Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

PAD 2018 Dipatok 50% Lebih Tinggi

0
0

KOTAMOBAGU, DDTCNews –  Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu Sulawesi Utara optimis dalam menaikkan target pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2018 hingga menjadi Rp60,2 miliar atau naik sekitar 50% dibanding target tahun lalu yang dipatok Rp42 miliar.

Kabid Penetapan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kotamobagu Ilmar Rusman mengatakan peningkatan target itu mengacu pada proyeksi penerimaan PAD dari sektor pajak daerah yang akan semakin meningkat pada tahun 2018.

Selain itu, realisasi PAD untuk tahun 2017 telah melebihi targtenya, yakni mencapai 100,45% persen atau Rp53,14 miliar dari  Rp52,9 miliar.

Baca Juga: Tutup Kebocoran, Pemprov Integrasikan Data Pajak Pusat & Daerah

"Kenaikan target PAD Kotamobagu berdasar pada kontribusi seluruh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), seperti retribusi daerah dan pajak daerah," ujarnya seperti dilansir totabuan.co, Senin (22/1).

Sementara itu, target pajak daerah dalam PAD tahun 2018 Kotamobagu telah ditetapkan sebesar Rp16.41 miliar. Target itu menurutnya bisa dicapai melalui adanya proyeksi peningkatan penerimaan pajak daerah pada beberapa sektor tertentu.

Proyeksi peningkatan penerimaan di sektor pajak itu seperti terjadi pada realisasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) tahun 2017 yang melebihi target. Maka dalam menggenjot BPHTB tahun 2018, Pemkot Kotamobagu akan menyesuaikan dengan potensi yang ada.

Baca Juga: Ditanya Soal Tax Ratio, Sri Mulyani Beberkan 3 Metode Perhitungannya

Adapun dia mengakui penerimaan retribusi daerah Kotamobagu tahun ini pun juga mampu menopang realisasi penerimaan PAD. Target retribusi yang ditetapkan dalam APBD tahun 2018 dengan angka cukup fantastis yaitu pada retribusi pelayanan kesehatan rumah sakit umum daerah yang mencapai Rp27,6 miliar.

Di samping itu, APBD tahun 2018 Kotamobagu yang telah ditetapkan seperti total target pendapatan setinggi Rp720,2 miliar terbagi menjadi target PAD Rp60,24 miliar, Dana Perimbangan Rp569,82 miliar dan target Pendapatan Daerah Lain yang sah Rp90,13 miliar.

Sedangkan total target belanja daerah ditetapkan setinggi Rp744,8 miliar, yang terbagi menjadi Belanja Tidak Langsung Rp321,3 miliar dan Belanja Langsung Rp423,5 miliar. Kemudian Defisit Anggaran Kotamobagu tahun 2018 dipatok sekitar Rp24,59 miliar. (Amu)

Baca Juga: Bekasi Optimistis Realisasikan Target PAD Rp2,4 Triliun

Selain itu, realisasi PAD untuk tahun 2017 telah melebihi targtenya, yakni mencapai 100,45% persen atau Rp53,14 miliar dari  Rp52,9 miliar.

Baca Juga: Tutup Kebocoran, Pemprov Integrasikan Data Pajak Pusat & Daerah

"Kenaikan target PAD Kotamobagu berdasar pada kontribusi seluruh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), seperti retribusi daerah dan pajak daerah," ujarnya seperti dilansir totabuan.co, Senin (22/1).

Sementara itu, target pajak daerah dalam PAD tahun 2018 Kotamobagu telah ditetapkan sebesar Rp16.41 miliar. Target itu menurutnya bisa dicapai melalui adanya proyeksi peningkatan penerimaan pajak daerah pada beberapa sektor tertentu.

Proyeksi peningkatan penerimaan di sektor pajak itu seperti terjadi pada realisasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) tahun 2017 yang melebihi target. Maka dalam menggenjot BPHTB tahun 2018, Pemkot Kotamobagu akan menyesuaikan dengan potensi yang ada.

Baca Juga: Ditanya Soal Tax Ratio, Sri Mulyani Beberkan 3 Metode Perhitungannya

Adapun dia mengakui penerimaan retribusi daerah Kotamobagu tahun ini pun juga mampu menopang realisasi penerimaan PAD. Target retribusi yang ditetapkan dalam APBD tahun 2018 dengan angka cukup fantastis yaitu pada retribusi pelayanan kesehatan rumah sakit umum daerah yang mencapai Rp27,6 miliar.

Di samping itu, APBD tahun 2018 Kotamobagu yang telah ditetapkan seperti total target pendapatan setinggi Rp720,2 miliar terbagi menjadi target PAD Rp60,24 miliar, Dana Perimbangan Rp569,82 miliar dan target Pendapatan Daerah Lain yang sah Rp90,13 miliar.

Sedangkan total target belanja daerah ditetapkan setinggi Rp744,8 miliar, yang terbagi menjadi Belanja Tidak Langsung Rp321,3 miliar dan Belanja Langsung Rp423,5 miliar. Kemudian Defisit Anggaran Kotamobagu tahun 2018 dipatok sekitar Rp24,59 miliar. (Amu)

Baca Juga: Bekasi Optimistis Realisasikan Target PAD Rp2,4 Triliun
Topik : pajak daerah, penerimaan pajak, kota kotamobagu
artikel terkait
Selasa, 21 Juni 2016 | 18:35 WIB
DI YOGYAKARTA
Kamis, 14 Juli 2016 | 11:07 WIB
KOTA SAMARINDA
Kamis, 14 Juli 2016 | 12:02 WIB
KOTA MAKASSAR
Kamis, 14 Juli 2016 | 14:02 WIB
KOTA BANDAR LAMPUNG
berita pilihan
Selasa, 14 Mei 2019 | 17:34 WIB
KOTA PALEMBANG
Rabu, 15 Mei 2019 | 16:45 WIB
KABUPATEN INDRAMAYU
Senin, 20 Mei 2019 | 15:40 WIB
PROVINSI JAWA BARAT
Selasa, 21 Mei 2019 | 10:04 WIB
KABUPATEN MALANG
Kamis, 23 Mei 2019 | 16:44 WIB
KABUPATEN SIAK
Jum'at, 24 Mei 2019 | 14:29 WIB
PROVINSI SULAWESI SELATAN
Selasa, 30 April 2019 | 17:45 WIB
KOTA MALANG
Kamis, 30 November 2017 | 09:55 WIB
KOTA MEDAN
Senin, 11 Desember 2017 | 15:30 WIB
KOTA BANDAR LAMPUNG
Jum'at, 11 November 2016 | 20:22 WIB
PROVINSI RIAU