Berita
Jum'at, 25 Juni 2021 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN
Jum'at, 25 Juni 2021 | 09:34 WIB
SE-08/PP/2021
Jum'at, 25 Juni 2021 | 08:14 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Kamis, 24 Juni 2021 | 19:09 WIB
REVISI UU KUP
Fokus
Data & Alat
Rabu, 23 Juni 2021 | 10:02 WIB
KURS PAJAK 23 JUNI 2021-29 JUNI 2021
Senin, 21 Juni 2021 | 11:15 WIB
STATISTIK TARIF PAJAK
Kamis, 17 Juni 2021 | 18:50 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Rabu, 16 Juni 2021 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 16 JUNI 2021-22 JUNI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Apakah Pembelian Parsel Lebaran Dapat Dibebankan Secara Fiskal?

A+
A-
6
A+
A-
6
Apakah Pembelian Parsel Lebaran Dapat Dibebankan Secara Fiskal?

Pertanyaan:
PERKENALKAN, nama saya Firman. Saya adalah staf pajak perusahaan pabrikan suku cadang kendaraan bermotor di Jakarta. Perusahaan kami mengirimkan parsel Lebaran para karyawan yang telah bekerja di atas 10 tahun.

Pertanyaan saya, apakah biaya pembelian parsel Lebaran dapat dibebankan secara fiskal? Kemudian, apakah parsel Lebaran tersebut dianggap sebagai penghasilan bagi karyawan yang menerima?

Firman, Jakarta.

Jawaban:
TERIMA kasih Bapak Firman atas pertanyaannya. Dalam ketentuan perpajakan, parsel Lebaran merupakan natura atau kenikmatan karena diberikan bukan dalam bentuk uang sesuai dengan Penjelasan Pasal 4 ayat (3) huruf d UU PPh sebagai berikut:

“Penggantian atau imbalan dalam bentuk natura atau kenikmatan berkenaan dengan pekerjaan atau jasa merupakan tambahan kemampuan ekonomis yang diterima bukan dalam bentuk uang. Penggantian atau imbalan dalam bentuk natura seperti beras, gula, dan sebagainya, dan imbalan dalam bentuk kenikmatan, seperti penggunaan mobil, rumah, dan fasilitas pengobatan....”

Adapun pembebanan natura atau kenikmatan sebagai pengurang penghasilan bruto diatur dalam Pasal 9 ayat (1) huruf e UU PPh yang berbunyi:

“Untuk menentukan besarnya Penghasilan Kena Pajak bagi Wajib Pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap tidak boleh dikurangkan:
....

  1. penggantian atau imbalan sehubungan dengan pekerjaan atau jasa yang diberikan dalam bentuk natura dan kenikmatan, kecuali penyediaan makanan dan minuman bagi seluruh pegawai serta penggantian atau imbalan dalam bentuk natura dan kenikmatan di daerah tertentu dan yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan yang diatur dengan atau berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan;”

Selanjutnya, ketentuan mengenai natura atau kenikmatan sebagai penghasilan diatur dalam Pasal 4 ayat (3) huruf d UU PPh yang berbunyi:

“Yang dikecualikan dari objek pajak adalah:
....

  1. penggantian atau imbalan sehubungan dengan pekerjaan atau jasa yang diterima atau diperoleh dalam bentuk natura dan/atau kenikmatan dari Wajib Pajak atau Pemerintah, kecuali yang diberikan oleh bukan Wajib Pajak, Wajib Pajak yang dikenakan pajak secara final atau Wajib Pajak yang menggunakan norma penghitungan khusus (deemed profit) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15;”

Dari ketentuan-ketentuan di atas, dapat disimpulkan pemberian parsel Lebaran tidak dapat dibebankan secara fiskal, sedangkan bagi penerimanya bukan merupakan penghasilan.

Demikian jawaban kami. Semoga membantu. (kaw)

(Disclaimer)
Topik : konsultasi pajak, konsultasi, parsel lebaran, biaya fiskal, penghasilan, UU PPh
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 28 Mei 2021 | 08:03 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Kamis, 27 Mei 2021 | 19:30 WIB
UKRAINA
Rabu, 26 Mei 2021 | 14:01 WIB
KAMUS PPh
berita pilihan
Jum'at, 25 Juni 2021 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN
Jum'at, 25 Juni 2021 | 09:34 WIB
SE-08/PP/2021
Jum'at, 25 Juni 2021 | 08:14 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Kamis, 24 Juni 2021 | 19:09 WIB
REVISI UU KUP
Kamis, 24 Juni 2021 | 19:00 WIB
PENEGAKAN HUKUM
Kamis, 24 Juni 2021 | 18:35 WIB
SPANYOL
Kamis, 24 Juni 2021 | 18:30 WIB
KABUPATEN CIAMIS
Kamis, 24 Juni 2021 | 18:20 WIB
KABUPATEN MEMPAWAH
Kamis, 24 Juni 2021 | 18:05 WIB
KABUPATEN SANGGAU
Kamis, 24 Juni 2021 | 18:00 WIB
AUDIT KEUANGAN NEGARA