Review
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:06 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:15 WIB
STATISTIK PERTUKARAN INFORMASI
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Lantik Sekretaris BKF & 2 Direktur LPDP, Ini Pesan Sri Mulyani

A+
A-
13
A+
A-
13
Lantik Sekretaris BKF & 2 Direktur LPDP, Ini Pesan Sri Mulyani

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. 

JAKARTA, DDTCNews – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melantik Ayu Sukorini sebagai Sekretaris Badan Kebijakan Fiskal (BKF) menggantikan Basuki Purwadi yang diangkat sebagai Direktur Utama Lembaga Manajemen Aset Negara. Pelantikan dilakukan melalui video conference.

Sri Mulyani dalam sambutannya mengatakan 2020 adalah tahun yang sangat berbeda. Pasalnya, tanpa aba-aba semua dituntut untuk segera beradaptasi dengan cara kerja baru yang penuh tekanan dan harus mampu menavigasikan begitu banyak beban pekerjaan dengan lincah tanpa henti.

“Tidak ada banyak waktu untuk beristirahat karena harus sigap mengambil langkah-langkah penanganan pandemi dari sisi ekonomi dengan cepat untuk menjaga kehidupan masyarakat agar tidak semakin terpuruk,” ujarnya dalam keterangan resmi Kemenkeu, Selasa (19/5/2020).

Baca Juga: Investor Generasi Z Bertambah, Penjualan ORI-017 Tembus Rp18,3 Triliun

Menkeu menyampaikan pesan kepada Sekretaris BKF bahwa saat ini BKF memimpin penyusunan kebijakan pemulihan ekonomi nasional (PEN). BKF sebagai sebuah organisasi perlu diperkuat lagi untuk mendorong pengambilan kebijakan yang efektif dan efisien.

Pemetaan, pendayagunaan, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di BKF agar dilakukan secara lebih terencana dan terukur. Dari sisi infrastruktur pendukung perlu diperhatikan, baik yang tangible seperti manajemen pengetahuan dan sistem informasi, maupun yang intangible seperti pengelolaan hubungan dengan para pemangku kepentingan, masyarakat umum, dan termasuk media.

Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani juga melantik Dwi Larso sebagai Direktur Beasiswa dan Wisnu Sardjono Soenarso sebagai Direktur Fasilitas Riset dan Rehabilitasi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Baca Juga: Sri Mulyani Ubah PMK Subsidi Bunga UMKM, Peran BPKP Diperluas

Kepada Direktur Beasiswa dan Direktur Fasilitas Riset dan Rehabilitasi LPDP, Sri Mulyani mengatakan perlunya untuk terus-menerus melakukan investasi dan upaya untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia. Dana abadi yang dikelola LPDP saat ini semakin besar hinggalebih dari Rp51 triliun.

Besarnya dana ini, sambungnya, harus bisa menjadi sebuah jembatan untuk memperbaiki kualitas SDM Indonesia hari ini dan di masa-masa depan. Setiap rupiah yang dikelola dan dikeluarkan, lanjut Sri Mulyani, harus memberikan manfaat seluas-luasnya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menyampaikan di masa pandemi, salah satu bidang yang terdampak adalah pendidikan. Para pelajar dan mahasiswa belajar dari rumah. LPDP sebagai pemberi beasiswa, diminta untuk memastikan kepada para awardee yang tersebar di banyak negara agar tetap dapat memberikan kontribusi optimal dalam proses belajar.

Baca Juga: Wah, Nilai Aset Negara Naik Jadi Rp10,46 Kuadriliun

Menurutnya, di masa pandemi ini kepemimpinan akan selalu diuji dalam menyesuaikan diri dengan new normal. Menkeu juga berharap agar pandemi Covid-19 ini segera berlalu sehingga bisa segera mengejar ketertinggalan untuk menciptakan Indonesia yang semakin baik ke depan. (kaw)

Topik : BKF, LPDP, Kemenkeu, pelantikan, Sri Mulyani, Kemenkeu
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 07 Juli 2020 | 08:01 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:47 WIB
INSENTIF PAJAK
Jum'at, 03 Juli 2020 | 13:03 WIB
RENSTRA KEMENKEU 2020-2024
Jum'at, 03 Juli 2020 | 12:22 WIB
PMK 77/2020
berita pilihan
Senin, 13 Juli 2020 | 19:01 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 18:29 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 13 Juli 2020 | 18:25 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 18:00 WIB
KABUPATEN PROBOLINGGO
Senin, 13 Juli 2020 | 17:41 WIB
PPN PRODUK DIGITAL
Senin, 13 Juli 2020 | 17:15 WIB
INSENTIF PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 17:07 WIB
SURAT BERHARGA NEGARA
Senin, 13 Juli 2020 | 16:15 WIB
INSENTIF PAJAK