Review
Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:26 WIB
TAJUK
Selasa, 04 Agustus 2020 | 09:19 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 30 Juli 2020 | 11:01 WIB
OPINI EKONOMI
Selasa, 28 Juli 2020 | 10:27 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 18:15 WIB
PERPAJAKAN INTERNASIONAL
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 18:01 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 16:11 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 14:50 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & alat
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:54 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 05 Agustus 2020 | 08:57 WIB
KURS PAJAK 5 AGUSTUS-11 AGUSTUS 2020
Selasa, 04 Agustus 2020 | 16:12 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PERPAJAKAN
Minggu, 02 Agustus 2020 | 16:00 WIB
STATISTIK PAJAK KEKAYAAN
Komunitas
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 14:01 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 11:15 WIB
IPB ACCOUNTING COMPETITION 2020
Kamis, 06 Agustus 2020 | 18:46 WIB
UNIVERSITAS MULIA
Reportase

Skandal Pajak 'Yin-Yang'

A+
A-
0
A+
A-
0
Skandal Pajak 'Yin-Yang'

Fan Bingbing (www.dramafever.com)

FAN Bingbing, salah satu artis Tiongkok yang sedang naik daun. Ia laris manis membintangi film dan juga serial. Tak heran, namanya masuk dalam jajaran artis terkaya dunia, bersaing dengan para selebriti Hollywood.

Namun, saat ini, Fan sedang terjerat skandal pajak. Bintang film X-Men: Days of Future Past ini diduga menggelapkan pajak. Ia diduga mengemplang pajak melalui sejumlah kontrak kerjanya selama ini.

Administrasi Pajak Negara Jiangsu, Tiongkok akan menyelidiki lebih jauh mengenai kemungkinan Fan Bingbing melakukan praktik kontrak ‘Yin-Yang’.

Baca Juga: Setelah Kasus Pajak, Najib Razak Kalah Lagi Dalam Kasus Korupsi

Praktik itu dilakukan oleh sang artis dengan memiliki dua kontrak untuk satu pekerjaan. Hal ini dilakukan untuk menghindari kewajiban membayar pajak.

Dugaan penggelapan pajak itu pertama kali dirilis oleh Cui Yongyuan, seorang jurnalis Tiongkok, melalui akun media sosialnya. Dalam unggahan itu, Cui memaparkan bagaimana Fan dibayar sebesar US$1,56 juta untuk syuting selama 4 hari dalam film Cell Phone 2.

Tak sampai di situ, Cui juga merilis kontrak kerja kedua Fan bernilai US$7,8 juta untuk pekerjaan yang sama. Dengan begitu, yang dilaporkan Fan Bingbing ke otoritas pajak adalah kontrak dengan nominal terkecil, bukan total keseluruhan kontrak sebesar US$9,3 juta.

Baca Juga: Kasus Pajak Bikin Koalisi Partai Pemerintah Kena Mosi Tidak Percaya

The Financial Times melaporkan, artis kelahiran 16 September 1981 ini menghasilkan US$46,5 juta pada 2017. Angka itu sebagian besar datang dari sponsorship dan endorsement.

Terkait tudingan itu, Fan lewat agensinya membantah hal tersebut. “Agensi dan Fan Bingbing akan bekerja sama sepenuhnya dengan pihak pajak. Kami harap, hasil investigasi bisa dirilis secepatnya untuk menjawab keraguan publik,” ungkap agensi itu kepada situs Sina. (Gfa/Amu)

Baca Juga: 'Mereka Mencuri Uang Saya'
Topik : fan bingbing, kasus pajak, skandal pajak
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 11 Juli 2018 | 14:15 WIB
PAJAK ATLET
Sabtu, 16 Juni 2018 | 17:25 WIB
SKANDAL PAJAK
Rabu, 16 Mei 2018 | 10:11 WIB
SPANYOL
Kamis, 26 April 2018 | 16:14 WIB
JEPANG
berita pilihan
Minggu, 09 Agustus 2020 | 06:01 WIB
BELANJA SOSIAL
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 16:01 WIB
ARAB SAUDI
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 15:01 WIB
RUU OMNIBUS LAW
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 14:19 WIB
PMK 106/2020
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 14:01 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 13:53 WIB
PMK 106/2020
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 13:01 WIB
PMK 89/2020
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 12:01 WIB
KAMBOJA
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 11:01 WIB
KOREA SELATAN
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 10:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK