APBN 2026

Sisa 2 Bulan, Kemenkeu Kejar Pendapatan Rp600 Triliun

[DDTCNews] Muhamad Wildan
Rabu, 04 November 2026 | 14.00 WIB
Sisa 2 Bulan, Kemenkeu Kejar Pendapatan Rp600 Triliun
<p>Menteri Keuangan Suahasil Nazara.</p>

JAKARTA, DDTCNews - Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pihaknya akan menggunakan 2 bulan yang tersisa pada 2026 untuk mengoptimalkan pendapatan dan belanja negara.

Suahasil mengatakan pemerintah membutuhkan tambahan pendapatan negara senilai lebih dari Rp600 triliun dan membelanjakan anggaran sekitar Rp990 triliun untuk memenuhi target yang termuat dalam APBN 2026.

"Semuanya on track untuk pendapatan dan belanja. Kira-kira untuk pendapatan negara kami harus mengumpulkan lagi November–Desember ini sekitar Rp600 triliun lebih dan untuk belanja negara masih sekitar Rp990 triliun akan dibelanjakan," ujar Suahasil, dikutip pada Rabu (4/11/2026).

Meski terdapat target belanja yang perlu direalisasikan, Suahasil mengatakan kementerian dan lembaga (K/L) telah diminta merealisasikan belanja secara efisien dan dengan tata kelola yang baik agar output belanja bisa tercapai.

"Dua bulan terakhir seperti biasa namanya operasi APBN itu kalau di akhir tahun biasanya itu ngegas lebih cepat, lebih besar. Itu silakan tetapi harus tetap efisien, harus tetap dalam tata kelola yang baik, dan tentu harus dilakukan sesuai dengan target output yang dicanangkan ketika meminta anggaran tersebut," ujar Suahasil.

Pada saat yang sama, Suahasil mengatakan pihaknya akan mencari tambahan penerimaan guna memenuhi target pendapatan negara pada APBN 2026.

Sebagai informasi, realisasi pendapatan negara hingga September 2026 tercatat mencapai Rp2.341,5 triliun, bertumbuh 25,5% bila dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Realisasi pendapatan hingga September 2026 terdiri atas penerimaan pajak senilai Rp1.847,7 triliun, kepabeanan dan cukai senilai Rp240,1 triliun, dan PNBP senilai Rp492,3 triliun.

Adapun belanja negara tercatat bertumbuh sebesar 19% dengan realisasi senilai Rp2.660,5 triliun. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.