Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Ada Potensi Rp2.000 Triliun Masuk ke RI

0
0

JAKARTA, DDTCNews – Undang-Undang (UU) Pengampunan pajak telah disahkan oleh DPR. Kini realisasinya tinggal menunggu pemerintah melalui Kementerian Keuangan untuk segera merilis aturan turunan dari UU Pengampunan Pajak tersebut.

Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanandi mengatakan aturan berupa Peraturan Menteri Keuangan (PMK) akan keluar pada pekan ini atau pekan depan.

“Sosialisasi baru akan dilaksanakan di pertengahan Agustus 2016. Adapun PMK yang bakal dikeluarkan menjadi stimulus bagi dana yang masuk sehingga memiliki ruang yang fleksibel untuk dimanfaatkan,” ujarnya.

Baca Juga: Penerimaan Perpajakan 5 Tahun Terakhir Hanya Tumbuh 7,2%, Kok Bisa?

Dana-dana yang akan masuk ke Indonesia, ‎diakui Sofjan, bisa digunakan membeli Surat Berharga Indonesia (SBI) dan lain-lain. Oleh karena itu, banyak keuntungan yang bisa digunakan dari tax amnesty tersebut.

"Ada prosedurnya bagaimana supaya UKM-UKM bisa dapat‎ fasilitas dari tax amnesty itu, juga instrumen yang lain yang bisa dimasukkan, bagaimana capital market pakai instrumen, perbankan juga pakai in‎strumen menggerakan ekonomi itu karena dia kan menambah modal," ungkap Sofjan.

Setelah dijalankan, lanjut Sofjan, dana yang bisa ditarik ke Indonesia dari luar negeri diprediksi akan terealisasi pada Agustus-September 2016.

Baca Juga: Pakistan akan Terapkan Tax Amnesty

Sofjan menambahkan, pelaksanaan UU Tax Amnesty yang sebentar lagi dijalani akan meraup dana segar yang datang dari luar negeri ke Indonesia sebesar Rp2.000 triliun. "Menurut saya yang bisa masuk minimal bisa dipakai Rp2.000 triliun," tutur Sofjan.

"Deposito republik ini ada Rp4.200 triliun yang ada di perbankan Indonesia. Setengah punya pemerintah, tapi menurut saya ada Rp1.000 triliun di dalam negeri yang belum dimasukkan ke dalam SPT, karena mereka ada risiko bayar pajak deposito 15%, jadi memilih tidak dimasukkan di SPT," pungkas Sofjan. (Amu)

Baca Juga: DPR: Relaksasi Ini Seharusnya Dijalankan Setelah Tax Amnesty

“Sosialisasi baru akan dilaksanakan di pertengahan Agustus 2016. Adapun PMK yang bakal dikeluarkan menjadi stimulus bagi dana yang masuk sehingga memiliki ruang yang fleksibel untuk dimanfaatkan,” ujarnya.

Baca Juga: Penerimaan Perpajakan 5 Tahun Terakhir Hanya Tumbuh 7,2%, Kok Bisa?

Dana-dana yang akan masuk ke Indonesia, ‎diakui Sofjan, bisa digunakan membeli Surat Berharga Indonesia (SBI) dan lain-lain. Oleh karena itu, banyak keuntungan yang bisa digunakan dari tax amnesty tersebut.

"Ada prosedurnya bagaimana supaya UKM-UKM bisa dapat‎ fasilitas dari tax amnesty itu, juga instrumen yang lain yang bisa dimasukkan, bagaimana capital market pakai instrumen, perbankan juga pakai in‎strumen menggerakan ekonomi itu karena dia kan menambah modal," ungkap Sofjan.

Setelah dijalankan, lanjut Sofjan, dana yang bisa ditarik ke Indonesia dari luar negeri diprediksi akan terealisasi pada Agustus-September 2016.

Baca Juga: Pakistan akan Terapkan Tax Amnesty

Sofjan menambahkan, pelaksanaan UU Tax Amnesty yang sebentar lagi dijalani akan meraup dana segar yang datang dari luar negeri ke Indonesia sebesar Rp2.000 triliun. "Menurut saya yang bisa masuk minimal bisa dipakai Rp2.000 triliun," tutur Sofjan.

"Deposito republik ini ada Rp4.200 triliun yang ada di perbankan Indonesia. Setengah punya pemerintah, tapi menurut saya ada Rp1.000 triliun di dalam negeri yang belum dimasukkan ke dalam SPT, karena mereka ada risiko bayar pajak deposito 15%, jadi memilih tidak dimasukkan di SPT," pungkas Sofjan. (Amu)

Baca Juga: DPR: Relaksasi Ini Seharusnya Dijalankan Setelah Tax Amnesty
Topik : tax amnesty, pengampunan pajak, repatriasi dana
artikel terkait
Senin, 08 April 2019 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 15 Juni 2018 | 18:05 WIB
KREDIT PAJAK
Rabu, 06 Maret 2019 | 11:54 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Kamis, 31 Januari 2019 | 17:33 WIB
INSENTIF FISKAL
berita pilihan
Senin, 03 Oktober 2016 | 20:23 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Selasa, 04 Oktober 2016 | 17:55 WIB
INSENTIF PENDIDIKAN
Selasa, 13 September 2016 | 14:15 WIB
KINERJA BUMN
Senin, 03 Juli 2017 | 10:30 WIB
STRATEGI MAKRO
Minggu, 31 Juli 2016 | 12:19 WIB
FASILITAS IMPOR
Selasa, 18 April 2017 | 17:49 WIB
KETENTUAN PP 18 TAHUN 2015
Senin, 08 Mei 2017 | 16:57 WIB
KEUANGAN PUBLIK
Selasa, 11 April 2017 | 14:01 WIB
WAMENKEU:
Rabu, 18 Oktober 2017 | 17:29 WIB
DESENTRALISASI FISKAL
Selasa, 13 September 2016 | 13:01 WIB
SHORTFALL PAJAK