Review
Rabu, 28 Oktober 2020 | 10:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:14 WIB
KONSULTASI PAJAK
Jum'at, 16 Oktober 2020 | 17:13 WIB
ANALISIS PAJAK
Rabu, 14 Oktober 2020 | 14:17 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:21 WIB
KURS PAJAK 28 OKTOBER - 3 NOVEMBER 2020
Selasa, 27 Oktober 2020 | 17:06 WIB
STATISTIK PAJAK DIGITAL
Rabu, 21 Oktober 2020 | 17:02 WIB
STATISTIK SISTEM PAJAK
Rabu, 21 Oktober 2020 | 09:24 WIB
KURS PAJAK 21 OKTOBER - 27 OKTOBER 2020
Komunitas
Kamis, 29 Oktober 2020 | 18:15 WIB
13 TAHUN DDTC
Kamis, 29 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Kamis, 29 Oktober 2020 | 09:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Reportase

Tersedak Koin

A+
A-
0
A+
A-
0
Tersedak Koin

Ilustrasi. (healthfully.com)

SUATU sore seorang ayah pergi ke sebuah minimarket diikuti anak laki-lakinya yang baru 10 tahun. Sambil berjalan, anak itu bermain memutar koin Rp1.000-an di udara dan menangkapnya dengan giginya. Di terus mengulanginya sampai tiba di depan minimarket.

Tiba-tiba seorang bapak tinggi besar keluar dari pintu depan minimarket dengan tergesa-gesa dan menabrak si bocah. Kaget dengan kejadian itu, si bocah tanpa sadar memasukkan koin Rp1.000-an tadi langsung ke mulutnya dan nyangkut di tenggorokannya.

Dia pun langsung tersedak dengan wajah yang mulai membiru. Melihat kejadian itu, Ayahnya mulai panik, lalu berteriak-teriak minta tolong. Keributan itu pun didengar seorang pria paruh baya berbaju rapi yang sedang duduk ngopi dan membaca koran di kedai sebelah minimarket.

Baca Juga: Mulai Besok, Pelayanan Tatap Muka DJP Tutup 3 Hari

Pria ini kemudian meletakkan cangkir kopinya, melipat koran dengan rapi dan meletakkannya di atas meja. Dia bangkit dari tempat duduknya segera menghampiri bocah tersebut. Ia lalu memegang leher bocah itu dengan hati-hati, lalu menepuk-nepuk punggungnya beberapa kali.

Ajaib. Setelah beberapa detik, bocah itu tersentak-sentak dengan keras dan batuk menyemburkan koin Rp1.000-an, yang langsung ditangkapnya. Tanpa mengucapkan apapun, ia lalu menyerahkan koin Rp1.000 itu ke sang ayah, dan kembali berjalan ke kursinya di kedai kopi.

Setelah memeriksa anaknya dan yakin tidak ada efek buruk yang berkepanjangan, sang ayah pun bergegas menghampiri pria itu dan mulai mengucapkan terima kasih kepadanya.

Baca Juga: Agar Adil, DJP Tidak Hanya Awasi Wajib Pajak Strategis

“Aku belum pernah melihat orang melakukan hal seperti itu sebelumnya. Itu fantastis! Saya tidak tahu caranya berterima kasih kepada Anda. Apakah Anda seorang dokter?”

“Oh, astaga, tidak,” jawab pria itu sambil meletakkan korannya. “Tidak, aku bukan dokter. Aku pemeriksa pajak,” katanya santai sambil menyeruput kopi. (Bsi)

Baca Juga: Ada Acara Online Tax Corner Soal Pemajakan Ekonomi Digital, Tertarik?
Topik : anekdot pajak, fiskus, humor pajak, ditjen pajak
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Sabtu, 17 Oktober 2020 | 12:31 WIB
INSENTIF PAJAK
Jum'at, 16 Oktober 2020 | 18:10 WIB
PELAYANAN PAJAK
Kamis, 15 Oktober 2020 | 11:15 WIB
PENDIDIKAN PROFESI PAJAK
Rabu, 14 Oktober 2020 | 13:32 WIB
PMK 135/2020
berita pilihan
Kamis, 29 Oktober 2020 | 18:15 WIB
13 TAHUN DDTC
Kamis, 29 Oktober 2020 | 15:00 WIB
KOTA MALANG
Kamis, 29 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Kamis, 29 Oktober 2020 | 13:01 WIB
KABUPATEN BULELENG
Kamis, 29 Oktober 2020 | 12:00 WIB
MALAYSIA
Kamis, 29 Oktober 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Kamis, 29 Oktober 2020 | 10:00 WIB
EKONOMI DIGITAL
Kamis, 29 Oktober 2020 | 09:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Kamis, 29 Oktober 2020 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Kamis, 29 Oktober 2020 | 07:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH