Review
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:06 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:26 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Otoritas Mulai Serius Pajaki Youtuber

A+
A-
4
A+
A-
4
Otoritas Mulai Serius Pajaki Youtuber

Ilustrasi. (foto:Yonhap)

SEOUL, DDTCNews – Otoritas pajak Korea Selatan menerbitkan surat ketetapan pajak senilai KRW1 miliar (setara Rp13,1 miliar). Surat ketetapan pajak ini diberikan kepada tujuh Youtuber karena tidak melaporkan pendapatan dari iklan, sponsor, dan penjualan produk mereka.

Penerbitan surat ketetapan oleh National Tax Service pada akhir tahun lalu ini merupakan upaya tindak lanjut dari laporan Kementerian Keuangan dan Ekonomi kepada Majelis Nasional. Mereka menggunakan data transaksi perbankan sebagai alat untuk memeriksa kebenaran jumlah pajak yang dibayarkan penyedia layanan digital atas penghasilan dari luar negeri.

“Tidak hanya Youtuber, data dari Bank Korea juga akan digunakan untuk memverifikasi penghasilan kena pajak dari para influencer dalam negeri, ” demikian pernyataan Kim Young-no, Kepala Divisi Sistem Pajak Penghasilan, seperti dilansir Tax Notes (1/10/2019).

Baca Juga: Kerangka untuk Sharing & Gig Economy, Definisi Platform Sangat Luas

Dalam konteks pemajakan atas pekerja di bidang ekonomi kreatif, pemeriksaan pajak berbasis data perbankan ini sendiri baru ditujukan untuk influencer dan kreator konten yang memiliki penghasilan minimal US$10.000 (setara dengan Rp157,9 juta) per tahun.

Adapun yang dimaksud dengan influencer dalam laporan yang diterbitkan pada pada 30 September 2019 tersebut adalah pihak yang memiliki keahlian atau kemampuan di bidangnya masing-masing untuk memengaruhi perilaku orang lain melalui media sosial dan memperoleh kompensasi atas penjualan produk yang dipublikasikannya. Pihak tersebut dapat berupa institusi maupun orang pribadi.

Sementara itu, kreator konten adalah pihak yang membuat suatu konten, baik berupa tulisan, gambar, video, suara, ataupun gabungan. Dalam kasus Korea Selatan, kreator konten sendiri lebih merujuk pada Youtuber atau pembuat konten yang menggunakan media digital berupa Youtube.

Baca Juga: Pegawai WFH Perlu Dapat Insentif Pajak, Ini Usulan Senat

Pemilihan definisi konten kreator berkaitan dengan aspek pemajakan atas layanan digital di sini utamanya didasarkan pada laporan yang dipublikasikan oleh Pulse – situs web berita keuangan—.

Publikasi bersangkutan menyatakan bahwa banyak warga negara Korea Selatan yang memperoleh pendapatan iklan dari postingan YouTube. Adapun pendapatan tersebut ditengarai berasal dari Google Inc. yang merupakan entitas induk dari situs media berbasis video tersebut. (kaw)

Baca Juga: Bank Sentral Minta Pemerintah Setop Buat Insentif Pajak Baru
Topik : Youtube, Korea Selatan, internasional, influencer, media sosial, ekonomi digital
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:26 WIB
THAILAND
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:56 WIB
PRANCIS
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:28 WIB
BOSNIA-HERZEGOVINA
berita pilihan
Minggu, 12 Juli 2020 | 13:01 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Minggu, 12 Juli 2020 | 12:01 WIB
CHINA
Minggu, 12 Juli 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 12 Juli 2020 | 10:01 WIB
PERIZINAN
Minggu, 12 Juli 2020 | 09:01 WIB
DAMPAK KENAIKAN PPN
Minggu, 12 Juli 2020 | 08:01 WIB
KEBIJAKAN CUKAI
Minggu, 12 Juli 2020 | 07:01 WIB
MALAYSIA
Minggu, 12 Juli 2020 | 06:01 WIB
SE-38/PJ/2020
Sabtu, 11 Juli 2020 | 15:01 WIB
KABUPATEN SUMBAWA BARAT
Sabtu, 11 Juli 2020 | 14:01 WIB
ITALIA