Berita
Rabu, 03 Maret 2021 | 11:45 WIB
PROVINSI KEPULAUAN RIAU
Rabu, 03 Maret 2021 | 11:30 WIB
KABUPATEN SUMENEP
Rabu, 03 Maret 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Rabu, 03 Maret 2021 | 10:40 WIB
PERLUASAN OBJEK CUKAI
Review
Selasa, 02 Maret 2021 | 09:40 WIB
OPINI PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 10:30 WIB
TAJUK PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 09:00 WIB
ANALISIS PAJAK
Rabu, 24 Februari 2021 | 16:39 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 03 Maret 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 3 MARET - 9 MARET 2021
Senin, 01 Maret 2021 | 10:15 WIB
KMK 13/2021
Rabu, 24 Februari 2021 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 24 FEBRUARI - 2 MARET 2021
Minggu, 21 Februari 2021 | 09:00 WIB
STATISTIK MUTUAL AGREEMENT PROCEDURE
Komunitas
Rabu, 03 Maret 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Selasa, 02 Maret 2021 | 11:10 WIB
BUTET KARTAREDJASA:
Minggu, 28 Februari 2021 | 08:01 WIB
MOHAMAD FERIADI:
Sabtu, 27 Februari 2021 | 08:30 WIB
KOMIK PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Cara Mengajukan Penetapan Wajib Pajak Non-Efektif Lewat Contact Center

A+
A-
22
A+
A-
22
Cara Mengajukan Penetapan Wajib Pajak Non-Efektif Lewat Contact Center

MENONAKTIFKAN Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atau menjadi wajib pajak nonefektif (NE) adalah status saat wajib pajak dikecualikan dari pengawasan administrasi rutin dan kewajiban lapor SPT. Artinya, wajib pajak yang biasanya kena pajak penghasilan tidak perlu lagi melaporkan SPT.

Menonaktifkan NPWP berbeda dengan menghapuskan NPWP. Jika menonaktifkan, NPWP bisa aktif kembali dengan NPWP lama. Namun, jika menghapuskan, NPWP akan mati permanen, sehingga untuk aktif kembali NPWP harus dibuat lagi.

Tentu, terdapat kriteria yang harus dipenuhi untuk bisa ditetapkan sebagai wajib pajak nonefektif. Berdasarkan Peraturan Dirjen Pajak PER-04/PJ/2020, setidaknya terdapat 11 kriteria wajib pajak yang dapat menjadi wajib pajak nonefektif.

Baca Juga: Cara Mengisi SPT Tahunan dengan Formulir 1770 SS

Untuk kriteria orang pribadi yang dapat menjadi wajib pajak nonefektif antara lain seperti wajib pajak yang melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas yang secara nyata sudah tidak lagi melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas.

Lalu, wajib pajak yang tidak melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas dan penghasilannya di bawah penghasilan tidak kena pajak (PTKP) dan wajib pajak yang memiliki penghasilan di bawah PTKP, tetapi memiliki NPWP.

Nah, DDTCNews kali ini akan menjelaskan cara mudah mengajukan penetapan sebagai wajib pajak nonefektif melalui contact center seperti Kring Pajak melalui nomor telepon 1500200 atau melalui saluran live chat Kring Pajak pada situs web www.pajak.go.id.

Baca Juga: Cara Mengganti Nomor Ponsel di DJP Online

Pengajuan permohonan penetapan wajib pajak nonefektif harus dilampiri dengan surat pernyataan wajib pajak nonefektif dan dokumen pendukung yang menunjukkan bahwa wajib pajak memenuhi kriteria.

Selain itu, juga harus melampirkan dokumen elektronik dan afirmasi atau pernyataan secara sungguh-sungguh atas permohonan penetapan wajib pajak noefektif yang disampaikan melalui layanan yang ditentukan oleh Ditjen Pajak.

Apabila permohonan dari wajib pajak bersangkutan terkait dengan penetapan wajib pajak nonefektif tersebut telah diterima secara lengkap, otoritas pajak nantinya akan mengirimkan bukti penerimaan elektronik (BPE).

Baca Juga: Cara Mendapatkan Insentif Pajak UMKM 2021

Wajib pajak nantinya akan melewati proses validasi identitas. Data yang divalidasi untuk wajib pajak orang pribadi antara lain seperti NPWP, nama, NIK, alamat tempat tinggal, e-mail, nomor telepon, tahun pajak, status, dan nominal SPT Tahunan OP terakhir yang dilaporkan.

Setelah itu, Kepala KPP dan pejabat yang ditunjuk oleh Dirjen Pajak melakukan penelitian terhadap kesesuaian permohonan dengan ketentuan yang ada. Apabila sesuai, otoritas akan menerbitkan surat pemberitahuan penetapan wajib pajak nonefektif.

Jika tak sesuai, otoritas akan menerbitkan surat penolakan penetapan wajib pajak nonefektif. Adapun keputusan dari otoritas pajak tersebut diterbitkan paling lama lima hari kerja setelah Kepala KPP atau pejabat yang ditunjuk oleh Dirjen Pajak menebitkan BPE.

Baca Juga: Cara Mudah Cari Peraturan Perpajakan

Nanti, Kepala KPP atau pejabat yang ditunjuk Dirjen Pajak akan menyampaikan keputusan melalui cara yaitu melalui e-mail yang telah terdaftar di Ditjen Pajak, langsung, pos, atau melalui perusahaan jasa ekspedisi.

Untuk diingat, layanan Kring Pajak tersedia pada hari dan jam kerja (Senin s.d. Jumat, pukul 08.00—16.00 WIB). Selesai. (Bsi)

Baca Juga: Cara Memperpanjang Waktu Pelaporan SPT Tahunan bagi WP Badan
Topik : Cara Mengajukan Penetapan Wajib Pajak Non-Efektif Lewat Contact Center, tips pajak
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 04 Januari 2021 | 16:15 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 01 Januari 2021 | 15:01 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 30 Desember 2020 | 14:01 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 28 Desember 2020 | 17:44 WIB
TIPS PAJAK
berita pilihan
Rabu, 03 Maret 2021 | 11:45 WIB
PROVINSI KEPULAUAN RIAU
Rabu, 03 Maret 2021 | 11:30 WIB
KABUPATEN SUMENEP
Rabu, 03 Maret 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Rabu, 03 Maret 2021 | 10:40 WIB
PERLUASAN OBJEK CUKAI
Rabu, 03 Maret 2021 | 10:30 WIB
PENEGAKAN HUKUM
Rabu, 03 Maret 2021 | 09:40 WIB
KERJA SAMA INTERNASIONAL
Rabu, 03 Maret 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 3 MARET - 9 MARET 2021
Rabu, 03 Maret 2021 | 09:01 WIB
PERLUASAN OBJEK CUKAI