Fokus
Literasi
Rabu, 12 Mei 2021 | 15:01 WIB
KAMUS PABEAN
Rabu, 12 Mei 2021 | 14:01 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 12 Mei 2021 | 13:00 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 10 Mei 2021 | 16:45 WIB
KAMUS KEBIJAKAN
Data & Alat
Rabu, 12 Mei 2021 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 -25 MEI 2021
Rabu, 05 Mei 2021 | 14:32 WIB
STATISTIK TARIF PAJAK
Rabu, 05 Mei 2021 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 5 MEI - 11 MEI 2021
Selasa, 04 Mei 2021 | 16:30 WIB
KMK 25/2021
Reportase
Perpajakan.id

Pacu Penjualan Mobil Listrik, Tesla Minta Pemerintah Naikkan Pajak BBM

A+
A-
1
A+
A-
1
Pacu Penjualan Mobil Listrik, Tesla Minta Pemerintah Naikkan Pajak BBM

Ilustrasi.

LONDON, DDTCNews – Perusahaan mobil listrik, Tesla dikabarkan telah mengirimkan proposal kepada Pemerintah Inggris yang berisikan permintaan adanya kenaikan beban pajak atas bahan bakar minyak (BBM).

Tesla meminta kebijakan pajak untuk meningkatkan populasi mobil listrik di jalan raya dirombak. Menurut perusahaan yang didirikan oleh Elon Musk tersebut, pemerintah perlu menaikkan pajak atas bahan bakar seperti bensin dan solar.

Tambahan penerimaan dari pajak tersebut bisa digunakan pemerintah untuk memberikan insentif dan subsidi bagi pembeli mobil listrik. Jenis insentif yang diusulkan oleh perusahaan AS itu antara lain pembebasan PPN untuk pembelian mobil listrik.

Baca Juga: Dukung Industri Game, Pemerintah Siapkan Diskon Pajak

"Tesla menuntut kenaikan pajak bahan bakar dan pajak atas pembelian mobil bensin dan diesel. Lalu, dana dari kenaikan pajak itu digunakan untuk belanja perpajakan seperti bebas PPN untuk kendaraan bertenaga baterai," tulis laporan Guardian dikutip Senin (12/4/2021).

Proposal Tesla tersebut sudah diserahkan kepada pemerintahan Boris Johnson pada Juli 2020. Selain memberikan porsi insentif pajak yang lebih besar, Tesla juga mengusulkan penjualan mobil berbahan bakar bensin dan solar dilarang pada 2032.

Pemerintah dinilai perlu melakukan perubahan kebijakan pajak bahan bakar karena dalam 11 tahun terakhir tidak ada kenaikan pajak bahan bakar di Inggris yang membuat kinerja penerimaan tidak mampu melebihi £50 miliar.

Baca Juga: Diskon Angsuran PPh Pasal 25 Jadi Insentif Pajak Terbanyak Dipakai WP

Tesla meyakinkan pemerintah apabila kebijakan tersebut bersifat netral bagi pendapatan pajak karena tambahan penerimaan digunakan untuk mendorong masyarakat beralih menggunakan mobil listrik yang lebih ramah lingkungan.

"Hasilnya [dari proposal pajak bahan bakar] bisa menjadi contoh sistem pendapatan negara yang netral bagi pemerintah," terang proposal Tesla seperti dilansir smallcapnews.co.uk. (rig)

Baca Juga: Ketimpangan Makin Parah, OECD Tekankan Pentingnya Pajak Warisan
Topik : inggris, insentif pajak, mobil listrik, pajak BBM, pajak internasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 07 Mei 2021 | 12:00 WIB
PROVINSI JAWA TIMUR
Jum'at, 07 Mei 2021 | 10:00 WIB
THAILAND
Jum'at, 07 Mei 2021 | 09:40 WIB
PP 64/2021
berita pilihan
Rabu, 12 Mei 2021 | 15:01 WIB
KAMUS PABEAN
Rabu, 12 Mei 2021 | 14:01 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 12 Mei 2021 | 13:00 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 12 Mei 2021 | 12:01 WIB
AUSTRALIA
Rabu, 12 Mei 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Rabu, 12 Mei 2021 | 10:00 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 12 Mei 2021 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 -25 MEI 2021
Rabu, 12 Mei 2021 | 08:01 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 12 Mei 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Rabu, 12 Mei 2021 | 06:01 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH