Review
Rabu, 15 September 2021 | 11:45 WIB
TAJUK
Rabu, 08 September 2021 | 18:19 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 September 2021 | 17:06 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 September 2021 | 12:00 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Literasi
Kamis, 16 September 2021 | 17:10 WIB
SUPERTAX DEDUCTION (3)
Kamis, 16 September 2021 | 16:49 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 15 September 2021 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 15 September 2021 | 10:45 WIB
KAMUS PAJAK DAERAH
Data & Alat
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Rabu, 15 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 15 - 21 SEPTEMBER 2021
Rabu, 08 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 8 - 14 SEPTEMBER 2021
Rabu, 01 September 2021 | 11:15 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Sempat Keberatan, Toko Modern dan Ritel Akhirnya Setorkan Pajak

A+
A-
0
A+
A-
0
Sempat Keberatan, Toko Modern dan Ritel Akhirnya Setorkan Pajak

Ilustrasi.

SERANG, DDTCNews – Pemkot Serang berupaya untuk meningkatkan potensi pajak parkir dari toko modern dan ritel guna menyokong pendapatan asli daerah (PAD).

Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Serang Hari Pamungkas mengatakan saat ini masih ada toko modern dan ritel di Kota Serang yang sama sekali belum menyetorkan pajak parkir kepada pemkot.

"Berdasarkan regulasi dan izinnya, pajak parkir merupakan tanggung jawab mereka. Makanya kami pungut pajak parkir itu untuk meningkatkan PAD kami," katanya, dikutip Rabu (28/4/2021).

Baca Juga: Ekonomi Mulai Pulih, DJP Yakin Pertumbuhan Penerimaan Capai Target

Hari menjelaskan banyak pengelola toko modern dan ritel yang merasa keberatan dengan rencana optimalisasi pajak parkir lantaran pengelolaan parkir telah diserahkan kepada pemuda setempat pada karang taruna dan warga sekitar.

Namun, sambungnya, toko modern dan ritel tersebut pun mau dan menyatakan siap untuk membayar pajak parkir kepada pemerintah daerah. Dia mengeklaim seluruh toko modern di Kota Serang telah menyatakan siap membayar pajak parkir pada Mei 2021.

Sementara itu, Kepala Subbidang Pajak Parkir dan Pajak Hiburan Bapenda Rizki Ikhwani menuturkan awalnya memang amat sulit bagi pemkot untuk memberikan pemahaman terkait dengan pajak parkir kepada pengelola toko modern.

Baca Juga: Cuma Bulan Ini, Pemkot Tawarkan Pemutihan Pajak PBB

"Alhamdulillah semuanya mengerti dan paham. Jadi kami sudah mulai masuk dan mereka pun siap," ujar Rizki seperti dilansir pikiran-rakyat.com. (rig)

Topik : pemkot serang, pajak parkir, penerimaan pajak, pajak daerah

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 14 September 2021 | 13:58 WIB
DDTC WORKING PAPER

Mau Tahu Kinerja Pajak Daerah di Indonesia? Baca Kajian DDTC ini

Selasa, 14 September 2021 | 11:43 WIB
RUU HKPD

Atur Urusan Pajak Hingga Transfer, RUU HKPD Perlu Dibahas Hati-Hati

Selasa, 14 September 2021 | 11:15 WIB
KABUPATEN GARUT

Wah! Hotel dan Restoran Ini Tetap Setor Pajak Full 100% Meski Pandemi

Selasa, 14 September 2021 | 10:41 WIB
RUU HKPD

Soal RUU HKPD, DPD Ingin Transfer ke Daerah Lebih Adil dan Transparan

berita pilihan

Jum'at, 17 September 2021 | 07:30 WIB
BANTUAN SOSIAL

Coba Cek Rekening! 4,6 Juta Pekerja Sudah Terima Subsidi Gaji

Jum'at, 17 September 2021 | 07:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Periode Stimulus Diperpanjang, OJK Terbitkan 2 Aturan Baru

Kamis, 16 September 2021 | 18:00 WIB
ANGGARAN PEMERINTAH DAERAH

Dana Pemda Mengendap di Bank Tembus Rp140 Triliun, Ini Kata Kemendagri

Kamis, 16 September 2021 | 17:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pemerintah Jamin UMKM Bisa Akses Insentif Pajak dan Retribusi

Kamis, 16 September 2021 | 17:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Sebagian Usulan Kenaikan Pajak Joe Biden Didukung Parlemen

Kamis, 16 September 2021 | 17:10 WIB
SUPERTAX DEDUCTION (3)

Ini 5 Kelompok Biaya yang Dapat Insentif Supertax Deduction Vokasi

Kamis, 16 September 2021 | 17:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Lacak Penghasilan Wajib Pajak Kaya, Menkeu Minta Dukungan Kongres

Kamis, 16 September 2021 | 16:51 WIB
INGGRIS

Berantas Penghindaran Pajak, Otoritas Tak Cuma Buru Pelaku

Kamis, 16 September 2021 | 16:49 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI

Sengketa Penentuan Subjek PBB atas Wilayah Kerja Tambang Migas