Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Obat Tidak Manjur

1
1

Ilustrasi. 

PADA suatu pagi, kegelisahan menerpa Joni. Pria 35 tahun ini bingung karena resep obat yang diberikan oleh dokter langganannya tidak kunjung memberikan hasil. Badannya masih lemas, meskipun karyawan salah satu perusahaan swasta ini tetap memaksakan untuk bekerja hari itu.

“Ah, bagaimana pula ini. Tumben sekali, resep yang diberikan Dokter Harto tidak manjur!” geretunya di dalam mobil, saat hendak menuju ke kantor.

Hingga sore hari, tidak tampak perubahan signifikan yang terjadi pada dirinya. Dia pun berpikir untuk kembali lagi ke Dokter Harto. Maklum, resep obat Dokter Harto terkenal mahal karena ada jaminan sembuh dengan cepat, apalagi untuk kasus keluhan Joni.

Baca Juga: Kisah Gembala dan Anjingnya

Sepulang dari kantor, dia pun langsung mengarahkan mobilnya, melaju ke klinik Dokter Harto. Sesampainya di depan klinik, Joni langsung bilang ke resepsionis, “Mbak, saya mau ketemu Dokter Harto. Cepat ya!” Resepsionis pun langsung menjawab, “Oh iya Pak Joni. Tunggu sebentar.”

Maklum, Joni termasuk pelanggan setia klinik tersebut. Sekecil apapun keluhan atau penyakit yang dirasakannya, dia langsung berkunjung ke Dokter Harto. Setelah lima menit menunggu, Joni dipersilakan masuk ke ruang praktik.

“Dokter Harto, bagaimana ini. Resep obat yang Anda beri kepada saya tiga hari lalu enggak ngefek. Ada obat atau hal lain yang bisa saya coba? Saya sudah bayar mahal,” protesnya secara langsung.

Baca Juga: Tersedak Koin

“Hitung dan isi formulir pajak ini,” saran dokter sembari menyodorkan selembar kertas.

Sontak, Joni pun kaget dan menyeletuk, “Bagaimana bisa ini dapat membantu saya kembali sehat?”

“Saya tidak yakin juga sebenarnya,” jawab Dokter Harto sembari menimpali, “Tapi, beberapa pasien saya yang lain mengaku itu telah memberi mereka bantuan.” Kemudian, suasana berubah menjadi hening beberapa menit. (kaw)

Baca Juga: Pangling

Hingga sore hari, tidak tampak perubahan signifikan yang terjadi pada dirinya. Dia pun berpikir untuk kembali lagi ke Dokter Harto. Maklum, resep obat Dokter Harto terkenal mahal karena ada jaminan sembuh dengan cepat, apalagi untuk kasus keluhan Joni.

Baca Juga: Kisah Gembala dan Anjingnya

Sepulang dari kantor, dia pun langsung mengarahkan mobilnya, melaju ke klinik Dokter Harto. Sesampainya di depan klinik, Joni langsung bilang ke resepsionis, “Mbak, saya mau ketemu Dokter Harto. Cepat ya!” Resepsionis pun langsung menjawab, “Oh iya Pak Joni. Tunggu sebentar.”

Maklum, Joni termasuk pelanggan setia klinik tersebut. Sekecil apapun keluhan atau penyakit yang dirasakannya, dia langsung berkunjung ke Dokter Harto. Setelah lima menit menunggu, Joni dipersilakan masuk ke ruang praktik.

“Dokter Harto, bagaimana ini. Resep obat yang Anda beri kepada saya tiga hari lalu enggak ngefek. Ada obat atau hal lain yang bisa saya coba? Saya sudah bayar mahal,” protesnya secara langsung.

Baca Juga: Tersedak Koin

“Hitung dan isi formulir pajak ini,” saran dokter sembari menyodorkan selembar kertas.

Sontak, Joni pun kaget dan menyeletuk, “Bagaimana bisa ini dapat membantu saya kembali sehat?”

“Saya tidak yakin juga sebenarnya,” jawab Dokter Harto sembari menimpali, “Tapi, beberapa pasien saya yang lain mengaku itu telah memberi mereka bantuan.” Kemudian, suasana berubah menjadi hening beberapa menit. (kaw)

Baca Juga: Pangling
Topik : obat, anekdot pajak, humor pajak, cerita lucu
Komentar
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Selasa, 06 Agustus 2019 | 19:01 WIB
ANEKDOT AUDITOR
Jum'at, 19 Juli 2019 | 11:53 WIB
ANEKDOT AKUNTAN
Jum'at, 12 Juli 2019 | 15:33 WIB
ANEKDOT PAJAK
Jum'at, 12 April 2019 | 16:48 WIB
ANEKDOT PAJAK
berita pilihan
Senin, 03 April 2017 | 14:08 WIB
KARTUN PAJAK
Jum'at, 12 April 2019 | 16:48 WIB
ANEKDOT PAJAK
Jum'at, 12 Juli 2019 | 15:33 WIB
ANEKDOT PAJAK
Selasa, 06 Agustus 2019 | 19:01 WIB
ANEKDOT AUDITOR
Rabu, 21 Februari 2018 | 17:17 WIB
HUMOR PAJAK
Selasa, 26 Februari 2019 | 16:00 WIB
ANEKDOT PAJAK
Senin, 04 Juni 2018 | 15:50 WIB
ANEKDOT PAJAK
Jum'at, 19 Juli 2019 | 11:53 WIB
ANEKDOT AKUNTAN
Selasa, 22 Januari 2019 | 16:15 WIB
ANEKDOT PAJAK
Senin, 19 Juni 2017 | 15:34 WIB
ANEKDOT PAJAK