Fokus
Data & Alat
Rabu, 12 Mei 2021 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 -25 MEI 2021
Rabu, 05 Mei 2021 | 14:32 WIB
STATISTIK TARIF PAJAK
Rabu, 05 Mei 2021 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 5 MEI - 11 MEI 2021
Selasa, 04 Mei 2021 | 16:30 WIB
KMK 25/2021
Komunitas
Sabtu, 15 Mei 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Rabu, 12 Mei 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 17:30 WIB
UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
Senin, 10 Mei 2021 | 10:18 WIB
UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
Reportase
Perpajakan.id

'Film Tax Collector Gambarkan Stigma Negatif pada Minoritas'

A+
A-
0
A+
A-
0
'Film Tax Collector Gambarkan Stigma Negatif pada Minoritas'

Salah satu adegan film Tax Collectors. (Foto: cinemablend.com)

JAKARTA, DDTCNews - Film terbaru aktor Shia LaBeouf yang berjudul Tax Collectors menimbulkan sejumlah kritik pedas setelah satu pekan cuplikan film sarat nuansa kekerasan tersebut rilis di Internet.

Kritik datang kartunis sekaligus produser TV Meksiko Lalo Alcaraz. Menurutnya tokoh utama dalam film yang bekerja sebagai pemungut pajak atas keuntungan operasi geng lokal tidak cocok diperankan oleh Shia LaBeouf.

Ia mengatakan pemilihan aktor kulit putih untuk film dengan latar kebudayaan latin Meksiko sarat isu stereotipe rasial. "Ayolah Hollywood, kami tidak membutuhkan ini sekarang," katanya melalui akun [email protected], seperti dikutip Jumat (10/7/2020).

Menurut Alcaraz, pemilihan aktor utama kulit putih yang terjebak keriuhan perang gangster orang kulit hitam dan latin menggambarkan stigma negatif pada kelompok minoritas. Film ini memperkuat stereotipe dan ketakutan warga kulit putih pada komunitas hispanik dan negro di Amerika Serikat.

Cuitan Lalo Alcaraz itu lalu ditanggapi sutradara film David Ayer. Menurutnya, pemilihan aktor utama tersebut murni kebutuhan plot cerita film dan tidak ada tendensi lain yang mengarah ke isu rasialisme. "Ini murni seorang pemuda dan satu-satunya karakter kulit putih dalam film," balas David.

Selain itu, David juga menepis saratnya sentimen rasial dalam film Tax Collectors. Sebagai sutradara, ia tumbuh di lingkungan inklusif dengan berbagai latar kebudayaan.

Menurutnya dia hanya menggambarkan bagaimana budaya jalanan terjadi di Amerika dan hal tersebut melibatkan banyak orang dari berbagai latar belakang kebudayaan.

"Saya tumbuh dewasa dalam lingkungan Chicano [budaya imigran Meksiko di AS] yang inklusif, dengan orang kulit putih, negro, dan Filipina bekerja bersama. Ini bagian dari budaya jalanan," terangnya seperti dilansir Metro.co.uk.

Seperti diketahui, film Tax Collectors berpusat kepada dua tokoh utama yakni David dan Creeper. Keduanya merupakan 'petugas pajak' bagi gengster bernama 'Wizard'. Dua tokoh ini memungut iuran dari keuntungan yang dihasilkan geng lokal di Los Angeles.

Situasi berubah drastis ketika gangster saingan 'Wizard' mencoba mengambil alih kendali. Pada situasi penuh kekacauan itu, David dengan sekuat tenaga melindungi hal paling penting untuknya. yakni keluarga. Film Tax Collectors dijadwalkan rilis pada awal Agustus khusus di bioskop AS. (Bsi)

Topik : film tax collectors, perang antargeng, Shia LaBeouf, Lalo Alcaraz
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
berita pilihan
Senin, 17 Mei 2021 | 08:07 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Minggu, 16 Mei 2021 | 15:01 WIB
THAILAND
Minggu, 16 Mei 2021 | 14:01 WIB
KABUPATEN SRAGEN
Minggu, 16 Mei 2021 | 13:01 WIB
PAJAK KENDARAAN
Minggu, 16 Mei 2021 | 12:01 WIB
PENINDAKAN HUKUM
Minggu, 16 Mei 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 16 Mei 2021 | 10:01 WIB
INSENTIF PAJAK DAERAH
Minggu, 16 Mei 2021 | 09:01 WIB
KOTA DEPOK
Minggu, 16 Mei 2021 | 08:01 WIB
EDUKASI PAJAK