Berita
Kamis, 06 Agustus 2020 | 18:00 WIB
KABUPATEN JEMBRANA
Kamis, 06 Agustus 2020 | 17:28 WIB
WEBINAR SERIES DDTC
Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:31 WIB
PENANAMAN MODAL
Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:30 WIB
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Review
Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:26 WIB
TAJUK
Selasa, 04 Agustus 2020 | 09:19 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 30 Juli 2020 | 11:01 WIB
OPINI EKONOMI
Selasa, 28 Juli 2020 | 10:27 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 05 Agustus 2020 | 08:57 WIB
KURS PAJAK 5 AGUSTUS-11 AGUSTUS 2020
Selasa, 04 Agustus 2020 | 16:12 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PERPAJAKAN
Minggu, 02 Agustus 2020 | 16:00 WIB
STATISTIK PAJAK KEKAYAAN
Jum'at, 31 Juli 2020 | 15:15 WIB
STATISTIK REZIM PAJAK
Komunitas
Kamis, 06 Agustus 2020 | 18:46 WIB
UNIVERSITAS MULIA
Kamis, 06 Agustus 2020 | 14:00 WIB
DISKUSI PERPAJAKAN
Rabu, 05 Agustus 2020 | 10:05 WIB
DDTC PODTAX
Minggu, 02 Agustus 2020 | 10:30 WIB
FAQIH RUSDIANA
Reportase

Super Tax Deduction untuk Kegiatan Vokasi dan Litbang

A+
A-
2
A+
A-
2
Super Tax Deduction untuk Kegiatan Vokasi dan Litbang

Ilustrasi. 

JAKARTA, DDTCNews – Pemerintah merilis payung hukum pemberian insentif pajak berupa super tax deduction yang ditujukan untuk kegiatan vokasi serta penelitian dan pengembangan (litbang) tertentu di Indonesia. Beleid resmi ini diteken Presiden RI Joko Widodo pada akhir Juni 2019.

Pemberian fasilitas fiskal tersebut diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 45/2019. Payung hukum yang baru ini merupakan revisi atas PP No. 94/2010 tentang Penghitungan Penghasilan Kena Pajak dan Pelunasan Pajak Penghasilan dalam Tahun Berjalan.

Pada dasarnya, PP 45/2019 mengatur empat kategori insentif pajak. Pertama, beleid ini mengatur tentang insentif tax holiday atau pembebasan atau pengurangan pajak penghasilan (PPh) untuk wajib pajak badan. Wajib pajak badan yang melakukan penanaman modal baru yang merupakan industri pionir dan tidak mendapatkan fasilitas Pasal 31A Undang-Undang (UU) PPh dapat diberikan fasilitas tax holiday menurut Pasal 18 ayat (5) UU Penanaman Modal.

Baca Juga: Fasilitas PPh Pasal 21 untuk Pegawai RS Selama Pandemi Covid-19

Kedua, tax allowance untuk wajib pajak badan yang melakukan penanaman modal baru atau perluasan usaha di sektor padat karya dan belum mendapatkan fasilitas insentif Pasal 31A UU PPh. Untuk wajib pajak ini diberikan insentif pajak berupa pengurangan penghasilan neto sebesar 60% dari jumlah penanaman modal berupa aktiva tetap berwujud termasuk tanah yang digunakan untuk kegiatan usaha.

Ketiga, insentif super tax deduction untuk pelaku usaha yang menyelenggarakan kegiatan praktik kerja dan pemagangan alias vokasi. Wajib pajak ini dapat diberikan pengurangan penghasilan bruto paling tinggi 200% dari jumlah biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan praktik kerja, pemagangan, dan/ atau pembelajaran.

Keempat, insentif super tax deduction untuk wajib pajak badan dalam negeri yang melakukan kegiatan litbang tertentu di Indonesia. Pelaku usahakriteria ini dapat diberikan pengurangan penghasilan bruto paling tinggi 300% dari jumlah biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan litbang tertentu di Indonesia yang dibebankan dalam jangka waktu tertentu.

Baca Juga: Efek Corona, Menitipkan Anak Bisa Bebas Pajak dan Dapat Subsidi

Terbitnya kebijakan insentif super tax deduction ini patut diapresiasi. Pemberian insentif super deductible tax untuk kegiatan vokasi dan litbang ini selaras dengan tujuan pemerintah dalam meningkatkan daya saing ekonomi dan mempercepat peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) Indonesia, terutama dalam menyongsong revolusi industri 4.0.

Secara prinsip, insentif super tax deduction bagi vokasi dan litbang adalah jenis insentif pajak berbasis biaya (cost-based tax incentive). Singkatnya insentif baru diperoleh ketika wajib pajak melakukan suatu kegiatan tertentu yang umumnya enggan dilakukan karena memberikan beban tambahan bagi wajib pajak. Oleh karena itu, cost-based tax incentive sering dianggap lebih efektif dalam mendorong suatu aktivitas karena beban biaya tersebut secara langsung bisa dijadikan pengurang penghasilan bruto.

Selain itu, pemberian insentif pajak untuk kegiatan vokasi merupakan langkah baru yang sangat strategis guna mengembangkan kompetensi SDM Indonesia. Insentif serupa juga sudah banyak dilakukan di Eropa dengan sebutan insentif VET (vocational, education and training).

Baca Juga: Dapat PPh Pasal 21 DTP, Apakah Boleh Diakui Jadi Milik Perusahaan?

Insentif yang sama juga dibutuhkan untuk meningkatkan kegiatan litbang di Indonesia mengingat rasio biaya litbang terhadap PDB di Indonesia kurang dari 0.1% atau lebih rendah dari rata-rata dunia sebesar 2.2% ataupun rata-rata negara berpendapatan menengah-rendah sekitar 0.6% (data world bank). Selain itu, insentif ini mendorong kegiatan litbang sekaligus menjamin banyaknya kekayaan intelektual serta penguasaan teknologi dalam negeri.

Kendati demikian, dalam mendesain ketentuan insentif super tax deduction untuk vokasi dan litbang ini, ada beberapa hal yang perlu diatur lebih jelas, seperti mengenai definisi yang jelas tentang kriteria wajib pajak yang menjadi target insentif, persyaratan dan jangka waktu penerapan insentif, mekanisme pengajuan serta aspek administratif lainnya. Pelaku usaha pun kini menunggu terbitnya aturan teknis dari PP 45/2019 ini.

Baca Juga: Ekonomi Kuartal II Terkontraksi, Diskon Angsuran PPh Pasal 25 Ditambah
Topik : insentif pajak, riset, R&D, super tax deduction
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 04 Agustus 2020 | 09:19 WIB
OPINI PAJAK
Selasa, 04 Agustus 2020 | 09:10 WIB
KONSULTASI
Selasa, 04 Agustus 2020 | 08:01 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Senin, 03 Agustus 2020 | 16:49 WIB
EFEK VIRUS CORONA
berita pilihan
Kamis, 06 Agustus 2020 | 18:46 WIB
UNIVERSITAS MULIA
Kamis, 06 Agustus 2020 | 18:00 WIB
KABUPATEN JEMBRANA
Kamis, 06 Agustus 2020 | 17:28 WIB
WEBINAR SERIES DDTC
Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:31 WIB
PENANAMAN MODAL
Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:30 WIB
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:26 WIB
TAJUK
Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:03 WIB
PENANAMAN MODAL
Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:00 WIB
KOTA BOGOR
Kamis, 06 Agustus 2020 | 15:45 WIB
PER-14/PJ/2020
Kamis, 06 Agustus 2020 | 15:30 WIB
KOTA DEPOK