Review
Kamis, 02 Februari 2023 | 17:05 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 Februari 2023 | 08:00 WIB
MENDESAIN PAJAK NATURA DAN KENIKMATAN (4)
Selasa, 31 Januari 2023 | 11:45 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 31 Januari 2023 | 08:00 WIB
MENDESAIN PAJAK NATURA DAN KENIKMATAN (3)
Fokus
Data & Alat
Rabu, 01 Februari 2023 | 10:00 WIB
KMK 6/2023
Rabu, 01 Februari 2023 | 09:31 WIB
KURS PAJAK 1 FEBRUARI - 7 FEBRUARI 2023
Rabu, 25 Januari 2023 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 25 JANUARI - 31 JANUARI 2023
Rabu, 18 Januari 2023 | 09:03 WIB
KURS PAJAK 18 JANUARI - 24 JANUARI 2023
Reportase

Kriteria Penghasilan Lain yang Dapat Dikecualikan dari Objek Pajak

A+
A-
8
A+
A-
8
Kriteria Penghasilan Lain yang Dapat Dikecualikan dari Objek Pajak

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews – Melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 18/2021, pemerintah mengatur jenis-jenis penghasilan lain selain dividen yang dapat dikecualikan dari pengenaan pajak penghasilan (PPh).

Berdasarkan PMK 18/2021, penghasilan lain—berasal dari luar negeri—yang diterima oleh wajib pajak dalam negeri dapat dikecualikan dari objek PPh. Tentu, terdapat syarat dan kriteria yang harus dipenuhi wajib pajak.

“Penghasilan lain tersebut antara lain penghasilan setelah pajak dari suatu bentuk usaha tetap (BUT) di luar negeri atau penghasilan dari luar negeri yang tidak melalui BUT,” bunyi Pasal 25 ayat (2) PMK 18/2021, dikutip pada Kamis (10/11/2022).

Baca Juga: Pakai Jasa Konsultan Pajak, Lapor SPT Tahunan Hanya Bisa Elektronik

Penghasilan lain tersebut dapat dikecualikan dari objek PPh asalkan diinvestasikan atau digunakan untuk mendukung kegiatan usaha lainnya di wilayah Indonesia dalam jangka waktu tertentu atau minimal selama 3 tahun.

Merujuk pada Pasal 26 ayat (2) PMK 18/2021, penghasilan tersebut harus diinvestasikan paling sedikit 30% dari laba setelah pajak. Simak Ketentuan 'PMK 18/2021, Keterangan Ini Harus Ada dalam Faktur Pajak'

Apabila ternyata jumlah investasi kurang dari ketentuan tersebut maka selisih dari 30% laba setelah pajak tersebut dikurangi penghasilan setelah pajak dari BUT yang diinvestasikan di Indonesia dikenai PPh Pasal 17.

Baca Juga: Kriteria Jasa Angkutan Udara Dalam Negeri yang Dibebaskan dari PPN

Terdapat ketentuan tambahan untuk penghasilan lain non-BUT agar dapat dikecualikan dari objek PPh. Pertama, penghasilan berasal dari usaha aktif di luar negeri. Kedua, bukan penghasilan dari perusahaan yang dimiliki di luar negeri.

Melalui PMK tersebut, batas waktu investasi maksimal dilakukan akhir bulan ketiga untuk wajib pajak orang pribadi atau akhir bulan keempat untuk wajib pajak badan. Investasi paling singkat selama 3 tahun dan tidak boleh dialihkan, kecuali ke dalam bentuk investasi yang diatur sesuai dengan ketentuan.

Wajib pajak harus menyampaikan laporan realisasi investasi secara berkala sampai tahun ketiga sejak diterimanya penghasilan. Ketentuan syarat investasi tersebut dilakukan untuk mendorong tingkat pembagian laba usaha dan investasi di Indonesia. (Fikri/rig)

Baca Juga: Petinju Daud 'Cino' Yordan Titip Pesan ke Wajib Pajak, Apa Isinya?

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : pmk 18/2021, penghasilan lain, penghasilan dari luar negeri, BUT, pajak, nasional

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 03 Februari 2023 | 13:00 WIB
PER-26/PJ/2020

Publik Bisa Panggil Pegawai DJP untuk Bantu Isi SPT, Begini Caranya

Jum'at, 03 Februari 2023 | 12:00 WIB
EDUKASI PAJAK

Butuh Rangkuman UU Pajak Pasca Terbitnya Perpu 2/2022? Simak di Sini

Jum'at, 03 Februari 2023 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN EKONOMI

Jokowi Minta Pemda Turun Tangan Kendalikan Inflasi

Jum'at, 03 Februari 2023 | 11:07 WIB
KABUPATEN TRENGGALEK

Bupati Ini Ajak Warga Validasi NIK-NPWP Biar Urusan Pajak Lebih Mudah

berita pilihan

Sabtu, 04 Februari 2023 | 12:00 WIB
PP 55/2022

Begini Kriteria WP UMKM Bebas PPh Saat Terima Hibah atau Sumbangan

Sabtu, 04 Februari 2023 | 11:30 WIB
PER-02/PJ/2019

Pakai Jasa Konsultan Pajak, Lapor SPT Tahunan Hanya Bisa Elektronik

Sabtu, 04 Februari 2023 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Kriteria Jasa Angkutan Udara Dalam Negeri yang Dibebaskan dari PPN

Sabtu, 04 Februari 2023 | 10:30 WIB
SELEBRITAS

Petinju Daud 'Cino' Yordan Titip Pesan ke Wajib Pajak, Apa Isinya?

Sabtu, 04 Februari 2023 | 10:00 WIB
KP2KP KASONGAN

Giliran Kepala Sekolah Jadi Sasaran Sosialisasi Validasi NIK-NPWP

Sabtu, 04 Februari 2023 | 09:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

WP Pensiunan Tetap Wajib Lapor SPT Tahunan, Jangan Lupa Bukti Potong

Sabtu, 04 Februari 2023 | 09:00 WIB
KABUPATEN MUKOMUKO

DJP Surati Pemda, ASN Perlu Validasi NIK Paling Telat 28 Februari 2023

Sabtu, 04 Februari 2023 | 08:30 WIB
ADMINISTRASI KEPABEANAN

Apa Saja Jenis Keberatan Bidang Bea Cukai yang Bisa Diajukan Online?

Sabtu, 04 Februari 2023 | 08:25 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

Waspadai Penipu Mengaku Pegawai DJP, Simak Update Seleksi CHA Pajak

Sabtu, 04 Februari 2023 | 07:30 WIB
PROVINSI RIAU

Masih Ada Sampai Mei! Manfaatkan Keringanan PKB dan BBNKB