Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Gandeng DDTC, UMN Bakal Bedah Aspek Perpajakan bagi Industri Digital

1
1

JAKARTA, DDTCNews – Pesatnya perkembangan teknologi digital memberi dampak pada berbagai aspek, tidak terkecuali dalam dunia perpajakan.

Perlakuan pajak memang pada akhirnya harus mengikuti perkembangan teknologi digital. Namun, tidak hanya itu, perkembangan teknologi digital juga menuntut penyesuaian dari sisi proses bisnis maupun kompetensi sumber daya manusia (profesi) yang ada dalam dunia pajak.

Untuk membedah sekaligus memberikan pemahaman terkait hal tersebut, DDTC bekerja sama dengan Universitas Multimedia Nusantara (UMN) mengadakan kuliah umum bertajuk ‘Aspek Perpajakan bagi Industri Digital di Indonesia’.

Baca Juga: Wah, Instrumen BEAT & GILTI AS Berpotensi Jadi Standar Pajak Global

Kuliah umum ini menghadirkan tiga pembicara kunci (keynote speaker). Ketiganya adalah Wakil Rektor Bidang Hubungan dan Kerjasama UMN Muliawati G. Siswanto, Managing Partner DDTC Darussalam, dan Dekan Fakultas Bisnis UMN Budi Susanto.

Selanjutnya, pembicara utama dalam kuliah umum kali ini adalah Partner Tax Research & Training Services DDTC B. Bawono Kristiaji. Dia akan menjabarkan segala aspek perpajakan yang berkaitan langsung dengan industri digital.

Kuliah umum ini menjadi salah satu wujud komitmen DDTC untuk mengeliminasi asimetri informasi di bidang pajak, sekaligus membangun masyarakat melek pajak. Bersamaan dengan kuliah umum, DDTC dan UMN juga akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk meningkatkan saling keterhubungan antara ilmu dan praktik di bidang pajak.

Baca Juga: Tak Tunggu Solusi OECD, Negara Ini Susun Aturan Pajak Digital Sendiri

Acara ini akan diselenggarakan pada Jumat, 12 April 2018 mulai pukul 08.30 WIB. Kuliah umum dan penandatanganan MoU akan berlangsung di Function Hall, Gedung A Kampus UMN, Scientia Boulevard Gading Serpong, Tangerang.

Hingga saat ini, ada 11 perguruan tinggi di Indonesia yang telah memiliki MoU pendidikan dengan DDTC. Kesebelas perguruan tinggi itu adalah Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Diponegoro, Universitas Kristen Petra, Institut STIAMI, Universitas Sebelas Maret, Universitas Brawijaya, STHI Jentera, Universitas Kristen Maranatha, dan Universitas Muhammadiyah Sukabumi. (kaw)

Baca Juga: FEB UGM Gelar 'Tax Talk 2019' Bahas Pajak dan E-Business

Untuk membedah sekaligus memberikan pemahaman terkait hal tersebut, DDTC bekerja sama dengan Universitas Multimedia Nusantara (UMN) mengadakan kuliah umum bertajuk ‘Aspek Perpajakan bagi Industri Digital di Indonesia’.

Baca Juga: Wah, Instrumen BEAT & GILTI AS Berpotensi Jadi Standar Pajak Global

Kuliah umum ini menghadirkan tiga pembicara kunci (keynote speaker). Ketiganya adalah Wakil Rektor Bidang Hubungan dan Kerjasama UMN Muliawati G. Siswanto, Managing Partner DDTC Darussalam, dan Dekan Fakultas Bisnis UMN Budi Susanto.

Selanjutnya, pembicara utama dalam kuliah umum kali ini adalah Partner Tax Research & Training Services DDTC B. Bawono Kristiaji. Dia akan menjabarkan segala aspek perpajakan yang berkaitan langsung dengan industri digital.

Kuliah umum ini menjadi salah satu wujud komitmen DDTC untuk mengeliminasi asimetri informasi di bidang pajak, sekaligus membangun masyarakat melek pajak. Bersamaan dengan kuliah umum, DDTC dan UMN juga akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk meningkatkan saling keterhubungan antara ilmu dan praktik di bidang pajak.

Baca Juga: Tak Tunggu Solusi OECD, Negara Ini Susun Aturan Pajak Digital Sendiri

Acara ini akan diselenggarakan pada Jumat, 12 April 2018 mulai pukul 08.30 WIB. Kuliah umum dan penandatanganan MoU akan berlangsung di Function Hall, Gedung A Kampus UMN, Scientia Boulevard Gading Serpong, Tangerang.

Hingga saat ini, ada 11 perguruan tinggi di Indonesia yang telah memiliki MoU pendidikan dengan DDTC. Kesebelas perguruan tinggi itu adalah Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Diponegoro, Universitas Kristen Petra, Institut STIAMI, Universitas Sebelas Maret, Universitas Brawijaya, STHI Jentera, Universitas Kristen Maranatha, dan Universitas Muhammadiyah Sukabumi. (kaw)

Baca Juga: FEB UGM Gelar 'Tax Talk 2019' Bahas Pajak dan E-Business
Topik : UMN, DDTC, Universitas Multimedia Nusantara, pajak digital, agenda
artikel terkait
Jum'at, 29 Juli 2016 | 07:05 WIB
WIEF KE-12
Rabu, 25 April 2018 | 13:35 WIB
USKP II 2018
Jum'at, 28 September 2018 | 19:03 WIB
UJIAN SERTIFIKASI KONSULTAN PAJAK 2018
Selasa, 04 September 2018 | 16:02 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
berita pilihan
Rabu, 01 Maret 2017 | 16:52 WIB
WORKSHOP TRANSFER PRICING
Jum'at, 29 Juli 2016 | 07:05 WIB
WIEF KE-12
Senin, 19 Maret 2018 | 18:40 WIB
VOYAGE TO INDONESIA 2018
Selasa, 04 Oktober 2016 | 10:34 WIB
UNIVERSITAS TRISAKTI
Senin, 13 November 2017 | 19:25 WIB
UNIVERSITAS TARUMANEGARA
Minggu, 14 Oktober 2018 | 10:05 WIB
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
Kamis, 13 Oktober 2016 | 16:01 WIB
UNIVERSITAS NEGERI SEBELAS MARET
Jum'at, 24 Februari 2017 | 18:22 WIB
UNIVERSITAS NEGERI MALANG
Senin, 14 Januari 2019 | 10:20 WIB
UNIVERSITAS M.H. THAMRIN
Rabu, 03 Mei 2017 | 14:41 WIB
UNIVERSITAS KRISTEN PETRA