Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Kebocoran Pajak Diklaim Berkurang Signifikan

A+
A-
0
A+
A-
0

MALANG, DDTCNews — Sistem online pajak atau e-tax yang diterapkan Kota Malang sejak 2014 diklaim telah berhasil menurunkan tingkat kebocoran pajak secara signifikan. Untuk itu, Dinas Pendapatan Kota Malang akan terus memperluas sistem tersebut ke wajib pajak di wilayahnya.

Kepala Dispenda Kota Malang Ade Herawanto menyatakan sejak awal dirumuskan, pemberlakuan e-tax memang ditujukan antara lain untuk mengurangi tingkat kebocoran pajak. Dengan turunnya kebocoran itu, diharapkan penerimaan pajak pun dapat meningkat.

“Sistem online juga terbukti berhasil meningkatkan faktor trust masyarakat, karena mereka bisa mengakses informasi lengkap dan terperinci ke mana uang pajak itu lari. Jadi, e-tax telah memberikan manfaat bagi wajib pajak,” ujarnya dalam satu acara sosialiasi e-tax di Malang, pekan ini.

Baca Juga: Pemutihan PBB Malang Raup Rp4,4 Miliar

Pemasangan perangkat e-tax di Kota Malang dilakukan wajib pajak sejak 2014. Aplikasi ini terhubung secara online dengan sistem CMS (cash management system) Bank Rakyat Indonesia – Malang. Sistem ini diterapkan pada wajib pajak restoran, hotel, dan hiburan.

Menurut Ade, e-tax menjadikan pembayaran pajak menjadi lebih mudah. Wajib pajak juga diberikan ruang untuk memantau pembayaran pajak secara transparan. Saat ini, sambungnya seperti dikutip malangvoice.com, banyak wajib pajak yang telah memahami dan menerapkan sistem e-tax.

“Dari 150 orang yang hadir ke acara sosialisasi pajak ini, kira-kira separuhnya sudah paham, tahu, dan sudah melaksanakannya. Kesadaran ini perlu ditingkatkan terus. Dan kesadaran yang baik perlu diimbangi dengan pelayanan yang baik pula,” tambahnya.

Baca Juga: Makin Mudahkan Wajib Pajak, Pemkab Perbarui Apliaksi Sipanji

Pada kesempatan sama, Wakil Wali Kota Malang Sutiaji menekankan e-tax masih memerlukan perbaikan untuk memaksimalkan fungsinya sebagai fasilitas pembayaran pajak yang mudah bagi masyarakat. Untuk itu, dia menginstruksikan agar Dispenda Malang juga terus menyempurnakan sistem tersebut. (Bsi)

“Sistem online juga terbukti berhasil meningkatkan faktor trust masyarakat, karena mereka bisa mengakses informasi lengkap dan terperinci ke mana uang pajak itu lari. Jadi, e-tax telah memberikan manfaat bagi wajib pajak,” ujarnya dalam satu acara sosialiasi e-tax di Malang, pekan ini.

Baca Juga: Pemutihan PBB Malang Raup Rp4,4 Miliar

Pemasangan perangkat e-tax di Kota Malang dilakukan wajib pajak sejak 2014. Aplikasi ini terhubung secara online dengan sistem CMS (cash management system) Bank Rakyat Indonesia – Malang. Sistem ini diterapkan pada wajib pajak restoran, hotel, dan hiburan.

Menurut Ade, e-tax menjadikan pembayaran pajak menjadi lebih mudah. Wajib pajak juga diberikan ruang untuk memantau pembayaran pajak secara transparan. Saat ini, sambungnya seperti dikutip malangvoice.com, banyak wajib pajak yang telah memahami dan menerapkan sistem e-tax.

“Dari 150 orang yang hadir ke acara sosialisasi pajak ini, kira-kira separuhnya sudah paham, tahu, dan sudah melaksanakannya. Kesadaran ini perlu ditingkatkan terus. Dan kesadaran yang baik perlu diimbangi dengan pelayanan yang baik pula,” tambahnya.

Baca Juga: Makin Mudahkan Wajib Pajak, Pemkab Perbarui Apliaksi Sipanji

Pada kesempatan sama, Wakil Wali Kota Malang Sutiaji menekankan e-tax masih memerlukan perbaikan untuk memaksimalkan fungsinya sebagai fasilitas pembayaran pajak yang mudah bagi masyarakat. Untuk itu, dia menginstruksikan agar Dispenda Malang juga terus menyempurnakan sistem tersebut. (Bsi)

Topik : e-tax, kebocoran pajak, malang
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Selasa, 21 Juni 2016 | 18:35 WIB
DI YOGYAKARTA
Kamis, 14 Juli 2016 | 11:07 WIB
KOTA SAMARINDA
Kamis, 14 Juli 2016 | 12:02 WIB
KOTA MAKASSAR
Kamis, 14 Juli 2016 | 14:02 WIB
KOTA BANDAR LAMPUNG
berita pilihan
Senin, 02 Desember 2019 | 17:55 WIB
KABUPATEN TABANAN
Jum'at, 29 November 2019 | 19:12 WIB
KOTA DEPOK
Kamis, 28 November 2019 | 18:00 WIB
DKI JAKARTA
Kamis, 28 November 2019 | 12:07 WIB
SRI LANKA
Rabu, 27 November 2019 | 17:39 WIB
KOTA PEKANBARU
Rabu, 27 November 2019 | 13:05 WIB
KOTA BEKASI
Selasa, 26 November 2019 | 19:52 WIB
KABUPATEN BANTUL
Senin, 25 November 2019 | 18:38 WIB
DKI JAKARTA
Senin, 25 November 2019 | 17:08 WIB
KOTA BOGOR
Minggu, 24 November 2019 | 19:46 WIB
KOTA MALANG