Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Restitusi, Penghasilan atau Bukan?

A+
A-
0
A+
A-
0
Restitusi, Penghasilan atau Bukan?

Pertanyaan:

PERUSAHAAN kami memiliki kelebihan dalam pembayaran pajak untuk tahun pajak 2012. Atas kelebihan pembayaran pajak tersebut, Perusahaan kami mencatatnya sebagai beban. Pada tahun ini, pengajuan kelebihan pembayaran pajak tersebut diterima berdasarkan Putusan Pengadilan Pajak. Apakah pengembalian kelebihan pajak (restitusi) tersebut dapat dianggap sebagai penghasilan?

Hanafi, Jakarta Utara.

Jawaban:

Terima Kasih Bapak Hanafi atas pertanyaannya. Terkait pertanyaan Bapak, Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Pajak Penghasilan (UU PPh) menyebutkan bahwa:

“(1) Yang menjadi objek pajak adalah penghasilan, yaitu setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak, baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia, yang dapat dipakai untuk konsumsi atau untuk menambah kekayaan Wajib Pajak yang bersangkutan, dengan nama dan dalam bentuk apa pun, termasuk:

 …

  1. penerimaan kembali pembayaran pajak yang telah dibebankan sebagai biaya dan pembayaran tambahan pengembalian pajak;”

Selain itu, dalam Penjelasan Pasal 4 ayat (1) huruf e tersebut disebutkan bahwa pengembalian pajak yang telah dibebankan sebagai biaya pada saat menghitung penghasilan kena pajak merupakan objek pajak.

Sebagai contoh, Pajak Bumi dan Bangunan yang sudah dibayar dan dibebankan sebagai biaya, yang karena sesuatu sebab dikembalikan, maka jumlah sebesar pengembalian tersebut merupakan penghasilan.

Merujuk pada ketentuan di atas, dapat dikatakan bahwa penerimaan kembali pembayaran pajak akan dianggap sebagai objek pajak penghasilan apabila terhadap penerimaan tersebut telah dibebankan sebagai biaya.

Adapun beban pajak yang dapat dibebankan dapat merujuk pada Pasal 6 ayat (1) UU PPh yang mengatur jenis biaya apa saja yang dapat dijadikan sebagai pengurang dalam menghitung penghasilan kena pajak.

Jika dilihat dari fakta yang ada, perusahaan Bapak telah membebankan biaya atas pembayaran pajak tersebut, sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembalian kelebihan pembayaran pajak tersebut dapat dianggap sebagai penghasilan.

Demikian jawaban kami, semoga membantu Bapak Hanafi. (Disclaimer)

Topik : konsultasi pajak, restitusi, objek penghasilan
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Kamis, 03 Oktober 2019 | 10:43 WIB
KONSULTASI PAJAK
Jum'at, 27 September 2019 | 13:30 WIB
AUSTRALIA
Jum'at, 27 September 2019 | 13:00 WIB
VAT REFUND TURIS
Selasa, 24 September 2019 | 10:15 WIB
ANALISIS PAJAK
berita pilihan
Jum'at, 21 Februari 2020 | 10:54 WIB
PELAYANAN PAJAK
Jum'at, 21 Februari 2020 | 10:52 WIB
EKONOMI GLOBAL
Jum'at, 21 Februari 2020 | 07:48 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Jum'at, 21 Februari 2020 | 07:01 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Kamis, 20 Februari 2020 | 19:36 WIB
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Kamis, 20 Februari 2020 | 19:11 WIB
KOTA BOGOR
Kamis, 20 Februari 2020 | 18:03 WIB
ALOKASI DANA TRANSFER
Kamis, 20 Februari 2020 | 17:50 WIB
PROFIL PAJAK KOTA SURABAYA
Kamis, 20 Februari 2020 | 17:15 WIB
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Kamis, 20 Februari 2020 | 16:45 WIB
INSENTIF PAJAK