Review
Rabu, 02 Desember 2020 | 15:04 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 29 November 2020 | 09:01 WIB
SEKJEN ASOSIASI PERTEKSTILAN INDONESIA RIZAL TANZIL RAKHMAN:
Rabu, 25 November 2020 | 15:33 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 18 November 2020 | 16:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 02 Desember 2020 | 17:31 WIB
STATISTIK PAJAK KONSUMSI
Rabu, 02 Desember 2020 | 09:18 WIB
KURS PAJAK 2 DESEMBER - 8 DESEMBER 2020
Jum'at, 27 November 2020 | 17:22 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 25 November 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2020
Komunitas
Rabu, 02 Desember 2020 | 15:20 WIB
PODTAX
Rabu, 02 Desember 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:14 WIB
KONFERENSI NASIONAL PERPAJAKAN
Selasa, 01 Desember 2020 | 17:00 WIB
IAIN SULTAN AMAI GORONTALO
Reportase
Glosarium

Pajak Masukan yang Muncul Setelah Get Data Tak Harus Dikreditkan Semua

A+
A-
13
A+
A-
13
Pajak Masukan yang Muncul Setelah Get Data Tak Harus Dikreditkan Semua

Ilustrasi. (DJP)

JAKARTA, DDTCNews – Pajak masukan yang muncul pada saat get data melalui fitur prepopulated dalam e-faktur 3.0 tidak harus langsung dikreditkan semuanya.

Hal tersebut disampaikan contact center Ditjen Pajak (DJP), Kring Pajak, melalui Twitter. Pajak masukan yang muncul pada saat get data adalah pajak masukan untuk masa pajak yang dipilih dan 3 masa pajak sebelumnya yang belum dikreditkan.

“Apabila tidak bermaksud untuk mengkreditkan di masa pajak yang dipilih, silakan biarkan data PM (pajak masukan) tersebut,” tulis Kring Pajak merespons pertanyaan warga net, dikutip pada Rabu (14/10/2020).

Baca Juga: Dibagi Jadi 2 Kelompok, KPP Pratama Punya 20 Fungsi

Otoritas menyatakan faktur pajak masukan yang tersedia pada menu prepopulated tidak dimaksudkan langsung akan masuk pada menu administrasi pajak masukan tanpa dilakukan upload. Oleh karena itu, pengusaha kena pajak (PKP) tetap yang memilih.

Setelah memilih pajak masukan yang akan dikreditkan dan status pengkreditannya (B1/B2/B3), PKP bisa melakukan upload. Data tersebut akan masuk ke daftar administrasi pajak masukan. Pajak masukan yang tidak dipilih untuk di-upload akan kembali muncul sebagai pajak masukan.

“PM yang tidak dipilih untuk di-upload akan kembali muncul sebagai PM yang tersedia untuk dikreditkan di masa pajak berikutnya sepanjang memenuhi ketentuan pengkreditan pajak masukan,” imbuh Kring Pajak.

Baca Juga: BPKP Rilis Sertifikasi Pemimpin APIP, Begini Respons BPK

DJP juga menjelaskan fitur ubah pengkreditan digunakan jika PKP bermaksud mengubah status pengkreditan dari “dikreditkan (B1/B2)” menjadi “tidak dikreditkan (B3)” atau sebaliknya. Fitur ini bukan fitur untuk pindah masa pajak pengkreditan.

Fitur prepopulated pajak masukan, sambung otoritas, merupakan fitur tambahan. Sistem yang ada tidak menghilangkan fungsi key-in atau mekanisme impor data CSV. Menu ini merupakan alat bantu untuk memudahkan PKP agar tidak perlu melakukan input (key-in) atau mekanisme impor data. (kaw)

Baca Juga: Baca 3 UU Pajak Konsolidasi? Tersedia Lengkap di Perpajakan.id!
Topik : e-Faktur, e-Faktur 3.0, Ditjen Pajak, DJP, PKP, PPN, pajak masukan, get data, kredit pajak
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

GlLen FrEdy

Senin, 30 November 2020 | 15:10 WIB
Setelah munculnya prepopulate data, pengecekan faktur pajak masukan menjadi lebih mudah, saya coba untuk mengecek untuk masa sebelum nya, misal masa 6 (prepopulated hadir di masa 9), dan di masa tersebut ada faktur pajak masukan yang belum di kreditkan, apakah PM tersebut wajib di kreditakan atau ti ... Baca lebih lanjut

Firda Amalia Saido

Selasa, 24 November 2020 | 14:54 WIB
izin bertanya pak/ibu, terkait faktur pajak masukan yang terlanjut diupload dimasa pajak bulan berjalan. ex: faktur pajak masukan masa november di upload pada bulan november padahal seharusnya di yang diupload bulan november adalah faktur pajak masukan masa oktober. itu gimana ya bapak/ibu mohon sol ... Baca lebih lanjut

Mahib Nafis

Selasa, 27 Oktober 2020 | 11:16 WIB
Versi 3.0 Pertanyaan nya. Prepopulated data Apakah akan muncul kembali dibulan depannya untuk FM yg tidak dikreditkan bulan 9 tetapi sudah di upload.? mohon pengarahannya...apakah FM akan keluar dimasa pajak berikutnya

phewe

Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:59 WIB
Jika FM September yang tidak dipilih (FM akan dimasukan pada masa Oktober) akan muncul kembali pada menu prepopulated FM masa Oktober apakah perlu mengubah masa seperti halnya efaktur 2.0 dl?? Dan jika ada faktur yang dipersamakan (digunggung) pada efaktur 3.0 bagaimana perlakuannya ? Terima kasih ... Baca lebih lanjut

phewe

Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:59 WIB
Jika FM September yang tidak dipilih (FM akan dimasukan pada masa Oktober) akan muncul kembali pada menu prepopulated FM masa Oktober apakah perlu mengubah masa seperti halnya efaktur 2.0 dl?? Dan jika ada faktur yang dipersamakan (digunggung) pada efaktur 3.0 bagaimana perlakuannya ? Terima kasih ... Baca lebih lanjut

phewe

Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:59 WIB
Jika FM September yang tidak dipilih (FM akan dimasukan pada masa Oktober) akan muncul kembali pada menu prepopulated FM masa Oktober apakah perlu mengubah masa seperti halnya efaktur 2.0 dl?? Dan jika ada faktur yang dipersamakan (digunggung) pada efaktur 3.0 bagaimana perlakuannya ? Terima kasih ... Baca lebih lanjut
1
artikel terkait
Senin, 30 November 2020 | 11:55 WIB
BEA METERAI
Senin, 30 November 2020 | 09:28 WIB
INSENTIF PAJAK
Senin, 30 November 2020 | 08:12 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Minggu, 29 November 2020 | 10:55 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
berita pilihan
Rabu, 02 Desember 2020 | 18:59 WIB
KAMUS PAJAK DAERAH
Rabu, 02 Desember 2020 | 18:12 WIB
PMK 184/2020
Rabu, 02 Desember 2020 | 18:01 WIB
UU CIPTA KERJA
Rabu, 02 Desember 2020 | 17:31 WIB
STATISTIK PAJAK KONSUMSI
Rabu, 02 Desember 2020 | 17:00 WIB
AUSTRALIA
Rabu, 02 Desember 2020 | 16:31 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 02 Desember 2020 | 16:21 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 02 Desember 2020 | 16:14 WIB
KINERJA BPKP
Rabu, 02 Desember 2020 | 15:59 WIB
TIPS PAJAK