan ekonomi nasional, namun di samping itu pemerintah akan lebih sulit mengontrol da ... Baca lebih lanjut
1
artikel terkait
Jum'at, 06 November 2020 | 09:22 WIB
KETENAGAKERJAAN
Kamis, 05 November 2020 | 13:58 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Kamis, 05 November 2020 | 12:59 WIB
PERTUMBUHAN EKONOMI
Kamis, 05 November 2020 | 11:41 WIB
PERTUMBUHAN EKONOMI
berita pilihan
Sabtu, 05 Desember 2020 | 16:01 WIB
JEPANG
Sabtu, 05 Desember 2020 | 15:01 WIB
KABUPATEN PATI
Sabtu, 05 Desember 2020 | 14:01 WIB
ITALIA
Sabtu, 05 Desember 2020 | 13:01 WIB
RUU PELAPORAN KEUANGAN
Sabtu, 05 Desember 2020 | 11:01 WIB
FILIPINA
Sabtu, 05 Desember 2020 | 09:01 WIB
KABUPATEN SUMBAWA BARAT
Sabtu, 05 Desember 2020 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN
Sabtu, 05 Desember 2020 | 07:01 WIB
KEBIJAKAN EKSPOR
Sabtu, 05 Desember 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Sabtu, 05 Desember 2020 | 06:01 WIB
KEBIJAKAN PAJAK