Review
Jum'at, 23 Juli 2021 | 09:15 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 15 Juli 2021 | 15:09 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 10:30 WIB
DIREKTUR PENYULUHAN, PELAYANAN, DAN HUMAS DJP NEILMALDRIN NOOR:
Rabu, 14 Juli 2021 | 09:20 WIB
PERSPEKTIF
Fokus
Data & Alat
Rabu, 21 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 21 JULI 2021-27 JULI 2021
Kamis, 15 Juli 2021 | 18:15 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 13:30 WIB
KURS PAJAK 14 JULI 2021-20 JULI 2021
Rabu, 07 Juli 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 7 JULI 2021-13 JULI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Airlangga: UU Cipta Kerja Akan Bantu RI Masuk 5 Besar Ekonomi Dunia

A+
A-
0
A+
A-
0
Airlangga: UU Cipta Kerja Akan Bantu RI Masuk 5 Besar Ekonomi Dunia

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat membacakan keterangan presiden atas uji materi UU Cipta Kerja di hadapan Hakim Mahkamah Konstitusi, Kamis (17/6/2021).

JAKARTA, DDTCNews – Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut implementasi UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja akan membantu Indonesia mewujudkan cita-cita menjadi 5 besar negara dengan ekonomi terbesar dunia pada 2045.

Airlangga mengatakan UU Cipta Kerja akan menarik banyak investasi dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat. Dalam jangka panjang, ia meyakini UU tersebut akan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Diharapkan dapat mencapai indonesia untuk masuk dalam 5 besar ekonomi dunia di tahun 2045," katanya saat membacakan keterangan presiden atas uji materi UU Cipta Kerja di hadapan Hakim Mahkamah Konstitusi, Kamis (17/6/2021).

Baca Juga: Mendag Lutfi Sebut Carbon Border Tax Bakal Ganggu Perdagangan Dunia

Setidaknya terdapat empat sasaran dari pengesahan UU Cipta Kerja. Pertama, menciptakan 2,7 juta-3 juta lapangan kerja baru per tahun. Penambahan lapangan kerja diharapkan mampu menampung 9,29 juta orang yang tidak atau belum bekerja.

Kedua, kenaikan upah yang pertumbuhannya sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan produktivitas pekerja. Saat ini, produktivitas Indonesia berada pada tingkat 74,4%, di bawah rata-rata negara-negara Asean yang mencapai 78,2%.

Ketiga, meningkatkan investasi hingga 6,6—7% untuk membangun usaha baru atau pengembangan usaha existing sehingga menambah lapangan kerja baru, meningkatkan kesejahteraan pekerja, dan konsumsi masyarakat tumbuh 5,4—5,6%.

Baca Juga: Awasi Kinerja Keuangan Daerah, Kemendagri Bikin Aplikasi Khusus

Keempat, pemberdayaan UMKM dan koperasi untuk meningkatkan kontribusi UMKM terhadap PDB menjadi 65% dan kontribusi koperasi terhadap PDB menjadi 5,5%. "PDB [2045] akan sebesar US$7 triliun dengan pendapatan perkapita Rp27 juta per bulan," ujar Airlangga. (rig)

Topik : menko perekonomian airlangga hartarto, UU Cipta kerja, Mahkamah Konstitusi, nasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

berita pilihan

Selasa, 27 Juli 2021 | 19:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Mendag Lutfi Sebut Carbon Border Tax Bakal Ganggu Perdagangan Dunia

Selasa, 27 Juli 2021 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Awasi Kinerja Keuangan Daerah, Kemendagri Bikin Aplikasi Khusus

Selasa, 27 Juli 2021 | 18:13 WIB
PELAYANAN PAJAK

DJP: 3 Layanan Elektronik Ini Tidak Dapat Diakses Sementara

Selasa, 27 Juli 2021 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN BEA MASUK

Ekspor Produk Kayu Ini Bebas Bea Masuk Antidumping ke India

Selasa, 27 Juli 2021 | 17:54 WIB
CHINA

China Tolak Rencana Pengenaan Carbon Border Tax

Selasa, 27 Juli 2021 | 16:36 WIB
KOTA BALIKPAPAN

Mulai Bulan Depan, Penagihan Pajak Digencarkan

Selasa, 27 Juli 2021 | 16:30 WIB
KANWIL DJP BALI

Kemplang Pajak Lewat Bitcoin, Pengusaha Dihukum 2,5 Tahun Penjara

Selasa, 27 Juli 2021 | 16:00 WIB
KABUPATEN MALANG

Apresiasi Pembayar Pajak, Pemkot Adakan Acara Bagi-Bagi Hadiah