Review
Minggu, 07 Maret 2021 | 08:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP JAWA TIMUR II LUSIANI:
Jum'at, 05 Maret 2021 | 08:55 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 03 Maret 2021 | 15:50 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 02 Maret 2021 | 09:40 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Jum'at, 05 Maret 2021 | 17:54 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 03 Maret 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 3 MARET - 9 MARET 2021
Senin, 01 Maret 2021 | 10:15 WIB
KMK 13/2021
Rabu, 24 Februari 2021 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 24 FEBRUARI - 2 MARET 2021
Reportase
Perpajakan.id

Tersedak Koin

A+
A-
0
A+
A-
0
Tersedak Koin

Ilustrasi. (healthfully.com)

SUATU sore seorang ayah pergi ke sebuah minimarket diikuti anak laki-lakinya yang baru 10 tahun. Sambil berjalan, anak itu bermain memutar koin Rp1.000-an di udara dan menangkapnya dengan giginya. Di terus mengulanginya sampai tiba di depan minimarket.

Tiba-tiba seorang bapak tinggi besar keluar dari pintu depan minimarket dengan tergesa-gesa dan menabrak si bocah. Kaget dengan kejadian itu, si bocah tanpa sadar memasukkan koin Rp1.000-an tadi langsung ke mulutnya dan nyangkut di tenggorokannya.

Dia pun langsung tersedak dengan wajah yang mulai membiru. Melihat kejadian itu, Ayahnya mulai panik, lalu berteriak-teriak minta tolong. Keributan itu pun didengar seorang pria paruh baya berbaju rapi yang sedang duduk ngopi dan membaca koran di kedai sebelah minimarket.

Baca Juga: Hanya 4% SPT Tahunan yang Dilaporkan Secara Manual

Pria ini kemudian meletakkan cangkir kopinya, melipat koran dengan rapi dan meletakkannya di atas meja. Dia bangkit dari tempat duduknya segera menghampiri bocah tersebut. Ia lalu memegang leher bocah itu dengan hati-hati, lalu menepuk-nepuk punggungnya beberapa kali.

Ajaib. Setelah beberapa detik, bocah itu tersentak-sentak dengan keras dan batuk menyemburkan koin Rp1.000-an, yang langsung ditangkapnya. Tanpa mengucapkan apapun, ia lalu menyerahkan koin Rp1.000 itu ke sang ayah, dan kembali berjalan ke kursinya di kedai kopi.

Setelah memeriksa anaknya dan yakin tidak ada efek buruk yang berkepanjangan, sang ayah pun bergegas menghampiri pria itu dan mulai mengucapkan terima kasih kepadanya.

Baca Juga: ‘Sekarang Bayar Pajak Jadi Enggak Ragu’

“Aku belum pernah melihat orang melakukan hal seperti itu sebelumnya. Itu fantastis! Saya tidak tahu caranya berterima kasih kepada Anda. Apakah Anda seorang dokter?”

“Oh, astaga, tidak,” jawab pria itu sambil meletakkan korannya. “Tidak, aku bukan dokter. Aku pemeriksa pajak,” katanya santai sambil menyeruput kopi. (Bsi)

Baca Juga: Dapat Untung dari Transaksi Bitcoin, Perlu Lapor di SPT? Ini Kata DJP
Topik : anekdot pajak, fiskus, humor pajak, ditjen pajak
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 03 Maret 2021 | 12:05 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 03 Maret 2021 | 08:20 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Selasa, 02 Maret 2021 | 18:22 WIB
PELAPORAN SPT
Selasa, 02 Maret 2021 | 16:15 WIB
INSENTIF PAJAK
berita pilihan
Senin, 08 Maret 2021 | 19:51 WIB
PELAPORAN SPT
Senin, 08 Maret 2021 | 19:17 WIB
AMERIKA SERIKAT
Senin, 08 Maret 2021 | 17:45 WIB
PRANCIS
Senin, 08 Maret 2021 | 17:42 WIB
DIDIET MAULANA:
Senin, 08 Maret 2021 | 17:22 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Senin, 08 Maret 2021 | 17:15 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 08 Maret 2021 | 17:00 WIB
PROVINSI BENGKULU
Senin, 08 Maret 2021 | 16:56 WIB
PELAPORAN SPT
Senin, 08 Maret 2021 | 16:19 WIB
PEMERIKSAAN PAJAK (4)