Review
Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:26 WIB
TAJUK
Selasa, 04 Agustus 2020 | 09:19 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 30 Juli 2020 | 11:01 WIB
OPINI EKONOMI
Selasa, 28 Juli 2020 | 10:27 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 18:15 WIB
PERPAJAKAN INTERNASIONAL
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 18:01 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 16:11 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 14:50 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & alat
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:54 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 05 Agustus 2020 | 08:57 WIB
KURS PAJAK 5 AGUSTUS-11 AGUSTUS 2020
Selasa, 04 Agustus 2020 | 16:12 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PERPAJAKAN
Minggu, 02 Agustus 2020 | 16:00 WIB
STATISTIK PAJAK KEKAYAAN
Reportase

Terawan Terbitkan Protokol Pengawasan Pelaku Perjalanan Laut dan Udara

A+
A-
1
A+
A-
1
Terawan Terbitkan Protokol Pengawasan Pelaku Perjalanan Laut dan Udara

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/hp.
 

JAKARTA, DDTCNews—Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menerbitkan protokol pengawasan pelaku perjalanan dalam negeri di bandara dan pelabuhan menyusul dibukanya sektor-sektor publik secara bertahap.

Protokol tersebut diatur dalam Surat Edaran No. HK.02.01/MENKES/382/2020. Protokol ini juga untuk melengkapi upaya pemerintah membuka kembali daerah dan sektor publik secara bertahap yang berimplikasi pada peningkatan mobilitas masyarakat.

“Diharapkan dapat meminimalisasi risiko dan dampak pandemi Covid-19 dalam perjalanan dalam negeri di bandar udara dan pelabuhan,” kata Menteri Kesehatan dikutip dari Setkab, Jumat 3/7/2020).

Baca Juga: Siap-Siap! Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang IV Dibuka Besok

Dalam surat edaran tersebut, terdapat sembilan yang harus diperhatikan dalam rangka menuju masyarakat produktif dan aman dari penularan Covid-19. Pertama, seluruh penumpang dan awak transportasi udara dan laut dalam keadaan sehat.

Penumpang dan awak moda transportasi harus menggunakan masker, sering mencuci tangan pakai sabun atau memakai hand sanitizer, menjaga jarak satu sama lain, memakai pelindung mata/wajah, dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Kedua, penumpang dan awak moda transportasi harus memiliki kartu kewaspadaan sehat dan surat keterangan hasil pemeriksaan RT-PCR negative atau rapid test antigen yang berlaku paling lama 14 hari sejak surat keterangan diterbitkan.

Baca Juga: DJBC Fasilitasi Hibah Impor Alat Kesehatan dari Pemerintah Australia

Ketiga, harus memiliki surat keterangan pemeriksaan RT-PCR atau pemeriksaan rapid test yang diterbitkan fasilitas kesehatan milik pemerintah atau swasta yang ditetapkan oleh dinas kesehatan daerah kabupaten/kota.

Keempat, jika dinas kesehatan kabupaten/kota belum bisa menerbitkan surat keterangan pemeriksaan RT-PCR dan surat keterangan pemeriksaan rapid test, kedua test dapat dilakukan di tempat lainnya.

Misal, rumah sakit rujukan Penyakit Infeksi Emerging tertentu atau laboratorium pemeriksa Covid-19 yang ditetapkan oleh Menkes. Lalu, rumah sakit/laboratorium lain milik pemerintah pusat atau pemerintah daerah.

Baca Juga: Segera Kirimkan Nomor Rekening! Gaji Tambahan Cair September Ini

Kemudian, bisa juga dilakukan di rumah sakit atau klinik yang bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan yang melaksanakan pelayanan penerbitan International Certificate of Vaccination (ICV).

Kelima, kartu kewaspadaan kesehatan atau Health Alert Card (HAC) dapat diperoleh melalui aplikasi e-HAC dengan mengakses melalui inahac.kemkes.go.id, dan diisi saat keberangkatan baik secara elektronik maupun nonelektronik.

Keenam, penumpang wajib menunjukkan surat keterangan hasil pemeriksaan RT-PCR negatif atau rapid test antigen kepada operator moda transportasi/agen perjalanan secara elektronik maupun nonelektronik, dan telah mengisi HAC.

Baca Juga: Tangani Pandemi Corona, Negara Ini Perkenalkan Pajak Solidaritas

Ketujuh, petugas kantor kesehatan pelabuhan di bandar udara atau pelabuhan keberangkatan melakukan kegiatan antara lain pemeriksaan suhu tubuh terhadap penumpang dan awak alat angkut.
Lalu, validasi surat keterangan hasil pemeriksaan RT-PCR negatif atau rapid test antigen milik penumpang dan awak alat angkut dengan cara membubuhkan paraf dan stempel di sudut kanan atas.

Kemudian, petugas juga harus memastikan kartu kewaspadaan kesehatan atau Health Alert Card (HAC) secara elektronik maupun nonelektronik telah diisi oleh penumpang atau awak alat angkut.

Kedelapan, petugas kantor kesehatan pelabuhan di bandar udara atau pelabuhan kedatangan melakukan kegiatan antara lain pemeriksaan suhu tubuh terhadap penumpang dan awak alat angkut dan verifikasi kartu HAC elektronik maupun nonelektronik penumpang.

Baca Juga: Ini Daftar Negara Dengan Tarif Pajak Properti Paling Tinggi di Eropa

Kesembilan, dinas kesehatan daerah provinsi/kabupaten/kota dapat mengakses informasi kedatangan pelaku perjalanan dalam negeri yang melalui bandara atau pelabuhan ke wilayahnya melalui aplikasi e-HAC. (rig)

Topik : protokol pengawasan, transportasi umum, kenormalan baru, menteri kesehatan, nasional
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 05 Agustus 2020 | 15:54 WIB
PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 05 Agustus 2020 | 15:30 WIB
TURKI
Rabu, 05 Agustus 2020 | 13:26 WIB
ARAB SAUDI
Rabu, 05 Agustus 2020 | 12:00 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
berita pilihan
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 06:01 WIB
PMK 89/2020
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 19:02 WIB
PP 44/2020
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 19:00 WIB
BANTUAN SOSIAL
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 18:15 WIB
PERPAJAKAN INTERNASIONAL
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 18:01 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 17:15 WIB
LAYANAN BEA CUKAI
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 16:46 WIB
BANTUAN SOSIAL
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 16:20 WIB
AMERIKA SERIKAT
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 16:12 WIB
WEBINAR SERIES DDTC