Fokus
Literasi
Jum'at, 03 Juli 2020 | 17:05 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:00 WIB
PROFIL PAJAK PROVINSI SUMATRA BARAT
Jum'at, 03 Juli 2020 | 15:10 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 03 Juli 2020 | 11:15 WIB
TIPS PAJAK
Data & alat
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:26 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Rabu, 01 Juli 2020 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 1 JULI-7 JULI 2020
Selasa, 30 Juni 2020 | 14:14 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Minggu, 28 Juni 2020 | 15:12 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Tersedak Koin

A+
A-
0
A+
A-
0
Tersedak Koin

Ilustrasi. (healthfully.com)

SUATU sore seorang ayah pergi ke sebuah minimarket diikuti anak laki-lakinya yang baru 10 tahun. Sambil berjalan, anak itu bermain memutar koin Rp1.000-an di udara dan menangkapnya dengan giginya. Di terus mengulanginya sampai tiba di depan minimarket.

Tiba-tiba seorang bapak tinggi besar keluar dari pintu depan minimarket dengan tergesa-gesa dan menabrak si bocah. Kaget dengan kejadian itu, si bocah tanpa sadar memasukkan koin Rp1.000-an tadi langsung ke mulutnya dan nyangkut di tenggorokannya.

Dia pun langsung tersedak dengan wajah yang mulai membiru. Melihat kejadian itu, Ayahnya mulai panik, lalu berteriak-teriak minta tolong. Keributan itu pun didengar seorang pria paruh baya berbaju rapi yang sedang duduk ngopi dan membaca koran di kedai sebelah minimarket.

Baca Juga: Soal Insentif Pajak Covid-19, DJP: Masih Ada WP yang Belum Tahu

Pria ini kemudian meletakkan cangkir kopinya, melipat koran dengan rapi dan meletakkannya di atas meja. Dia bangkit dari tempat duduknya segera menghampiri bocah tersebut. Ia lalu memegang leher bocah itu dengan hati-hati, lalu menepuk-nepuk punggungnya beberapa kali.

Ajaib. Setelah beberapa detik, bocah itu tersentak-sentak dengan keras dan batuk menyemburkan koin Rp1.000-an, yang langsung ditangkapnya. Tanpa mengucapkan apapun, ia lalu menyerahkan koin Rp1.000 itu ke sang ayah, dan kembali berjalan ke kursinya di kedai kopi.

Setelah memeriksa anaknya dan yakin tidak ada efek buruk yang berkepanjangan, sang ayah pun bergegas menghampiri pria itu dan mulai mengucapkan terima kasih kepadanya.

Baca Juga: Bersiap, AR DJP Sudah Mulai Jalankan Penelitian SPT Tahunan PPh Anda

“Aku belum pernah melihat orang melakukan hal seperti itu sebelumnya. Itu fantastis! Saya tidak tahu caranya berterima kasih kepada Anda. Apakah Anda seorang dokter?”

“Oh, astaga, tidak,” jawab pria itu sambil meletakkan korannya. “Tidak, aku bukan dokter. Aku pemeriksa pajak,” katanya santai sambil menyeruput kopi. (Bsi)

Baca Juga: DJP Mulai Lakukan Penelitian SPT Tahunan PPh Wajib Pajak
Topik : anekdot pajak, fiskus, humor pajak, ditjen pajak
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 30 Juni 2020 | 08:45 WIB
PER-12/PJ/2020
Selasa, 30 Juni 2020 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Selasa, 30 Juni 2020 | 07:30 WIB
PER-12/PJ/2020
Selasa, 30 Juni 2020 | 07:00 WIB
PER-12/PJ/2020
berita pilihan
Sabtu, 04 Juli 2020 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN
Sabtu, 04 Juli 2020 | 07:01 WIB
PROVINSI PAPUA BARAT
Sabtu, 04 Juli 2020 | 06:01 WIB
PPN LAYANAN DIGITAL
Jum'at, 03 Juli 2020 | 19:03 WIB
SE-014/PP/2020
Jum'at, 03 Juli 2020 | 17:33 WIB
HARI PAJAK 14 JULI
Jum'at, 03 Juli 2020 | 17:32 WIB
KENORMALAN BARU
Jum'at, 03 Juli 2020 | 17:05 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:48 WIB
PER-12/PJ/2020
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:47 WIB
INSENTIF PAJAK
Jum'at, 03 Juli 2020 | 16:15 WIB
LAYANAN PAJAK