FEB UNIVERSITAS SEBELAS MARET (UNS)

Hari Ini Berlangsung Talk Show Soal Peluang Karier oleh HMJA FEB UNS

Redaksi DDTCNews | Minggu, 22 Oktober 2023 | 11:07 WIB
Hari Ini Berlangsung Talk Show Soal Peluang Karier oleh HMJA FEB UNS

Founder DDTC Darussalam bersama peserta Talk Show Career Talk: Unlocking Your Dream Career for Your Brighter Future di UNS Tower, Minggu (22/10/2023).

SOLO, DDTCNews - Talk show bertajuk Career Talk: Unlocking Your Dream Career for Your Brighter Future digelar pada hari ini, Minggu (22/10/2023). Acara ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi (HMJA) Universitas Sebelas Maret (UNS) di Solo.

Talk Show yang didukung penuh oleh DDTC ini berlangsung selama setengah hari, sejak pagi hingga siang, dan dihadiri oleh 3 narasumber yang kompeten di bidangnya.

Ketiga narasumber tersebut meliputi Founder DDTC sekaligus penerima Penghargaan Alumni Berprestasi FEB UNS 2023 Darussalam, HR practitioner dan content creator Vina Muliana, serta Dosen FEB UNS sekaligus LPDP Awardee University of Western Australia Dila Maghrifani.

Baca Juga:
Kampus Ini Didanai APBN dan Non-APBN, KPP Beri Edukasi Aturan Pajaknya

Ketiga narasumber yang memiliki latar belakang berbeda tersebut akan membawakan materi sesuai dengan expertise-nya. Para narasumber memberikan insight yang menarik bagi seluruh peserta, baik mahasiswa ataupun masyarakat umum, tentang kiat-kiat dalam membangun karier setelah menempuh pendidikan formal ataupun informal.

Kesempatan kerja yang makin menantang saat ini mengharuskan para lulusan perguruan tinggi atau jenjang pendidikan lainnya untuk menyiapkan strategi jitu agar bisa membangun karier profesionalnya. Karenanya, ilmu yang dibagikan oleh ketiga narasumber seyogianya bisa menjadi modal yang baik bagi para peserta talk show untuk memasuki dunia kerja.

Wakil Dekan I FEB UNS Dwi Prasetyani mengatakan mahasiswa semestinya sudah mulai mempersiapkan diri untuk terjun ke dunia kerja sejak masih duduk di bangku kuliah. Setidaknya ada fokus yang bisa dipilih pascalulus nanti, yakni memilih berkarier sebagai profesional di perusahaan, melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, atau meniti usaha sendiri sebagai entrepreneur.

Baca Juga:
Peringati HUT ke-279 , Pemkot Adakan Pemutihan Pajak Bumi dan Bangunan

"Acara hari ini meramu ketiga opsi tersebut. Ada 3 narasumber yang bisa menjabarkan masing-masing fokus karier pascalulus nanti. Yang perlu dicatat, kinerja akademik bukan satu-satunya pedoman atau standar untuk melanjutkan karier," kata Dwi saat membuka talk show hari ini.

Dwi mengungkapkan, rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mahasiswa jurusan akuntansi FEB UNS adalah 3,66. Artinya, nilai rata-rata lulusannya juga cukup tinggi. Fakta ini membuat seorang lulusan FEB UNS tidak boleh hanya mengandalkan prestasi akademik, tetapi juga ketrampilan lain yang dibutuhkan dalam dunia kerja nantinya.

"Jadi kalau cuma mengandalkan IPK tidak cukup, karena memang rata-rata IPK lulusannya sudah tinggi. Harus ada value lain yang dimiliki," katanya.

Dwi mengapresiasi penyelenggaraan talk show hari ini. Dia juga berharap peserta bisa mengambil ilmu dan pelajaran dari ketiga narasumber yang hadir sehingga bisa membantu dalam mempersiapkan pilihan karier ke depannya. (sap)

Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Senin, 19 Februari 2024 | 12:00 WIB UNIVERSITAS SYIAH KUALA

Kampus Ini Didanai APBN dan Non-APBN, KPP Beri Edukasi Aturan Pajaknya

Minggu, 18 Februari 2024 | 17:00 WIB KOTA SURAKARTA

Peringati HUT ke-279 , Pemkot Adakan Pemutihan Pajak Bumi dan Bangunan

Kamis, 15 Februari 2024 | 17:02 WIB AGENDA PAJAK

Mau Ikut Webinar ADIT Asia Tenggara? Profesional DDTC Jadi Pembicara

BERITA PILIHAN
Sabtu, 24 Februari 2024 | 15:00 WIB CEKO

Tarif PPN Naik, Laju Konsumsi Minuman Ringan Merosot

Sabtu, 24 Februari 2024 | 14:45 WIB KPP PRATAMA TOLITOLI

Kantor Pajak Ramai-Ramai Didatangi Tentara, Ada Apa?

Sabtu, 24 Februari 2024 | 14:30 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Berapa Lama Balasan Lupa EFIN Masuk ke Email Kita? Ini Jawaban DJP

Sabtu, 24 Februari 2024 | 13:45 WIB PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

Realisasi PNBP Terkontraksi 5,3 Persen di Januari 2024, Ini Alasannya

Sabtu, 24 Februari 2024 | 13:00 WIB BEA CUKAI NUNUKAN

Berburu Rokok Ilegal, Bea Cukai Rutin Cek di Pasar-Pasar

Sabtu, 24 Februari 2024 | 12:30 WIB PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

Kemenkeu Siapkan 2 RPP Soal PNBP, Peraturan Lama akan Diharmonisasi

Sabtu, 24 Februari 2024 | 12:00 WIB INFOGRAFIS PAJAK

Mengingat Lagi Titik Awal Reformasi Pajak

Sabtu, 24 Februari 2024 | 11:30 WIB KEBIJAKAN KEPABEANAN

RI Tegas Tolak Moratorium Permanen Bea Masuk Barang Digital di KTM WTO

Sabtu, 24 Februari 2024 | 10:30 WIB KABUPATEN PASER

ASN di Daerah Penyangga IKN Diminta Jadi Teladan Kepatuhan Pajak

Sabtu, 24 Februari 2024 | 10:00 WIB PROVINSI DKI JAKARTA

Tarif Pajak Hiburan 40 Persen, DPRD Minta Pemprov DKI Tinjau Ulang