Review
Kamis, 02 Desember 2021 | 14:57 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 Desember 2021 | 12:38 WIB
TAJUK PAJAK
Selasa, 30 November 2021 | 08:13 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Minggu, 28 November 2021 | 10:07 WIB
Kepala KPP Pratama Gianyar Moch. Luqman Hakim
Fokus
Data & Alat
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Rabu, 10 November 2021 | 07:33 WIB
KURS PAJAK 10-16 NOVEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Lapor LACK-11 ke Bea Cukai, Ini Cara Daftar Akun Portal Pengguna Jasa

A+
A-
2
A+
A-
2
Lapor LACK-11 ke Bea Cukai, Ini Cara Daftar Akun Portal Pengguna Jasa

SETIAP pemegang Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC) wajib menyampaikan laporan persediaan barang kenai cukai setiap 3 bulan ke Ditjen Bea dan Cukai. Laporan tersebut dikenal dengan LACK-11.

Sebelumnya, penyampaian laporan LACK-11 dilakukan secara langsung ke Kantor Bea dan Cukai. Namun, sejak adanya aplikasi Cukai Online, pengusaha barang kena cukai cukup mengerjakan laporan secara online. Setelah itu, kewajiban pelaporan beres.

Untuk dapat melakukan pengisian laporan LACK-11 secara online maka perlu mempunyai akun portal pengguna jasa terlebih dahulu.

Baca Juga: Dukung Ketahanan Energi, DJBC Berikan Sederet Fasilitas Kepabeanan

Jika belum memilikinya, Anda dapat terlebih dahulu membuka situs web customer.beacukai.go.id. Selanjutnya pilih menu ‘Pendaftaran User Baru’. Setelah itu akan tampil isian form yang perlu diisi. Pada pertanyaan ‘Jenis User Anda Adalah’ pilih jenis badan usaha yang dijalankan, seperti PT, Perseroan, CV, dan lainnya.

Pada isian ‘Identitas’ pilih NPWP 15 Digit. Setelah itu, masukan nomor Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) yang Anda miliki. Setelah itu, sistem akan secara otomatis mengisi nama perusahaan, alamat user, telepon, faksimile, dan alamat website.

Selanjutnya, ‘Alamat Email Pendaftaran’ diisi dengan alamat email aktif yang Anda miliki.

Baca Juga: Jenis-Jenis Audit Kepabeanan dan Cukai

Kemudian, pada kelompok ‘Data Yang Melakukan Pendaftaran’, isi pertanyaan ‘Nama PIC’ dengan nama penanggung jawab usaha yang dijalankan. Apabila itu adalah Anda sendiri maka isi nama Anda. Kemudian, isi pertanyaan ‘Alamat PIC’, ‘Telepon’, dan ‘Alamat Email PIC’ dengan data penanggung jawab usaha.

Kemudian, pada kelompok ‘Data Username dan Password’, isi pertanyaan ‘User Name’ dengan 6-12 karakter tanpa spasi. Pertanyaan ‘Password’ diisi dengan minimal 6 karakter dan kombinasi huruf besar, kecil, dan angka.

Isian atas pertanyaan ‘Konfirmasi Password’ diisi sama dengan password sebelumnya. Kemudian, pertanyaan ‘Key Code’ diisi dengan kode angka dan huruf yang ada pada gambar sebelahnya untuk menjamin keamanan data.

Baca Juga: Apa Itu Satgas Patroli Laut?

Apabila semua pertanyaan sudah diisi dan sesuai, klik ‘Submit.’ Lalu, akan muncul notifikasi ‘Registrasi User Berhasil Dilaksanakan’. Selanjutnya, buka email yang sebelumnya sudah didaftarkan untuk melakukan aktivasi akun portal pengguna jasa.

Selanjutnya, pada email, Anda klik tautan aktivasi akun. Lalu, akan muncul notifikasi ‘Form Aktivasi Akun’. Selanjutnya, Anda mengisi form ‘Pertanyaan’ dan ‘Jawaban’. Pengisian atas keduanya dibebaskan kepada Anda agar ketika lupa password atau terkena hack, akun dapat dipulihkan melalui pertanyaan dan jawaban tersebut.

Kemudian pilih menu ‘Aktifkan User’. Setelah itu, akun pengguna portal pengguna jasa sudah aktif dan terdaftar. Namun, Anda tidak bisa langsung melakukan pelaporan LACK-11. Anda masih perlu mendaftarkan akun Cukai Online terlebih dahulu. Hal itu akan dibahas dalam ulasan selanjutnya. Semoga bermanfaat. (zaka/kaw)

Baca Juga: Cara Lapor Pemanfaatan Penurunan Tarif PPh untuk Perusahaan Terbuka

Topik : tips pajak, tips perpajakan, tips, cukai, barang kena cukai, bea cukai, DJBC, LACK-11

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 22 November 2021 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK

Cara Pembetulan Laporan Realisasi PPh Final UMKM DTP

Minggu, 21 November 2021 | 12:00 WIB
POLANDIA

Tarif Cukai Rokok dan Minuman Beralkohol Naik Bertahap Mulai 2023

Jum'at, 19 November 2021 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK

Cara Lapor Realisasi Insentif PPh Pasal 25 PMK 149/2021 via DJP Online

berita pilihan

Senin, 06 Desember 2021 | 15:27 WIB
INSENTIF PAJAK

Serapan Insentif Perpajakan Sudah Lampaui Pagu, Ini Kata Airlangga

Senin, 06 Desember 2021 | 15:00 WIB
KOREA SELATAN

Pengenaan Pajak Keuntungan Modal atas Cryptocurrency Akhirnya Ditunda

Senin, 06 Desember 2021 | 14:30 WIB
TAIWAN

Tegas! Denda Maksimum Bagi Pengelak Pajak Dinaikkan 10 Kali Lipat

Senin, 06 Desember 2021 | 14:00 WIB
INGGRIS

Tarif PPh Badan Naik di 2023, Pengusaha Beri Warning Soal Ini

Senin, 06 Desember 2021 | 13:33 WIB
PENEGAKAN HUKUM

KPP Pratama Boyolali Lelang 2 Unit Apartemen Wajib Pajak

Senin, 06 Desember 2021 | 13:30 WIB
PROVINSI BENGKULU

Berlaku Hingga 31 Januari 2022, Pemprov Beri Diskon BBNKB untuk Mobil

Senin, 06 Desember 2021 | 13:00 WIB
BANGLADESH

Otoritas Pajak Minta Harga di Label Produk Sudah Termasuk PPN

Senin, 06 Desember 2021 | 12:30 WIB
ALBANIA

Berlaku Mulai Juli 2022, Ketentuan Penghasilan Kena Pajak Direvisi

Senin, 06 Desember 2021 | 12:00 WIB
ARAB SAUDI

Mulai Desember 2021, PKP Wajib Terbitkan Faktur Pajak Digital

Senin, 06 Desember 2021 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PERPAJAKAN

Dukung Ketahanan Energi, DJBC Berikan Sederet Fasilitas Kepabeanan