Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

BI: Dampak ke Ekonomi Domestik Terbatas

0
0

JAKARTA, DDTCNews – Ketahanan ekonomi Indonesia diyakini mampu menjaga perekonomian domestik dari dampak hasil referendum di Inggris. Menurut Bank Indonesia (BI), keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) berdampak relatif terbatas pada perekonomian domestik, baik di pasar keuangan maupun kegiatan perdagangan dan investasi.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara mengatakan di tengah terjadinya pelemahan di pasar uang Eropa dan Asia, nilai tukar rupiah di pasar keuangan domestik relatif stabil.

Pasar saham Indonesia juga mengalami koreksi relatif terbatas, terutama jika dibandingkan dengan negara-negara peers seperti India, Thailand dan Korea Selatan. Selain di pasar keuangan, dalam jangka menengah, dampak Brexit melalui jalur perdagangan juga diyakini relatif terbatas.

Baca Juga: IMF: Penundaan Brexit Perpanjang Ketidakpastian

“Pangsa ekspor Indonesia ke Inggris hanya sekitar 1,0% dari total ekspor Indonesia. Meskipun demikian, dampak lanjutan dari terganggunya hubungan perdagangan UK-Eropa perlu dicermati, mengingat pangsa ekspor Indonesia ke Eropa (di luar Inggris) mencapai 11,4% pada tahun 2015,” jelas Tirta dalam keterangan resminya pada Minggu (26/06).

Lebih lanjut ia menerangkan, dampak Brexit pada kinerja investasi di Indonesia juga diprediksi terbatas. Dalam lima tahun terakhir, pangsa penanaman modal asing langsung dari Inggris terhadap total penanaman modal asing di Indonesia tercatat di bawah 10%.

“Ke depan, Bank Indonesia akan terus mencermati potensi risiko yang muncul dari hasil referendum di Inggris,” katanya.

Baca Juga: Hampir Sepertiga Miliarder Inggris Tinggalkan Negaranya, Mengapa?

Selain itu, BI juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk memonitor perkembangan perekonomian global, serta tetap mendukung langkah-langkah pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui penguatan stimulus pertumbuhan dan percepatan implementasi reformasi struktural. (Amu)

Pasar saham Indonesia juga mengalami koreksi relatif terbatas, terutama jika dibandingkan dengan negara-negara peers seperti India, Thailand dan Korea Selatan. Selain di pasar keuangan, dalam jangka menengah, dampak Brexit melalui jalur perdagangan juga diyakini relatif terbatas.

Baca Juga: IMF: Penundaan Brexit Perpanjang Ketidakpastian

“Pangsa ekspor Indonesia ke Inggris hanya sekitar 1,0% dari total ekspor Indonesia. Meskipun demikian, dampak lanjutan dari terganggunya hubungan perdagangan UK-Eropa perlu dicermati, mengingat pangsa ekspor Indonesia ke Eropa (di luar Inggris) mencapai 11,4% pada tahun 2015,” jelas Tirta dalam keterangan resminya pada Minggu (26/06).

Lebih lanjut ia menerangkan, dampak Brexit pada kinerja investasi di Indonesia juga diprediksi terbatas. Dalam lima tahun terakhir, pangsa penanaman modal asing langsung dari Inggris terhadap total penanaman modal asing di Indonesia tercatat di bawah 10%.

“Ke depan, Bank Indonesia akan terus mencermati potensi risiko yang muncul dari hasil referendum di Inggris,” katanya.

Baca Juga: Hampir Sepertiga Miliarder Inggris Tinggalkan Negaranya, Mengapa?

Selain itu, BI juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk memonitor perkembangan perekonomian global, serta tetap mendukung langkah-langkah pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui penguatan stimulus pertumbuhan dan percepatan implementasi reformasi struktural. (Amu)

Topik : dampak brexit, brexit, ekonomid domestik
artikel terkait
Senin, 08 April 2019 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 15 Juni 2018 | 18:05 WIB
KREDIT PAJAK
Rabu, 06 Maret 2019 | 11:54 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Kamis, 31 Januari 2019 | 17:33 WIB
INSENTIF FISKAL
berita pilihan
Sabtu, 03 November 2018 | 13:40 WIB
WORLDWIDE TAX SYSTEM
Kamis, 22 November 2018 | 16:19 WIB
WORLD TRANSFER PRICING
Jum'at, 25 Agustus 2017 | 12:05 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
Selasa, 10 Oktober 2017 | 16:01 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
Selasa, 02 Agustus 2016 | 20:02 WIB
WIEF KE-12
Selasa, 11 April 2017 | 14:01 WIB
WAMENKEU:
Senin, 05 Juni 2017 | 13:52 WIB
VIETNAM
Rabu, 15 Agustus 2018 | 10:40 WIB
VAT REFUND
Kamis, 16 Agustus 2018 | 17:11 WIB
VAT REFUND
Jum'at, 27 Juli 2018 | 14:59 WIB
UU PNBP