Fokus
Data & Alat
Rabu, 27 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 27 OKTOBER 2021 - 2 NOVEMBER 2021
Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 OKTOBER - 26 OKTOBER 2021
Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 13 OKTOBER - 19 OKTOBER 2021
Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 6-12 OKTOBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Mudahkan Masyarakat, Bayar Pajak PBB Bisa Lewat Gopay dan Minimarket

A+
A-
2
A+
A-
2
Mudahkan Masyarakat, Bayar Pajak PBB Bisa Lewat Gopay dan Minimarket

Ilustrasi. (DDTCNews)

SOREANG, DDTCNews – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung membuka setidaknya delapan saluran pembayaran baru untuk masyarakat yang akan membayar pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2).

Kepala Bidang Pendapatan Bapenda Kabupaten Bandung Kankan Taufik Bernawan menyebutkan kedelapan saluran tersebut antara lain sistem pembayaran melalui Alfamart, Indomaret, Tokopedia, Gopay, Kantor pos, ATM, teller BJB dan Aplikasi BJB DiGi.

“Setelah melakukan pembayaran di layanan-layanan tersebut, wajib pajak bisa meminta tanda bukti pelunasan,” kata Kankan, Selasa (1/12/2020).

Baca Juga: Cuma 2 Bulan! Pemprov Adakan Pemutihan Pajak Kendaraan

Dengan layanan tersebut, lanjut Kankan, wajib pajak kini tidak perlu repot datang jauh-jauh dan antre di kantor Bapenda. Saluran pembayaran tersebut juga memudahkan masyarakat dalam melunasi PBB-P2 terutangnya.

Dia menerangkan wajib pajak bisa langsung membayar kewajiban PBB-P2 dengan menyebutkan nomor objek pajak (NOP). Dengan demikian, wajib pajak tidak perlu lagi menunggu kiriman Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT).

Selain kedelapan saluran tersebut, lanjut Kankan, Bapenda akan terus menambah metode dan lokasi loket pembayaran. Misal, membuka loket pembayaran melalui kerja sama dengan lembaga swasta dan Badan Usaha Milik Desa.

Baca Juga: Jadi Temuan BPK, Penagihan Tunggakan Pajak Digencarkan

Bapenda juga melakukan jemput bola ke daerah-daerah, terutama pelosok dengan mobil pelayanan pembayaran. Hal ini dilakukan sebagai inisiatif untuk melayani wajib pajak yang tidak tercakup atau jauh dari loket pembayaran PBB-P2 yang sudah ada.

“Saat ini kami memiliki tiga mobil untuk layanan keliling ke desa-desa, sehingga semua wajib pajak dapat terjaring membayar pajak,” tutur Kankan.

Dia menilai langkah itu merupakan upaya Pemkab Bandung dalam meningkatkan kesadaran pajak warga. Untuk meningkatkan kesadaran pajak, sambungnya, perlu juga diimbangi dengan layanan yang makin baik dan lebih mudah.

Baca Juga: Berlaku Hingga 31 Desember, Program Pemutihan Pajak PBB Digelar

Selama ini, wajib pajak di pelosok kerap kali terkendala jarak dan waktu saat ingin membayar pajak. Selain itu, ada juga wajib pajak yang menitipkan pembayaran pajaknya secara kolektif, tetapi ternyata tidak terbayarkan.

Kankan berharap inovasi tersebut mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran PBB-P2 secara langsung. Di sisi lain, wajib pajak juga sudah bisa membayar pajak via aplikasi sehingga bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja.

“Kemudahan pembayaran akan membuat potensi PAD Kabupaten Bandung makin tergali sehingga pembangunan di berbagai sektor bisa berjalan dan hasilnya dapat dinikmati masyarakat,” ujarnya seperti dilansir jurnalsoreang.pikiran-rakyat.com. (rig)

Baca Juga: Setoran Pajak Sektor Jasa Hotel, Restoran, dan Hiburan Masih Tertekan

Topik : kabupaten bandung, saluran pembayaran pajak, gopay, ATM, indomaret, pajak daerah

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:00 WIB
KOTA SAMARINDA

Pemkot Adakan Pemutihan dan Perpanjang Jatuh Tempo PBB-P2

Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:00 WIB
KABUPATEN LOMBOK UTARA

Cegah Pungli, Bayar Pajak dan Retribusi Bakal Nontunai

Rabu, 13 Oktober 2021 | 16:00 WIB
KABUPATEN KLATEN

Jangan Telat Lagi, Pemutihan Denda PBB Diperpanjang Sampai Akhir 2021

Rabu, 13 Oktober 2021 | 12:00 WIB
KOTA BENGKULU

Cegah Kebocoran Penerimaan, 100 Tapping Box Telah Dipasang

berita pilihan

Rabu, 27 Oktober 2021 | 10:30 WIB
REPUBLIK CEKO

Harga Listrik dan Gas Melonjak, PPN Dibebaskan Selama 2 Bulan

Rabu, 27 Oktober 2021 | 09:51 WIB
BANTUAN SOSIAL

Ada Bansos Lagi! Bantuan Rp300 Ribu Per Bulan Cair Akhir Tahun Ini

Rabu, 27 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Ini Strategi DJP dalam Awasi Kepatuhan Materiel Wajib Pajak

Rabu, 27 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 27 OKTOBER 2021 - 2 NOVEMBER 2021

Reli Penguatan Rupiah Terhadap Dolar AS Berlanjut

Rabu, 27 Oktober 2021 | 08:23 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Omzet Rp500 Juta Bebas Pajak Diharapkan Tidak Hanya Perkuat UMKM

Selasa, 26 Oktober 2021 | 18:09 WIB
UU HPP

Penggunaan Data Wajib Pajak Dipertegas di UU HPP, Ini Alasannya

Selasa, 26 Oktober 2021 | 18:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Pemerintah Didesak Hapus Skema Pink Tax, Diskriminasi bagi Perempuan

Selasa, 26 Oktober 2021 | 17:54 WIB
KP2KP MAMASA

Petugas Pajak Datangi WP, Ingatkan Soal Kewajiban Perpajakan

Selasa, 26 Oktober 2021 | 17:45 WIB
AMERIKA SERIKAT

Demokrat Usulkan Pajak Atas 'Unrealized Gains' Para Miliarder