Review
Rabu, 19 Januari 2022 | 15:20 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 14:15 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:15 WIB
DIRJEN PERIMBANGAN KEUANGAN ASTERA PRIMANTO BHAKTI:
Fokus
Literasi
Rabu, 19 Januari 2022 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:45 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 17 Januari 2022 | 18:00 WIB
KAMUS BEA METERAI
Jum'at, 14 Januari 2022 | 21:24 WIB
PROFIL PAJAK KOTA PADANG
Data & Alat
Rabu, 19 Januari 2022 | 09:17 WIB
KURS PAJAK 19 JANUARI - 25 JANUARI 2022
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Senin, 03 Januari 2022 | 10:45 WIB
KMK 70/2021
Reportase
Perpajakan.id

Gaikindo Blakblakan Dampak Instan Insentif PPnBM Mobil pada Industri

A+
A-
1
A+
A-
1
Gaikindo Blakblakan Dampak Instan Insentif PPnBM Mobil pada Industri

Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi dalam paparannya. (tangkapan layar)

JAKARTA, DDTCNews - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyatakan insentif PPnBM memberikan dampak besar pada pemulihan industri otomotif.

Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi mengatakan insentif PPnBM ditanggung pemerintah (DTP) yang dimulai pada Maret 2021 terbukti berdampak positif pada penjualan mobil nasional. Gaikindo mencatat angka penjualan bulanan sebelum insentif berada di bawah 60.000 unit per bulan. Angka tersebut kemudian naik signifikan setelah PPnBM DTP berlaku.

"Dampak kebijakan PPnBM mobil di mulai Maret 2021 membuat penjualan berangsur pulih. Sampai September 2021 itu dekati masa normal sebanyak 85.000 unit," kata Yohannes dalam acara Economic Outlook 2022 pada Selasa (23/11/2021).

Baca Juga: Skema Insentif PPnBM Mobil DTP Berubah, Begini Catatan Gaikindo

Yohannes menjelaskan pemulihan industri otomotif sampai dengan September bergerak menuju pemulihan. Tingkat produksi naik 64,4%. Begitu juga dengan penjualan yang tumbuh 68,7% pada periode Januari 2021 hingga September 2021. Ekspor juga naik 33,5% dibandingkan periode sama tahun lalu.

Pada periode penerapan insentif PPnBM DTP angka penjualan mobil pada Maret-September 2021 mencapai 525.426 unit. Menurutnya, kenaikan tersebut imbas penerapan insentif pajak kepada konsumen.

"Momentum peningkatan penjualan mobil dengan PPnBM DTP harus mampu mempertahankan ekspektasi konsumen tetap tinggi, sehingga kinerja penjualan mobil tidak mengalami penurunan," terangnya.

Baca Juga: Insentif Pajak Mobil Diperpanjang, Menperin: Jaga Momentum Pemulihan

Yohannes menambahkan dampak lain yang dihasilkan insentif PPnBM DTP berlaku pada lapangan kerja. Menurutnya, manufaktur otomotif saat ini banyak membuka kesempatan kerja dengan porsi terbesar untuk kebutuhan produksi pada setiap pabrik.

"Industri otomotif saat ini banyak melakukan hire kembali pegawai untuk meningkatkan produksi di pabrik," imbuhnya. (sap)

Baca Juga: Bergerak Dinamis, Rupiah Kembali Menguat Terhadap Dolar AS
Topik : insentif pajak, insentif perpajakan, PPnBM, pajak kendaraan, insentif usaha, Gaikindo

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 12 Januari 2022 | 17:53 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pembebasan PPnBM Mobil Rp250 Juta, BKF Sesuaikan dengan Aturan Emisi

Rabu, 12 Januari 2022 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Sumbangan untuk Covid-19 Masih Bisa Jadi Pengurang Pajak, Ini Kata BKF

Rabu, 12 Januari 2022 | 15:01 WIB
KONSULTASI PAJAK

Dapat Fasilitas PPN Tidak Dipungut di Kawasan Berikat, Apa Syaratnya?

berita pilihan

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:30 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

DJP Luncurkan Buku Panduan Lengkap Cara Ikut PPS, Unduh di Sini

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:14 WIB
KANWIL DJP JAKARTA BARAT

PPS Diproyeksi Mampu Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Lapor SPT

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK

Cara Memperpanjang Waktu Penyampaian Tanggapan atas SPHP Pajak

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:39 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Catat! Kalau Sudah Rajin Bayar Pajak, Tak Perlu Ikut PPS

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:20 WIB
KONSULTASI PAJAK

Pembetulan SPT Masa PPh Unifikasi, Seperti Apa Risiko Sanksinya?

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:13 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL

Sri Mulyani Anggarkan Ibu Kota Baru di PEN 2022, DPR Beri Catatan

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:00 WIB
KANWIL DJP JAKARTA BARAT

Kanwil DJP Ini Bakal Manfaatkan PPS untuk Capai Target Setoran Pajak